Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Berangkat ke Jogja, Pasoepati Solo Berharap Perdamaian Terjadi Selamanya

Novita Rahmawati oleh Novita Rahmawati
5 Oktober 2022
A A
pasoepati mojok.co

Gabungan suporter pendukung Persis Solo bergabung untuk doa bersama di Yogyakarta bersama dengan pendukung PSIM Yogyakarta, Solo, Selasa (4/10/2022).

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pasoepati dan suporter Persis Solo lainnya menuju Yogyakarta untuk menghadiri undangan doa bersama dari Brajamusti dan Maident. Acara doa bersama ini jadi momentum perdamaian antarsuporter.  

Gabungan pendukung Persis Solo, Pasoepati, Surakartans, Garis Keras, dan Ultras bersama-sama datang ke Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, kemarin Selasa (4/10/2022) sore. Kehadiran mereka untuk doa bersama dan salat gaib bagi para korban saat pertandingan sepak bola di Stadion Kanjuruhan, Malang 1 Oktober 2022.

Ratusan suporter ini berangkat ke Yogyakarta untuk menghadiri undangan dari Brajamusti dan Maident yang merupakan supertor PSIM Yogyakarta. Mereka berkumpul di Stadion Manahan Solo untuk berangkat bersama. Para pendukung Persis Solo ini berkumpul dengan suporter lainnya di tiap perbatasan kabupaten.

”Kami berangkat menghadiri undangan ini. Harapannya nanti ada perdamaian dengan Maident dan Brajamusti. Seperti yang sudah terjadi antara kita dengan Bonek 2014 lalu,” kata Presiden Pasoepati, Maryadi Gondrong saat ditemui di sela persiapan berangkat ke Yogyakarta.

Ia mengakui perdamaian antara pendukung Persis Solo dan PSIM Yogyakarta ini bukan hal yang mudah. Mengingat setiap pertandingan kedua klub ini yang dikenal dengan derby Mataram, selalu ada ketegangan antar kedua suporter.

“Jadi harapannya [perdamaian] tidak terjadi malam ini saja, tapi berkelanjutan. Selain itu akar rumput juga harus tahu. Seperti yang terjadi pada saat dengan Bonek dulu, tidak sampai satu atau dua tahun,” katanya.

Rombongan yang berangkat dari Solo diperkirakan ada sebanyak 200 orang. Untuk itu Pasoepati berkoordinasi dengan kepolisian Solo hingga Sleman untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan.

“Harapannya kita bisa selamat sampai tujuan. Kalau niatannya baik, Insya Allah hasilnya baik,” katanya.

Sementara itu Dirijen Pasoepati, Agung Warshope mengatakan bahwa doa bersama dan berkumpul bersama ini untuk awal permulaan perdamaian. Sebab di sosial media sudah dimulai perdamaian ini dengan #penakseduluran.

”Kalau kami jelas senang, saya salah satu yang ingin damai sejak lama. Kami sudah lama lelah dengan kondisi ini. teman-teman suporter bisa bersatu dan sepak bola Indonesia lebih baik lagi. Kami juga ingin support teman-teman di Malang,” katanya.

Reporter: Novita Rahmawati
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Jadi Momentum Hentikan Kebencian, Puluhan Ribu Suporter Berkumpul di Mandala Krida

Terakhir diperbarui pada 5 Oktober 2022 oleh

Tags: barajamustimaidentmandala kridapasoepatipersis solopsimtragedi kanjuruhan
Novita Rahmawati

Novita Rahmawati

Kontributor Solo

Artikel Terkait

Nikmatnya Jadi Tukang Parkir di Jogja, Dapat Cuan Besar (Pixabay)
Pojokan

Iseng Jadi Tukang Parkir di Jogja Saat Pertandingan PSIM Jogja, Kerja Enteng Cuma Beberapa Jam Dapat Cuan lebih dari UMR Buat Jajan dan Beli Rokok Enak

14 Juli 2025
PSIM Jogja Aku Yakin dengan Kamu MOJOK.CO
Esai

PSIM Jogja: Aku Yakin dengan Kamu

18 Februari 2025
10 Pelanggaran HAM yang Diabaikan Pemerintah Indonesia MOJOK.CO
Esai

Menolak Lupa 10 Pelanggaran HAM yang Diabaikan Pemerintah Indonesia

9 Juli 2024
Malang dan 3 Tesis yang Saya Bongkar Kebenarannya MOJOK.CO
Esai

Membuktikan 3 Tesis yang Sukar Disangkal Kebenarannya Terkait Malang, Bakso, Rawon, dan Aremania

4 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

penyiraman air keras.MOJOK.CO

Negara Harus Usut Tuntas Dalang Penyiraman Air Keras ke Aktivis HAM, Jangan Langgengkan Impunitas

16 Maret 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi

Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik

19 Maret 2026
Orang Jawa desa pertama kali coba menu aneh (gulai tunjang) di warung makan nasi padang (naspad). Lidah menjerit dan langsung merasa goblok MOJOK.CO

Orang Jawa Desa Nyoba “Menu Aneh” Warung Nasi Padang, Lidah Menjerit dan Langsung Merasa Goblok Seketika

15 Maret 2026
merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO

Kebahagiaan Semu Gaji 5 Juta di Jakarta: Dianggap “Sultan” di Desa, Padahal Kelaparan dan Menderita di Kota

15 Maret 2026
Ada potensi anomali ketika wisata Jogja diserbu 8,2 juta wisatawan. Daya beli rendah, tapi ada ancaman masalah MOJOK.CO

Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi

19 Maret 2026
Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang MOJOK.CO

Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

20 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.