Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

Pembakaran Pakaian Bekas Tak Buat Kapok, Jogja Thrift Market #3 Digelar di Jogja

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
24 Desember 2022
A A
jogja therift market mojok.co

Ilustrasi beli baju (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Perburuan pakaian bekas sisa impor tak pernah berhenti. Meski beberapa waktu lalu Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan pernah membakar baju bekas impor atau thrift senilai Rp9 Miliar, nyatanya masyarakat masih saja mencarinya di berbagai kesempatan hingga saat ini.

Oleh karenanya ajang jual beli fashion sisa impor bertajuk Jogja Thrift Market #3 kembali dibuka di Jogja Expo Center (JEC) sejak Jumat (23/12/2022) petang untuk memeriahkan libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selama empat hari kedepan hingga Selasa (27/12/2022) mendatang, para pecinta pakaian thrift bisa kembali berburu pakaian-pakaian branded berbagai merk tersebut.

“Acara kali ini diikuti 254 tenant thrift dan 65 tenant kuliner. Jumlah ini meningkat dibanding penyelenggaraan kedua bulan September lalu,” ungkap Project Event Jogja Thrift Market, Sapto Daryono disela pembukaan.

Menurut Sapto, gelaran acara yang ketiga pada 2022 tersebut menargetkan lebih dari 80 ribu pengunjung. Angka ini jauh melebihi kegiatan serupa yang mencapai 70 ribu pengunjung.

Transaksi jual beli kali ini ditargetkan mencapai Rp8 Miliar dalam waktu empat hari saja. Angka ini diyakini bisa melebihi pameran kedua yang mencapai Rp5,8 Miliar.

“Penyelenggaraan kali ini target kami perputaran uang bisa Rp8 miliar karena tenant kami bertambah dari sebelumnya,” jelasnya.

Sapto menambahkan, pengunjug bisa lebih leluasa menjelajahi tenant thrift kali ini. Sebab tiga hall di JEC digunakan secara utuh untuk berburu barang second berkualitas.

Apalagi tenant yang berpartisipasi dalam pameran kali ini juga semakin luas. Mereka tak hanya berasal dari Yogyakarta namun juga kota-kota lain seperti Surabaya, Semarang, Bandung, Bali, hingga Sumatera.

“Segmentasi pasar kali ini juga semakin luas karena memang thrift sudah jadi tren dunia, berbagai kalangan dan usia menyukai. Jadi memang peminatnya sangat banyak,” tandasnya.

Berbeda dari sebelumnya yang mematok tarif masuk Rp5.000, maka dalam penyelenggaraan kali ini panitia menjual tiket masuk sebesar Rp10 ribu untuk pengunjung. Selain itu untuk menjaga stabilitas harga, penyelenggara juga menerapkan batas bawah harga yakni Rp50 ribu untuk pakaian pria dan Rp30 ribu untuk pakaian perempuan.

Diharapkan gelaran kali in bisa menjadi alternatif masyarakat dalam menikmati libur panjang Nataru. Sektor pariwisata dan ekonomi pun bisa semakin menggeliat pascapandemi.

“Diharapkan acara ini bisa ramai dikunjungi dan menghidupkan UMKM khususnya thrift dan kuliner di jogja dan sekitarnya,” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Panduan Thrifting Bagi Pemula

Terakhir diperbarui pada 24 Desember 2022 oleh

Tags: baju thriftjogja thrift marketngethriftthriftthrifting
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

'Aku Suka Thrifting': Dari Lapak Murah hingga Jejak Ketimpangan Dunia dan Waste Colonialism.MOJOK.CO
Ragam

‘Aku Suka Thrifting’: Dari Lapak Murah hingga Jejak Ketimpangan Dunia dan Waste Colonialism

1 Desember 2025
Panduan thrifting di Pasar Gembong, Surabaya. MOJOK.CO
Ragam

3 Panduan Thrifting di Pasar Gembong Surabaya agar Nggak Kecewa Dapat “Harta Karun” dengan Kualitas Zonk

11 April 2025
Panduan Thrifting di Pasar Senen Jakarta agar Dapat Barang Thrift Berkualitas MOJOK.CO
Ragam

3 Panduan Thrifting di Pasar Senen Jakarta biar Nemu “Harta Karun”, Banyak Barang Bagus tapi Jangan Mudah Tergiur

16 Agustus 2024
xt square mojok.co
Ekonomi

XT Square Tetap Sepi meski Sudah Berubah Jadi Pusat Thrifting Terbesar di Jogja

13 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gaya hidup pemuda desa bikin tak habis pikir perantau yang merantau di kota. Gaji kecil dihabiskan buat ikuti tren orang kaya. MOJOK.CO

Gaya Hidup Pemuda di Desa bikin Kaget Perantau Kota: Kerja demi Beli iPhone Lalu Resign, Habiskan Uang buat Maksa Sok Kaya

6 April 2026
Pekerja gen Z matikan centang biru WhatsApp dicap kepribadian buruk

Pekerja Gen Z Matikan Centang Biru WhatsApp demi Privasi, Malah Dicap Kepribadian dan Etos Kerja Buruk padahal Berusaha Profesional

5 April 2026
Buka bisnis di desa sengsara, tidak bikin slow living MOJOK.CO

Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga

9 April 2026
Mahasiswa muak dengan KKN di desa. Mending magang saja MOJOK.CO

Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu dan Tak Dibutuhkan Warga

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Anak PNS kuliah di PTN top seperti UGM masih menderita karena UKT nggak masuk akal

Derita Jadi Anak PNS: Baru Bahagia Diterima PTN Top, Malah “Disiksa” Beban UKT Tertinggi Selama Kuliah padahal Total Penghasilan Orang Tua Tak Seberapa

4 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.