Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Arief Poyuono Anggap Gerindra Bisa Menjadi Mitra Koalisi yang Ideal bagi Jokowi

Redaksi oleh Redaksi
1 Juli 2019
A A
arief poyuono
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Arief menilai bahwa sebagai partai, Gerindra merupakan mitra koalisi yang sangat baik. Gerindra adalah partai yang kritis.


Pilpres sudah resmi usai. KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu sudah resmi menetapkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019.

Iklan

Agenda politik yang sekarang sangat menarik disimak bagaimana arah partai-partai yang mendukung Prabowo-Sandi setelah koalisi Indonesia Adil Makmur secara resmi dibubarkan dua hari lalu oleh Prabowo.

PAN dan Demokrat menjadi dua partai yang dikabarkan mulai bermanuver dengan menjalin hubungan yang baik dengan Jokowi. Keduanya bahkan diperkirakan tak lama lagi akan bergabung dengan Jokowi. Maklum saja, dari empat partai anggota koalisi pendukung Prabowo-Sandi, PAN dan Demokrat memang dikenal sebagai partai yang cukup “ngebet” untuk bergabung dengan Jokowi pasca hasil hitung cepat memenangkan Jokowi.

Nah, setelah PAN dan Demokrat, partai yang kini juga mulai diperbincangkan untuk merapat ke kubu Jokowi adalah Gerindra, partai utama pengusung pasangan Prabowo-Sandi.

Desas-desus akan bergabungnya Gerindra ini menguat seiring dengan isu rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowo.

Sampai saat ini, Gerindra memang belum menentukan arah politik mereka, namun sudah banyak pihak yang menyebut jika Gerindra bergabung dengan Jokowi, maka itu akan menjadi langkah yang bagus dan strategis.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono, misalnya, menyebut akan sangat baik jika Gerindra bergabung dengan Jokowi, sebab itu bisa menjadi jalan bagi Gerindra untuk bisa ikut membangun bangsa.

“Oposisi atau tidak, semuanya belum diputuskan oleh Pak Prabowo. Kalau kita berkoalisi, justru lebih baik karena kita bisa saling membangun negara ini,” kata Arief Poyuono.

Arief menilai bahwa sebagai partai, Gerindra merupakan mitra koalisi yang sangat baik. Gerindra adalah partai yang kritis, sehingga jika nantinya Gerindra bergabung dengan Jokowi, maka Gerindra tidak akan menjadi partai yang dikit-dikit nurut. Hal tersebut, menurut Arief sangat ideal, itu artinya, Gerindra bisa ikut menjaga Jokowi.

“Berkoalisi juga bukan berarti kita akan selalu sepakat dengan program-program pemerintah yang bisa membahayakan kepentingan negara, pasti kita akan tolak,” ujarnya. “Justru dengan kita berkoalisi, kita lebih memberikan masukan dan mengingatkan Kangmas Joko Widodo jika ada setan-setan kurap di sekitar Kangmas Joko Widodo yang ingin menjerumuskan Kangmas Joko Widodo agar berbuat atau membuat kebijakan yang bisa membahayakan negara. Misalnya sebuah kebijakan ekonomi yang tidak berpihak pada petani, buruh, dan nelayan serta pengusaha nasional.”

Wah, mantap ini kalau memang Gerindra bergabung dengan Jokowi.

Etapi kasian PKS ding ya, mana PAN dan Demokrat dikabarkan Sudah menunjukkan tanda-tanda akan bergabung, ealah, sekarang Gerindra. Jadi sendirian deh PKS.

Lagi pula, kalau Gerindra benar-benar bergabung dengan Jokowi, maka tak akan ada lagi debat-debat cantik dan panas di Mata-Najwa antara Arief Poyuono dan Adian Napitupulu.

Iklan

Nggak asyik, deh.

arief poyuono

Terakhir diperbarui pada 1 Juli 2019 oleh

Tags: Arief Poyuonogerindra
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Marchel Widianto satrio piningit Tangerang Selatan MOJOK.CO
Esai

Marshel Widianto Adalah Satrio Piningit yang Dibutuhkan Tangerang Selatan

25 Juni 2024
prabowo subianto gerindra jatah 3 menteri pertahanan
Kampus

Cerita Mahasiswa UNAIR Anak Caleg Gerindra Lulus Cepat agar Bisa All Out Bantu Bapak Kampanye

14 April 2024
Memang Kenapa Kalau Prabowo Subianto Jadi Presiden? MOJOK.CO
Esai

Memang Kenapa Kalau Prabowo Subianto Jadi Presiden Indonesia?

18 Desember 2023
Uji Klaim Prabowo Coret 2 Caleg Kasus Korupsi Gerindra: Ternyata Masih Terdaftar MOJOK.CO
Kilas

Uji Klaim Prabowo Coret 2 Caleg Kasus Korupsi Gerindra: Ternyata Masih Terdaftar

21 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Beralih dari profesi dokter ke petani di Klaten. MOJOK.CO

Resah Jadi Dokter: Tangani Pasien Petani dengan Keluhan Sama, Pilih Turun ke Sawah demi “Menyembuhkan” Tanah

13 Juli 2026
Pertama kali beli mesin cuci di rumah desa, kena julid tetangga MOJOK.CO

Pertama Kali Beli Mesin Cuci di Rumah Desa: Terharu Ringankan Beban Ibu hingga Dianggap Buang Duit oleh Tetangga Julid

10 Juli 2026
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyerahkan hibah daerah ke ormas, tempat ibadah, dan para seniman MOJOK.CO

Hibah Pemkab Sleman untuk Ormas, Tempat Ibadah, dan Seniman: Serahkan Ratusan-Miliaran Juta untuk Dioptimalkan

10 Juli 2026
Ketika Militer Masuk Sekolah: Mengobati Gejala, Melupakan Akar Masalah MOJOK.CO

Ketika Militer Masuk Sekolah: Mengobati Gejala, Melupakan Akar Masalah

8 Juli 2026
Yang Melelahkan bagi Disabilitas Tak Tampak Bukan Penyakitnya, tetapi Harus Terus Membuktikan Diri Sakit MOJOK.CO

Yang Melelahkan bagi Disabilitas Tak Tampak Bukan Penyakitnya, tetapi Harus Terus Membuktikan Diri Sakit

13 Juli 2026
Warga makin malas bayar pajak bukan berarti membangkang, tapi karena ulah pemerintah sendiri MOJOK.CO

Makin Malas Bayar Pajak Bukan Semata Membangkang tapi Akumulasi Kekecewaan, Pemerintah Bisanya Nagih Doang

10 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.