Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Dari Raja Charles III, Bush, hingga Sepp Blatter: Ini Pejabat yang Pernah Dilempari Benda Unik

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
11 November 2022
A A
pejabat dilempar terlu mojok.co

Ilustrasi pejabat dilempar telur (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Raja Charles III mengalami insiden dilempar telur oleh warganya saat sedang melakukan kunjungan. Peristiwa pejabat publik atau tokoh tersohor mengalami peristiwa ini bukan untuk pertama kalinya.

Raja Inggris Charles III beserta permaisurinya, Camilla, dilempari telur oleh seorang pemuda saat tengah menghadiri acara di York, Inggris bagian utara, Rabu (9/11/2022) waktu setempat.

Iklan

Rekaman di media sosial menunjukkan, sekitar empat telur terbang melewati raja Inggris dan istrinya itu. Meski demikian, keduanya terlihat tak menghiraukan gangguan tersebut. Mereka pun melanjutkan acara yang sudah diagendakan.

“Seorang pria berusia 23 tahun ditangkap atas dugaan pelanggaran ketertiban umum menyusul insiden di Micklegate di York,” kata polisi, dalam sebuah pernyataan yang dikutip Reuters, Kamis (10/11/2022).

“Dia saat ini tetap dalam tahanan polisi,” tambahnya lagi.

Dilansir The Guardian, saat melempari telur, pria itu terdengar meneriakkan “negara ini dibentuk atas darah para budak” dan “[Charles] bukan raja saya”.

Insiden yang menimpa Raja Charles III ini membuka ingatan atas kejadian serupa pada 2019 lalu di Australia. Kala itu,  seorang remaja berusia 17 tahun bernama Will Connolly, memecahkan telur ke kepala senator sayap kanan, Fraser Anning.

Tindakan tersebut ia lakukan lantaran beberapa hari sebelumnya, Anning memberi komentar yang ofensif dan rasis terkait serangan masjid di Christchurch, Selandia Baru. Atas insiden ini, Connolly banyak dipuji sebagai pahlawan dan mendapat julukan “eggboy” atau bocah telur.

Selain serangan telur yang menimpa Raja Charles dan Fraser Anning, insiden serupa apa saja yang pernah dialami para politisi atau pejabat negara? Untuk membuka ingatan pembaca, berikut Mojok telah merangkumnya.

#1 Serangan milkshake kepada Nigel Farage

Serangan susu kocok atau milkshake dialami politisi sayap kanan Inggris, Nigel Farrage, ketika tengah berkampanye. Insiden kurang mengenakan ini terjadi pada Mei 2019 silam, ketika Farrage tengah berada di New Castle untuk pemilihan Parlemen Eropa.

Ketika tengah berjalan, tiba-tiba warga setempat bernama Paul Crowther melemparinya dengan susu kocok pisang dan karamel asin merek Five Guys. Belakangan diketahui, bahwa aksinya ini ia lakukan sebagai bentuk protes atas tindakan rasisme Farage.

Kepada The Guardian, Farage sesumbar bahwa serangan ini dilakukan oleh mereka yang masih tetap ingin tinggal di Uni Eropa. Menurut dia, para anti-Brexit (saat itu) telah menjadi radikal. Sebagaimana diketahui, saat insiden terjadi Partai Brexit Farage memimpin jajak pendapat di Parlemen Eropa. Mereka memenangkan 73 kursi untuk Inggris.

Sementara milkshake, saat itu memang menjadi “primadona” yang dipakai para demonstran sebagai senjata politik di Inggris. Selain Farrage, kandidat sayap kanan lainnya, termasuk Tommy Robinson, juga dilempari dengan susu kocok selama kampanye pemilihannya.

#2 Sepatu untuk Clinton dan Bush

Dua pejabat tinggi Amerika Serikat (AS), Hillary Clinton dan George W. Bush, pernah mengalami insiden serupa yang begitu memalukan: dilempar sepatu.

Pada 2014 lalu, Clinton tengah menyampaikan pidatonya dalam sebuah konferensi di Institute of Scrap Recycling Industries (ISRI), Las Vegas. Namun, tiba-tiba seorang perempuan berambut pirang melemparinya sebuah sepatu.

