Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Alasan Kaisar Jepang Naruhito dan Permaisuri Kunjungi Jogja

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
21 Juni 2023
A A
Kaisar Jepang, Naruhito akan bertemu dengan Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan HB X. Juga akan berkunjung ke Balai Sabo Dam Maguwoharjo. MOJOK.CO

Penghageng KHP Datu Dana Suyasa, GKR Mangkubumi menyampaikan persiapan kedatangan Kaisar Jepang di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (20/06/2023). (Yvesta Ayu/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kaisar Jepang Naruhito dan Permaisuri Masako melakukan kunjungan kenegaraan bilateral ke Indonesia. Setelah bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Senin (19/06/2023) kemarin, Kaisar akan melanjutkan kunjungan ke Yogyakarta hari ini, Rabu (21/06/2023).

Di Yogyakarta, Kaisar Naruhito akan bertemu dengan Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan HB X. Selain itu mengunjungi Balai Sabo Dam Maguwoharjo Sleman.

Iklan

Kaisar Jepang Naruhito menjadikan Indonesia sebagai destinasi kunjungan kenegaraan pertamanya sejak naik takhta pada tahun 2019. Rombongan Kaisar Naruhito, termasuk Permaisuri Masako, akan berada di Indonesia pada 17-23 Juni 2023. Yogyakarta menjadi salah satu kota tujuan selain Jakarta, Bogor, dan Bekasi.

Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan (KHP) Datu Dana Suyasa sekaligus puteri sulung Sri Sultan HB X, GKR Mangkubumi menyatakan, kedatangan Kaisar Jepang ke Keraton Yogyakarta cukup istimewa. Kaisar akan napak tilas kedatangan orang tuanya ke keraton.

“Mereka [kaisar jepang] napak tilas dulu orang tuanya berkunjung ke kita, sekarang yang bertahta berkunjung,” ujar Mangkubumi di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (20/06/2023). Kaisar Akihito, ayah Naruhito pernah berkunjung ke Keraton Yogyakarta pada tahun 1991.

Persiapan dua minggu untuk sambut kaisar Jepang

Menurut Mangkubumi, untuk menyambut kedatangan Kaisar Jepang, keraton sudah melakukan persiapan selama dua minggu terakhir. Termasuk menyiapkan Tarian Lawung dari Keraton Yogyakarta untuk menyambut mereka.

“Kami akan persembahkan tari-tarian kemudian dinner. Tariannya lawung,” jelasnya.

Terkait hidangan yang akan menjadi sajian untuk Kaisar Jepang, Mangkubumi mengaku tidak mengetahui secara detil. Sebab dia tidak terlibat langsung dalam persiapan hidangan.

“Itu [hidangan aku enggak ngerti adik saya yang menyiapkan,” ujarnya.

Satpol PP copot spanduk liar

Secara terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY, Noviar Rahmad mengungkapkan, petugas  mencopoti spanduk liar di sekitar hotel yang digunakan untuk menginap Kaisar Jepang Naruhito. Selain itu pembersihan juga dilakukan di jalan-jalan yang rombongan kekaisaran Jepang selama di Yogyakarta.

“Kita membagi dua tim, satu tim Hotel Tentrem ke utara terus ke timur sampai Maguwo. Satu timnya dari Hotel Tentrem ke barat terus langsung ke Sleman ke arah Borobudur,” jelasnya.

Noviar menambahkan, Satpol PP juga membersihkan spanduk liar menuju arah ke keraton. Spanduk yang menjadi sasaran penertiban adalah spanduk liar yang menempel di tiang-tiang maupun lampu lalu lintas.

“Kalau yang selama ini tiap kami bersihkan dipasang lagi. kalau kita menjaga kan nggak mungkin kan 1 tempat dijaga 24 jam nggak mungkin karena personel kita nggak cukup,” jelasnya.

Puluhan petugas Satpol PP diturunkan

Noviar menambahkan, Satpol PP DIY juga mengerahkan puluhan personel selama kedatangan rombongan Kaisar Jepang. Mereka membantu pengamanan yang dilakukan bersama TNI dan Polri.

Iklan

“Yang penertiban [hari ini] juga 80 personel dibagi 2 tim, yang 40 yang arah ke Maguwo, yang 40 arah ke Magelang yang berbatasan,” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA 632 Anak di Jogja Terpaksa Melakukan Pernikahan Dini

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 21 Juni 2023 oleh

Tags: JepangJogjaKaisar JepangNaruhito
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Senjakala Lapangan Sepak Bola di Jogja yang Makin Berjarak dengan Warganya.MOJOK.CO
Suara Bawah Tanah

Senjakala Lapangan Bola di Kota Jogja yang Makin Berjarak dengan Warganya

9 Juli 2026
kebun sayur di kota jogja.MOJOK.CO
Kabar

Cara Warga Wirobrajan Hadapi Keterbatasan Lahan: Mengubah Tembok Kampung Menjadi Kebun Sayur

8 Juli 2026
Lapangan Bola di Kauman, Jogja. MOJOK.CO
Suara Bawah Tanah

Lapangan Paving: Kemewahan yang Tersisa bagi Anak-anak Kota Jogja untuk Bermain Bola

7 Juli 2026
Tips Meningkatkan Kenikmatan Ayam Goreng Olive Chicken Jogja (Mojok/Agung)
Pojokan

Tips Meningkatkan Kenikmatan Rasa Ayam Goreng Olive Chicken Jogja yang Sudah Menjadi Legenda Kuliner Itu

3 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Setiabudi Jakarta Selatan, Work Life Balance.MOJOK.CO

Kawasan Setiabudi Strategis buat Ngekos, tapi Menyimpan Masalah yang Menyiksa Perantau Gen Z Jakarta

7 Juli 2026
Jumirah dan suami merupakan pemulung di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO

“Nrimo ing Pandum” ala Ibu Jumirah: Berteman dengan Belatung dan Diabetes di Tengah 150 Ton Sampah Residu Warga Klaten

12 Juli 2026
spmb 2025, zonasi.MOJOK.CO

Ketika SPMB Berubah Jadi Pasar Gelap Kursi Sekolah

6 Juli 2026
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyerahkan hibah daerah ke ormas, tempat ibadah, dan para seniman MOJOK.CO

Hibah Pemkab Sleman untuk Ormas, Tempat Ibadah, dan Seniman: Serahkan Ratusan-Miliaran Juta untuk Dioptimalkan

10 Juli 2026
Selain ke petugas Sensus Ekonomi, warga desa juga jengah dengan program sensus dari mahasiswa KKN MOJOK.CO

Warga Desa Juga Jengah dengan Sensus dari Mahasiswa KKN: Tak Nemu Gunanya, Tak Srawung tapi Korek Privasi Orang

8 Juli 2026
Truk sampah di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO

Mengais Asa di TPA Troketon, Benteng Terakhir Penghidupan Warga Klaten

10 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.