Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

Segala Hal yang Perlu Diketahui dari Quantum Computing vs Kriptografi Tradisional

Redaksi oleh Redaksi
7 Desember 2024
A A
Waspada dengan Fakeout dalam Trading Kripto

Waspada dengan Fakeout dalam Trading Kripto (Ilustrasi Traxter on Unsplash.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Harga Bitcoin hari ini menjadi salah satu tolok ukur utama di dunia kripto. Namun, di balik fluktuasi nilainya, ada ancaman besar yang mengintai: kemajuan teknologi komputasi kuantum. Komputasi kuantum dianggap mampu mendobrak sistem keamanan tradisional yang saat ini digunakan dalam dunia kriptografi, termasuk yang melindungi transaksi Bitcoin dan mata uang kripto lainnya.

Pertanyaannya, bagaimana komputasi kuantum dapat memengaruhi kriptografi tradisional dan apa yang bisa dilakukan untuk menghadapinya? Mari kita bahas!

Apa Itu Komputasi Kuantum?

Komputasi kuantum adalah bentuk komputasi yang menggunakan prinsip fisika kuantum untuk memproses informasi. Tidak seperti komputer klasik yang menggunakan bit (0 dan 1), komputer kuantum menggunakan qubit yang dapat berada dalam kondisi 0, 1, atau keduanya secara bersamaan (superposisi). Kemampuan tersebut memungkinkan komputer kuantum menyelesaikan masalah yang sangat kompleks jauh lebih cepat daripada komputer tradisional.

Komputasi kuantum menawarkan kecepatan yang luar biasa dalam hal penghitungan. Ini sangat berguna dalam berbagai bidang seperti pengembangan obat, pemodelan cuaca, dan optimasi sistem. Di sisi lain, kecepatan ini juga menjadi ancaman serius bagi sistem keamanan berbasis kriptografi tradisional.

Kriptografi tradisional adalah metode pengamanan data menggunakan algoritme matematika yang rumit. Sistem ini digunakan untuk mengenkripsi data agar hanya bisa diakses oleh pihak yang memiliki kunci dekripsi yang tepat. Contoh algoritme kriptografi yang populer saat ini adalah RSA dan Elliptic Curve Cryptography (ECC).

Dalam dunia cryptocurrency, kriptografi digunakan untuk memastikan keamanan transaksi dan melindungi dompet digital. Misalnya, alamat Bitcoin Anda adalah hasil dari proses hashing kriptografi yang sangat sulit untuk dipecahkan dengan teknologi saat ini.

Ancaman Komputasi Kuantum terhadap Kriptografi Tradisional

Sistem kriptografi tradisional dirancang untuk menghadapi ancaman dari komputer klasik. Namun, kemunculan komputer kuantum nantinya akan membuat algoritma menghadapi risiko besar. Berikut adalah beberapa cara komputasi kuantum dapat mengancam kriptografi tradisional:

1. Pemecahan Algoritme RSA

RSA, salah satu algoritma yang paling banyak digunakan untuk enkripsi data sangat bergantung pada kesulitan memfaktorkan bilangan besar. Komputer kuantum dengan algoritma seperti Shor’s Algorithm dapat memfaktorkan bilangan besar dalam waktu singkat yang membuat RSA menjadi tidak aman.

2. Mengalahkan ECC

Elliptic Curve Cryptography (ECC) adalah algoritma yang digunakan dalam sistem keamanan Bitcoin. Algoritma ini mengandalkan masalah matematika yang disebut “logaritma diskret elips”. Komputer kuantum mampu menyelesaikan masalah ini dengan sangat cepat yang berarti kunci pribadi pengguna dapat dengan mudah diretas.

3. Kerentanan Sistem Blockchain

Blockchain yang merupakan tulang punggung Bitcoin dan mata uang kripto lainnya. Meskipun hashing seperti SHA-256 dianggap lebih tahan terhadap serangan kuantum, komputer kuantum tetap memiliki potensi untuk mengurangi keamanannya di masa depan.

Bagaimana Dunia Kriptografi Beradaptasi?

Meskipun ancaman dari komputer kuantum nyata tetapi para ilmuwan dan pengembang teknologi telah mulai bekerja pada solusi untuk melindungi sistem kriptografi dari serangan kuantum. Ini disebut kriptografi pascakuantum (post-quantum cryptography). Berikut adalah beberapa pendekatan yang sedang dikembangkan:

1. Algoritma Pascakuantum

Algoritma baru dirancang untuk tahan terhadap kemampuan komputasi kuantum. Contohnya termasuk Lattice-based Cryptography yang menggunakan struktur matematika kompleks untuk melindungi data.