“Apa itu? Kelelawar? Apakah seseorang melempar sesuatu ke saya?” kata Clinton, dalam sebuah video yang direkam stasiun televisi KTNV.

“Syukurlah perempuan itu tidak bisa bermain softball seperti saya,” cetus Clinton, yang mengundang tawa para hadirin.

Hingga hari ini, belum ada kejelasan mengenai siapa sosok perempuan yang melempar sepatu dan apa motivasinya. Mengingat sesaat setelah melakukan aksinya, ia langsung digelandang keluar ruangan.

Iklan

Namun, kejadian ini jelas membuka ingatan masyarakat atas insiden yang menimpa tokoh tinggi AS lainnya, George W. Bush. Enam tahun sebelumnya, pada 14 Desember 2008, Bush mendapat “hadiah” berupa lemparan sepatu saat melangsungkan kunjungan mendadak ke Irak.

Dilansir Aljazeera, saat itu Bush tengah melangsungkan jumpa pers bersama Perdana Menteri Irak Nouri Al-Maliki. Namun, tiba-tiba seorang jurnalis televisi, Muntadhar al-Zaidi, melempar sebuah sepatu ke arahnya.

“Ini tanda perpisahan dari rakyat Irak,” teriak al-Zaidi, yang kemudian melempar sepatu keduanya. Ia mengaku bahwa aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas politik intervensi AS di Irak, yang telah membuat negeri itu kacau.

 #3 Wen Jiabao juga pernah

Selain dialami Clinton dan Bush, insiden lemparan sepatu juga pernah menimpa mantan Perdana Menteri China, Wen Jiabao. Hal tersebut didapatkannya tatkala ia sedang berpidato mengenai kriris ekonomi global di Universitas Cambridge, Inggris, Februari 2009 lalu.

Saat itu, seorang pemrotes yang belakangan diketahui merupakan peneliti di Universitas Cambridge bernama Martin Jahnke, melempar sepatu ke arah Wen sambil berteriak.

“Bagaimana bisa universitas melacurkan diri dengan diktator ini? Bagaimana kalian dapat mendengarkan kebohongan apa yang dia katakan?” ujar pria tersebut kemudian melemparkan sepatunya. Atas insiden ini, Jahnke ditangkap oleh pihak kepolisian.

#4 Segepok duit untuk Sepp Blatter

Bukan sepatu, telur, atau milkshake, tapi Sepp Blatter dilempari uang. Ya, benda inilah yang menghujani mantan Presiden FIFA Sepp Blatter, sebagai protes satir atas korupsi yang terjadi di federasi bola dunia tersebut.

Seperti dilansir The Guardian, komedian asal Inggris Simon Brodkin mengejutkan Presiden FIFA Sepp Blatter ketika akan memulai jumpa pers di Zurich, Swiss, Juli 2015 lalu.

Saat itu, komedian yang dikenal dengan nama karakter “Jason Bent” ini berjalan dengan santai ke depan meja tempat Blatter melangsungkan jumpa pers. Brodkin sendiri mengenakan logo menyerupai bendera Korea Utara di bawah tanda pengenal yang menyatakan ia berasal dari media massa. Sekejap kemudian, pria ini meletakkan segepok uang dolar palsu di meja tempat Blatter duduk.

“Ini untuk Korea Utara 2026,” ujar Brodkin. Ini merupakan bentuk sindirannya, yang dimaksudkan untuk menyuap Blatter agar Korut menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.

Ketika dua petugas keamanan mulai mendatangi Brodkin, komedian itu pun melemparkan uang tersebut ke atas Blatter. Sang Presiden FIFA itu pun kaget ketika uang-uang palsu itu menghujani dirinya.

Brodkin sendiri digiring keluar. Sementara Blatter, yang bergegas menuju podium untuk memulai jumpa persnya lagi, harus diminta kembali duduk karena uang-uang itu masih berserakan.

#5 Kursi mendarat di depan Mahathir Mohamad

Perdana Menteri dengan rekor usia paling tua di dunia, Mahathir Mohamad, juga pernah mengalami insiden tidak mengenakan saat tengah melangsungkan forum.

