Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Buka Muktamar, Jokowi Berikan Pesan Penting untuk Muhammadiyah dan Aisyiah

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
19 November 2022
A A
muktamar muhammadiyah mojok.co

Presiden Jokowi saat membuka Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Solo. (Dok. Muhammadiyah)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Presiden Joko Widodo menyampaikan pesan dan apresiasi pada jasa-jasa Muhammadiyah yang telah membantu menyelesaikan sejumlah permasalahan bangsa. Salah satunya dalam penanganan pandemi hampir tiga tahun belakangan.

“Terima kasih kepada Muhammadiyah dan Aisyiah yang telah menggerakkan ratusan rumah sakit dan kliniknya baik dalam proses edukasi, pengobatan, hingga vaksinasi Covid-19,” ucapnya saat membuka Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiah di Stadion Manahan Solo, Sabtu (19/11/2022)

Presiden melanjutkan bahwa sejauh ini Indonesia tergolong negara yang bisa mengatasi pandemi. Selain itu, Indonesia juga termasuk salah satu negara dengan jumlah masyarakat yang divaksin terbanyak di dunia.

Selain mengenai kesehatan, Jokowi juga menyampaikan harapannya kepada lembaga pendidikan Muhammadiyah-Aisyiah. Ia melihat setelah adanya konflik Rusia-Ukraina yang terjadi belakangan, Indonesia perlu untuk terus meningkatkan kompetensi SDM-nya agar mampu bersaing di kancah global.

Melalui 171 perguruan tinggi dan lebih dari 20 ribu sekolah dari jenjang TK/PAUD hingga SMA. Ditambah 440 pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Terima kasih Muhammadiyah dan Aisyiah yang sudah berkontribusi besar lewat pendidikan,” ujar Presiden.

“Lewat lembaga pendidikan ini, saya harap peran sentral bapak-ibu sekalian untuk terus menyebarkan Islam yang berkemajuan. Islam yang rahmat untuk seluruh alam,”  lanjutnya.

Tidak hanya itu, Jokowi mengingatkan agar pendidikan juga memberikan edukasi untuk membangun hubungan baik dengan alam. Baginya, pendidikan yang berwawasan lingkungan akan membantu terciptanya pembangunan yang berkelanjutan.

“Dengan dukungan keluarga besar Muhammadiyah, Indonesia bisa jadi titik terang di tengah dunia yang muram. Sang Surya menyinari dunia,” ujarnya.

Presiden sendiri hadir ke Solo usai menghadiri KTT APEC di Bangkok, Thailand. Ia mengaku kalau agenda tersebut harusnya baru rampung Sabtu sore ini. Para pemimpin negara lain masih mengikuti agenda itu hingga selesai.

“Harusnya KTT APEC baru selesai sore ini, tapi karena hormat saya pada Muhammadiyah dan Aisyiah saya pulang duluan. Supaya bisa berjumpa dengan bapak ibu semuanya,” ucap Presiden yang disambut gemuruh meriah stadion.

Presiden Jokowi hadir di Muktamar ke-48 Muhammadiyah didampingi Ibu Negara Iriana. Sejumlah tamu undangan lain yang di antaranya jajaran menteri kabinet, Ketua DPR RI Puan Maharani, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, hingga Walikota Solo Gibran Rakabuming. Sejumlah tokoh agama dunia juga turut hadir dalam pembukaan ini.

Reporter: Hammam Izzudin
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Muhammadiyah Beri Penghargaan Pada Tiga Maestro Seni dari Surakarta

Terakhir diperbarui pada 19 November 2022 oleh

Tags: aisiyahjokowiMuhammadiyahmuktamar muhammadiyah
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Muhammadiyah vs NU di Rumah Kami: Dua Hati, Beda Hari Lebaran, Selesai di Meja Makan yang Sama MOJOK.CO
Esai

Muhammadiyah vs NU di Rumah Kami: Dua Hati, Beda Hari Lebaran, Selesai di Meja Makan

9 Maret 2026
Muhammadiyah selamatkan saya dari tabiat buruk orang NU. MOJOK.CO
Sehari-hari

Saya Bukan Muhammadiyah atau NU, tapi Pilih Tinggal di Lingkungan Ormas Bercorak Biru agar Terhindar dari Tetangga Toxic

25 Februari 2026
Tarawih di masjid Jogja
Ragam

Berburu Lokasi Tarawih sesuai Ajaran Nahdlatul Ulama di Jogja, Jadi Obat Kerinduan Kampung Halaman di Pasuruan

18 Februari 2026
Awal Ramadan Ikut Muhammadiyah atau Pemerintah? Yang Lebih Dulu Puasa Wajib Kirim Kolak ke Orang Tua MOJOK.CO
Esai

Awal Ramadan Ikut Muhammadiyah atau Pemerintah? Yang Lebih Dulu Puasa Wajib Kirim Kolak ke Orang Tua

18 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

burjo atau warmindo bikin rindu anak rantau dari Jogja ke Jakarta. MOJOK.CO

Anak Rantau di Jogja Menyesal ke Jakarta, Tak Ada Burjo atau Warmindo sebagai Penyelamat Karjimut Bertahan Hidup

16 Maret 2026
Suasana Kampung Ramadan Masjid Mlinjon, Klaten. MOJOK.CO

“Jajanan Murah” yang Tak Pernah Surut Pembeli di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten

17 Maret 2026
Jadi gembel di perantauan tapi berlagak tajir pas pulang kampung. Siasat pura-pura baik-baik saja agar orang tua tidak kepikiran MOJOK.CO

Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

21 Maret 2026
penyiraman air keras.MOJOK.CO

Negara Harus Usut Tuntas Dalang Penyiraman Air Keras ke Aktivis HAM, Jangan Langgengkan Impunitas

16 Maret 2026
Bukan Cuma Gaji Kecil, Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja Juga Mesti Siap dengan Budaya Pekewuh yang Memperlambat Kerjaan Mojok.co

Penyesalan Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja: Selain Gaji Kecil, Budaya Pekewuh Ternyata Memperlambat Kerjaan

22 Maret 2026
Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya? MOJOK.CO

Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?

18 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.