Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Amien Rais: Gabungan DNA Bung Karno, Bung Hatta, dan Bung Tomo Ada di Prabowo

Redaksi oleh Redaksi
11 April 2019
A A
Amien Rais dan Prabowo MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Menurut “penerawangan” Ki Amien Rais, di dalam tubuh Prabowo terdapat gabungan tiga DNA orang besar, yaitu Bung Karno, Bung Hatta, dan Bung Tomo.

Sudah berkali-kali saya bilang kalau Amien Rais adalah pencipta istilah paling cemerlang di Pilpres 2019 ini. Ketika kampanye kedua calon presiden, Jokowi dan Prabowo, tidak lagi menarik, politisi senior PAN itu datang dengan ide yang segar. Beliau seperti oase di padang gurun. Seperti hujan pertama setelah kemarau yang panjang.

Yang Ki Amien Rais ucapkan selalu ditunggu. Selain menunjukkan tebalnya pengalaman, istilah-istilah yang beliau bikin menunjukkan kedalaman ilmu dan pengetahuan. Hidup lebih lama ketimbang adik-adik angkatan di dunia politik memang bisa menjadi pembeda.

Sebagai tetua yang pilih tanding, sudah sewajarnya kalau beliau tidak hanya dipanggil “Pak” atau “Abah”, melainkan dengan tambahan embel-embel “Ki”. Gimana nggak linuwih, Ki Amien Rais sampai tahu laporan dan doa malaikat dari kata per kata, yang ingin Jokowi kalah dari Prabowo. Sungguh sebuah kehormatan dan berkah luar biasa mendapatkan kesempatan mengintip ke dalam ruang kerja di surga.

Begitu mudah mencintai Ki Amien Rais. Apalagi untuk Kampretos, para pendukung Prabowo. Hampir setiap hari, simpatisan Prabowo disuguhi istilah-itilah dan ungkapan yang menggelitik nalar dan rasa ingin tahu. Terakhir, Ki Amien menyebut di dalam diri Prabowo ada gabungan tiga “Bung” yang punya jasa luar biasa untuk Indonesia.

Jadi, di dalam tubuh Prabowo, terdapat gabungan DNA Bung Karno, Bung Hatta, dan Bung Tomo. “Prabowo mengambil tiga DNA yang hebat-hebat. DNA Bung Karno, Bung Hatta, dan Bung Tomo. Tiga DNA “bung” ini ada dalam diri Pak Prabowo,” ujar Ki Amien Rais saat kampanye akbar di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah.

Apakah pernyataan itu jadi perbincangan dan kontroversi? Ya tentu saja. Adalah politisi PDIP, Charles Honoris, yang menyebut pernyataan Ki Amien sebagai sesuatu yang tidak tepat. Bahkan, Pak Charles menyarankan Ki Amien, seorang profesor, untuk belajar biologi dasar lagi.

“Sudah seperti film science fiction. Sosok Prabowo hasil modifikasi genetik mengambil DNA dari tiga tokoh besar. Teknologi ini setahu saya belum ada. Jurassic Park saja masih sebatas film. Bapak Profesor sepertinya harus kembali mengulang pelajaran dasar biologi,” ucar Pak Charles.

Wah, Pak Charles ini nampaknya polos sekali. Tentu saja yang diungkapkan Ki Amien adalah analogi. Pak Prabowo punya sifat-sifat seperti Bung Karno yang jago menulis surat cinta, pandai dan “tenang” seperti Bung Hatta, tapi bisa berapi-api ketika orasi seperti Bung Tomo.

Untungnya, di zaman Bung Tomo, mik di atas podium terbuat dari bahan yang kuat, jadi nggak gampang rusak kena gebrak. Begitu lho Pak Charles. Masak nggak paham, sih? Kan sama, saya juga nggak :3

(yms)

Terakhir diperbarui pada 11 April 2019 oleh

Tags: Amien Raisbung hattaBung KarnoDNAjokowiPilpres 2019prabowo
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Hentikan MBG! Tiru Keputusan Sleman Pakai Duit Rakyat (Unsplash)
Pojokan

Saatnya Meniru Sleman: Mengalihkan MBG, Mengembalikan Duit Rakyat kepada Rakyat

19 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jadi gembel di perantauan tapi berlagak tajir pas pulang kampung. Siasat pura-pura baik-baik saja agar orang tua tidak kepikiran MOJOK.CO

Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

19 Maret 2026
Ambisi jadi PNS di usia 25 demi hidup sejahtera. Malah menderita karena perkara gadai SK MOJOK.CO

Jadi PNS Tak Bahagia Malah Menderita, Dipaksa Keluarga Gadai SK Demi Puaskan Tetangga dan Hal-hal Tak Guna

16 Maret 2026
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya? MOJOK.CO

Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?

18 Maret 2026
Bus ekonomi jalur Jogja Jambi menyiksa pemudik. MOJOK.CO

Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”

13 Maret 2026
Kerja di Jakarta, Purwokerto, KRL.MOJOK.CO

Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto

13 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.