2. Quantum Key Distribution (QKD)

QKD memanfaatkan sifat mekanika kuantum untuk mendistribusikan kunci enkripsi dengan cara yang aman. Jika ada pihak ketiga mencoba mengintersep kunci maka sistem akan mendeteksinya.

3. Upgrade Sistem Blockchain

Pengembang blockchain juga sedang mengembangkan metode untuk meningkatkan keamanan blockchain agar tetap aman dari ancaman kuantum. Ini termasuk mengganti algoritma hashing dengan versi yang lebih kuat.

Iklan

Apa yang Harus Dilakukan Pengguna Kripto?

Bagi Anda yang memiliki atau tertarik pada mata uang kripto seperti Bitcoin maka penting untuk memahami ancaman ini dan langkah-langkah yang bisa diambil untuk melindungi aset Anda:

  1. Ikuti Perkembangan Teknologi

Selalu perbarui informasi Anda tentang kemajuan teknologi kuantum dan bagaimana hal itu mempengaruhi kriptografi.

  1. Gunakan Platform Aman

Pilih bursa dan dompet digital yang terus beradaptasi dengan perkembangan keamanan terbaru.

  1. Pantau Harga Bitcoin Hari Ini

Tetap waspada terhadap fluktuasi nilai Bitcoin, karena dampak dari ancaman kuantum dapat memengaruhi pasar.

Komputasi kuantum mungkin akan menjadi inovasi revolusioner yang membawa potensi besar dalam berbagai bidang, tetapi juga mengancam keamanan kriptografi tradisional yang menjadi dasar dunia digital saat ini. Ancaman ini terutama signifikan bagi dunia cryptocurrency, termasuk Bitcoin.

Namun, solusi seperti kriptografi pascakuantum dan peningkatan sistem blockchain sedang dikembangkan untuk melindungi masa depan teknologi ini. Sebagai pengguna atau calon investor, Anda harus tetap waspada dan terus memperbarui pengetahuan Anda tentang keamanan kripto.

Ingin tahu lebih lanjut tentang perkembangan dunia kripto? Kunjungi Tokocrypto hari ini untuk mendapatkan informasi terbaru dan memulai investasi Anda dengan aman! (Adv)

Terakhir diperbarui pada 7 Desember 2024 oleh

Tags: kriptokriptografiquantum computing
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

judi mojok.co
Ekonomi

Biaya Hidup Melonjak, Sebagian Warga Inggris Beralih ke Judi dan Kripto

23 Juni 2022
kripto
Ekonomi

Penyebab Pasar Kripto Terguncang Setelah Celsius Bekukan Aset

14 Juni 2022
Higgs Domino dan Parlay Bola Memang Seksi, Membuatku Berani Bilang Persetan kepada Trading, Kripto, dan NFT MOJOK.CO
Konter

Higgs Domino dan Parlay Bola Memang Seksi, Membuatku Berani Bilang Persetan kepada Trading, Kripto, dan NFT

16 Mei 2022
Menjajal Aplikasi Investasi Indodax, Bibit, Pluang, dan Ajaib MOJOK.CO
Konter

Menjajal Aplikasi Investasi Indodax, Bibit, Pluang, dan Ajaib

12 Januari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

produk indomaret, private label.MOJOK.CO

Private Label Indomaret Penyelamat Hidup Saat Tanggal Tua Bulan Ramadan, Murah tapi Tak Murahan

24 Februari 2026
Peserta beasiswa LPDP bukan afirmasi tidak diafirmasi

Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang

21 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Mudik ke desa pakai motor setelah bertahun-tahun merantau di kota seperti Jakarta jadi simbol perantau gagal MOJOK.CO

Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga

26 Februari 2026
Innova Reborn Terlahir Jadi Mobilnya Orang Bodoh dan Pemalas (Wikimedia Commons)

Innova Reborn Bikin Orang Lupa Diri karena Ia Mobilnya Orang Bodoh dan Pemalas

25 Februari 2026
pertamina bikin mudik lewat jalan tol semakin mudah.MOJOK.CO

Mobil Pribadi Pilihan Terbaik Buat Mudik Membelah Jawa: Pesawat Terlalu Mahal, Sementara Tiket Kereta Api Ludes Dibeli “Pejuang War” KAI Access

20 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.