Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

Buku Tabungan Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

Kenia Intan oleh Kenia Intan
31 Desember 2022
A A
buku tabungan hilang

Mengurus buku tabungan hilang.

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Buku tabungan kesannya tidak lagi diperlukan setelah hadirnya mobile banking. Namun, beberapa urusan administrasi ternyata masih memerlukan buku tabungan lho. Oleh karenanya, penting untuk segera mengurus buku tabungan yang hilang. 

Buku tabungan adalah buku yang diberikan bank ke nasabah yang berisi seluruh catatan transaksi yang pernah dilakukan. Selain transaksi, buku tabungan juga memuat data mengenai nama pemilik rekening, nomor rekening, dan lokasi di mana rekening itu dibuat.

Seiring berjalannya waktu, keberadaan buku tabungan cenderung disepelekan karena nasabah masih bisa melakukan transaksi dengan mobile banking, internet banking, ataupun ATM. Namun, buku tabungan sebenarnya masih diperlukan untuk pembuatan ATM baru dan beberapa keperluan administrasi. Misalnya, pengajuan KPR, kredit, pinjaman dana, administrasi pajak tahunan, beberapa perusahaan bahkan meminta foto halaman pertama buku tabungan sebagai dokumen karyawan.

Nah, kalau buku tabungan kalian hilang apa yang harus dilakukan? Bagaimana cara mengurusnya?

Telepon call center bank

Langkah pertama, hubungi call center. Ini diperlukan supaya pihak bank memblokir rekening tabungan sehingga tidak terjadi transaksi mencurigakan.

Pergi ke kantor polisi setempat

Pergi ke kantor polisi setempat untuk melaporkan kehilangan buku tabungan. Kalian perlu meminta surat keterangan kehilangan dari kepolisian setempat. Surat kehilangan itu akan menjadi salah satu persyaratan untuk mengurus buku tabungan baru di bank.

Siapkan dokumen-dokuem yang diperlukan

Selain surat kehilangan dari kepolisian, siapkan juga kartu identitas seperti KTP atau paspor. Kalian juga perlu membawa sejumlah uang untuk pembuatan buku tabungan yang baru.

Datang langsung ke bank

Setelah semua dokumen lengkap, datanglah langsung ke bank untuk mengurus tabungan yang hilang. Setelah semua dokumen diverifikasi oleh customer service, mereka akan menutup buku tabungan lama dan membuatkan buku tabungan baru.

Tidak berselang lama, buku tabungan baru sudah dalam gengaman. Bayarlah biaya penggantian buku tabungan. Dilansir dari accurate.id, rentang biayanya antara Rp5.000 hingga Rp25.000 tergantung masing-masing bank.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Rekening Tabungan Tidak Aktif, Apakah Langsung Ditutup Bank?

Terakhir diperbarui pada 31 Desember 2022 oleh

Tags: buku tabungantabungan
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Tuntutan sosial dan gengsi bikin kelas menengah jadi orang kaya palsu hingga abaikan tabungan demi kejar standar sukses MOJOK.CO
Urban

Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit

14 Maret 2026
Nasib ratusan juta WNI 10 tahun nanti: terancam tidak punya jaminan sekaligus tabungan di masa pensiun MOJOK.CO
Aktual

Nasib WNI 10 Tahun Lagi: Terancam Tua Miskin karena Tak Punya Jaminan untuk Tabungan Pensiun dari Negara

11 Maret 2026
Rp100 juta pertama, tabungan bersama pas pacaran itu bikin repot MOJOK.CO
Urban

Usia 30 Harus Punya Rp100 Juta Pertama, Tapi Mustahil bagi Sandwich Generation yang Gajinya Pas-pasan dan Sudah Ludes di Tengah Bulan

10 Februari 2026
Tabungan penting, tapi mahasiswa Jogja yang masih harus irit demi makan kesulitan menabung
Sehari-hari

Tabungan Itu Penting, Tapi Mahasiswa Jogja yang Masih Harus Gali Lubang Tutup Lubang Demi Makan Mana Bisa

10 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pedagang sate kere di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten. MOJOK.CO

Sate Kere Merbung di Klaten: Warisan Terakhir Ibu yang Menyelamatkan Saya dan Keluarga dari Jurang PHK

16 Maret 2026
mudik gratis Lebaran dari Pertamina. MOJOK.CO

Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya

19 Maret 2026
Ambisi jadi PNS di usia 25 demi hidup sejahtera. Malah menderita karena perkara gadai SK MOJOK.CO

Jadi PNS Tak Bahagia Malah Menderita, Dipaksa Keluarga Gadai SK Demi Puaskan Tetangga dan Hal-hal Tak Guna

16 Maret 2026
Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa Mojok.co

Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa

19 Maret 2026
Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Blok M dan Jakarta Selatan (Jaksel) dilebih-lebihkan, padahal banyak jamet MOJOK.CO

Blok M dan Jakarta Selatan Aslinya Banyak Jamet tapi Dianggap Keren, Kalau Orang Kabupaten dan Jawa Eh Dihina-hina

14 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.