Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

Update Pembebasan Lahan di Sleman yang Dilewati Tol Solo-Jogja-YIA, Sudah Sejauh Mana?

Kenia Intan oleh Kenia Intan
29 Mei 2023
A A
tol solo-jogja-yia mojok.co

Ilustrasi jalan raya (Photo by Karsten Würth on Unsplash)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sleman menjadi salah satu kabupaten yang paling terdampak dengan pembangunan proyek tol Solo-Jogja-YIA Kulonprogo. Ada 17 desa di Sleman yang akan terpengaruh dengan pembangunan ini. Lalu, bagaimana perkembangannya sejauh ini?

Proyek pembangunan tol Solo-Jogja-YIA Kulonprogo terus dikebut. Pembangunan yang dimulai dari sisi timur itu sudah menghasilkan jalan tol sepanjang 6 km pada segmen Kartasura-Jalan Sawit. Tol itu sempat yang dioperasikan secara fungsional pada saat arus mudik dan arus lebaran 2023 yang lalu.

Pembangunan tol yang akan mempercepat akses ke Bandara Kulonprogo itu memang belum mencapai Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tetapi sejumlah daerah di Yogyakarta sudah memasuki tahap mempersiapkan pengadaan tanah.

Di DIY, jalan tol akan melintasi tiga kabupaten yakni Sleman, Bantul, dan Kulonprogo. Kabupaten Sleman menjadi wilayah yang paling terdampak. Sebanyak 17 desa akan terpengaruh pembangunan yang masuk dalam proyek strategi nasional itu

Kurang lebih ada 2.320 bidang tanah di Sleman diproses untuk pembangunan tol. Jumlah tanah itu bertambah dibanding pengukuran sebelumnya yang mencapai 2.163 bidang tanah.

Masuk tahapan proses pengadaan tanah

Proses pengadaan tanah untuk proyek ini ada beberapa tahapan. Diawali dari konsultasi publik ke daerah-daerah yang terdampak. Dalam konsultasi publik itu masyarakat akan mendapat penjelasan terkait peta pembangunan jalan tol yang melewati lahan mereka dan nominal uang ganti rugi tanah.

Apabila disetujui, uang ganti rugi akan dibayarkan. Lalu, Izin Penetapan Lokasi (IPL) baru bisa diterbitkan. Kontraktor baru bisa memulai pembangunan kalau tahapan-tahapan tadi sudah terlewati.

Konsultasi publik ke desa-desa di Sleman dimulai sejak 28 Februari 2023 dan dijadwalkan sudah selesai pada 10 Maret 2023. Hasilnya per awal Mei 2023, beberapa lahan di Tamanmartani, Selomartani, Tirtomartani, dan Purwomartani, Bokoharjo, dan Tirtoadi sudah berhasil dibebaskan. Walau tidak dipungkiri ada beberapa lahan yang masih belum selesai.

PPK Pembebasan Lahan Tol Jogja Solo, Dian Ardiansyah dalam Tribunnews menjelaskan, sejauh ini pembebasan lahan tol Jogja Solo pada seksi 1 sudah mencapai 80,3 persen. Sementara seksi 2 mencapai 28,6 persen. Untuk seksi 3 yang meliputi Jogja YIA, proses pembebasan lahan masih dalam tahap konsultasi publik.

Asal tahu saja, tol Solo-Jogja-YIA Kulon Progo itu terbagi ke dalam beberapa seksi. Pertama, seksi Kartasura-Purwomartani. Kedua, Seksi Purwomartani-Gamping. Ketiga, seksi Gamping-Purworejo. Adapun pengerjaan tiga seksi jalan tol itu terbagi lagi ke dalam paket-paket yang memiliki beragam tenggat waktu.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Ratusan Desa Akan Terdampak Pembangunan Tol Jogja-Cilacap, Di Mana Saja?

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 29 Mei 2023 oleh

Tags: Jalan Tolslemantol jogja-soloTol Solo-Jogja-YIA
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Naik Travel dari Jogja ke Surabaya Penuh Derita, Nyawa Terancam (Unsplash)
Pojokan

Naik Travel dari Jogja ke Surabaya, Niatnya Ingin Tenang Berakhir Penuh Derita dan Nyawa Terancam

13 Maret 2026
Anak rantau di Jogja pilih jadi marbot. MOJOK.CO
Sehari-hari

Derita Anak Rantau di Jogja: Sulit Cari Kos Murah, Nyaris Terjebak Dunia Gelap, hingga Temukan “Berkah” di Masjid

6 Maret 2026
Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co
Pojokan

Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali

27 Februari 2026
Bisnis coffe shop, rumah dekat kafe, jogja.MOJOK.CO
Urban

Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur

26 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
penyiraman air keras.MOJOK.CO

Negara Harus Usut Tuntas Dalang Penyiraman Air Keras ke Aktivis HAM, Jangan Langgengkan Impunitas

16 Maret 2026
mudik gratis Lebaran dari Pertamina. MOJOK.CO

Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya

19 Maret 2026
Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Gaji Cuma 8 Juta di Jakarta Jaminan Derita, Tetap Miskin dan Stres MOJOK.CO

Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin

19 Maret 2026
Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali MOJOK.CO

Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 

17 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.