Saat itu, dua orang pria tiba-tiba melemparkan kursi, sepatu, bahkan obor yang masih menyala ke arah Mahathir—yang saat itu tengah berbicara di depan forum yang diselenggarakan di Balai Kota Kuala Lumpur, Agustus 2017.

Meskipun timbul kerusuhan, Mahathir tetap berhasil dikawal keluar dari acara tersebut dengan selamat tanpa mengalami luka-luka. Media lokal melaporkan, sejumlah orang yang hadir dalam acara itu mengalami cedera, sementara dua pelaku pelemparan berhasil diamankan petugas.

“Kami merasa dan percaya ada unsur-unsur yang ingin menyabotase acara tersebut dan melukai Pak Mahathir. Kami melihat botol-botol, sepatu, kursi, dan obor tersebut tidak dilempar ke arah kiri atau ke kanan namun jelas diarahkan kepada Pak Mahathir,” kata kata pemimpin pemuda Partai Bersatu, Syedd Saddiq, dikutip dari Reuters.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Dampak ‘Trussnomics’ dan PR yang Ditinggalkan Liz Truss Bagi PM Baru Inggris

Terakhir diperbarui pada 11 November 2022 oleh

Tags: dilemparInggrisPangeran Charlespejabat dilemparraja
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Mahasiswa asal Madura alumnus UNY di Univeristy of Bristol

Mahasiswa Asal Madura di Inggris Cerita Beratnya Puasa 16 Jam Sambil Penelitian

16 April 2023
footbal's coming home mojok.co

Dari Mana Asal Istilah ‘Football’s Coming Home’ Datang?

24 November 2022
dampak trussnomics dan pr rishi sunak mojok.co

Dampak ‘Trussnomics’ dan PR yang Ditinggalkan Liz Truss Bagi PM Baru Inggris

25 Oktober 2022
Derita Lulusan Teknik Perminyakan: Dikira Bergaji Besar sampai Jadi Sasaran Utang Tetangga, padahal Hidup Pas-pasan di Perantauan.MOJOK.CO

Siram Lukisan Van Gogh, Siapa ‘Just Stop Oil’?

18 Oktober 2022
Ratu Elizabeth II Wafat, Riwayat Kesehatan hingga Pewaris Tahta Selanjutnya

Ratu Elizabeth II Wafat, Riwayat Kesehatan hingga Pewaris Takhta Selanjutnya

9 September 2022
Tjipto Mangoenkoesoemo: Jurnalis dan Dokter Radikal Anti Raja dan Anti Kolonial

Tjipto Mangoenkoesoemo: Jurnalis dan Dokter Radikal Anti Raja dan Anti Kolonial [Bag.1]

28 Juni 2022
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Realitas pasangan muda di Jogja: tak sanggup bermimpi punya rumah sendiri, pasrah menua di kosan makan tahu-tempe untuk bertahan MOJOK.CO

Realita Pasangan Muda di Jogja: Tak Sanggup Punya Rumah, Pasrah Menua di Kosan Makan Tahu-Tempe buat Bertahan

21 Agustus 2026
Jangan remehkan antrean Stasiun Lempuyangan, Jogja, di jam pagi untuk keberangkatan Kereta Api (KA) Ekonomi Sri Tanjung MOJOK.CO

Antrean Pagi Stasiun Lempuyangan Jogja Selalu “Keos” dan Bikin Tegang, Datang Lebih Awal Tak Jadi Solusi

21 Agustus 2026

Punya 30 Kamar Kost Putri Ternyata Tidak Seindah yang Dibayangkan

19 Agustus 2026
Ta'awun, Takaful, dan Masjid Al Muharram Brajan yang Menebar Manfaat dari Sampah Sisa Warga.MOJOK.CO

Taawun, Takaful, dan Masjid Al Muharram Brajan yang Menebar Manfaat dari Sampah Sisa Warga

19 Agustus 2026
Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Yamaha Fazzio Cuma Sebatas Skutik Spek Orang Manja MOJOK.CO kredit motor yamaha

Fazzio, Motor “Anak Skena” yang Bikin Perjalanan Sejam Menembus Kemacetan buat Ngonser Tetap Terasa Chill

24 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026
Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga

Dari Ternak untuk Desa: Geliat Karang Taruna Bono Menghidupkan Ekonomi Warga

31 Juli 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.