Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Aksi Renang Lucinta Luna Bersama Lumba-Lumba Dikecam Aktivis, Artis, Sampai Mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti

Redaksi oleh Redaksi
16 April 2021
A A
Aksi Renang Lucinta Luna Bersama Lumba-Lumba Dikecam Aktivis, Artis, Sampai Mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti

Aksi Renang Lucinta Luna Bersama Lumba-Lumba Dikecam Aktivis, Artis, Sampai Mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Berenang bersama lumba-lumba ternyata tak sesederhana yang dibayangkan. Lucinta Luna sudah membuktikannya. 

Lucinta Luna tampaknya memang tak bisa jauh-jauh dari polemik dan kehebohan. Belum juga pernapasannya mantap karena ia baru saja bebas dari penjara dan belum lama menghirup udara segar, kini ia kembali harus bersentuhan dengan polemik yang lain.

Melalui kanal YouTube miliknya, Lucinta Luna mengunggah video saat dirinya bersama kawan-kawannya berwisata ke wahana wisata Dolphin Lodge di Bali.

Video tersebut tampak tiada berbeda dengan video wisata orang-orang pada umumnya, yang membedakan adalah adanya aksi Lucinta Luna dan kawan-kawannya yang tampak gamblang mengeksploitasi lumba-lumba yang ada di wahana wisata tersebut.

Dalam videonya itu, tampak Lucinta meluncur di air dengan berpegangan pada sirip lumba-lumba yang kemudian menariknya dengan posisi renang terbalik.

Video tersebut langsung menjadi bahan perbincangan dan kecaman netizen. Davina Veronica, artis yang juga kerap dikenal sebagai aktivis satwa pun mengecam aksi di video Lucinta Luna tersebut.

“Sedih banget melihat ini. Dolfin ini seperti budak manusia. A slave for human entertainment. Kamu tahu tidak bahwa dolfin adalah hewan paling cerdas di bumi ini. They are intelligent, complex and gentle creatures.. There are social beings. Ini pasti dipisahkan dari keluarganya. Im sure they miss their family and mostly, the ocean,” tulis Davina di akun Instagramnya.

“Please think about this before you pay for something like this. Three things that kills dolphin: our pollution, our fishing nets and our captivity. Captivity kills,” imbuh Davina.

Lebih lanjut, Davina juga mengimbau kepada Dolphin Lodge untuk menutup sektor berenang bersama lumba-lumba yang ada di wahana wisata tersebut.

“This is clearly and purely money and business only. Trust me. Tidak ada unsur edukasi dan kesejahteraan satwa sama sekali. Dan untuk Dolphin Lodge, tolong hentikan dan tutup sarana seperti ini.”

Produser dan sineas Mira Lesmana pun ikut memberikan komentarnya atas aksi Lucinta Luna dan kawan-kawannya itu.

“Oh My God! Who are these people??? Kok tega sih? ???” ujarnya.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sempat juga ikut memberikan kecaman atas aksi yang dilakukan oleh Lucinta Luna dan kawan-kawannya itu.

“Banyak orang mengira uang dan ketenaran dapat membeli dan mengizinkan untuk melakukan apa saja, termasuk kedunguan dan menjadi bodoh,” tulis Susi melalui akun media sosial miliknya.

Iklan

Praktik eksploitasi lumba-lumba di tempat wisata seperti yang terjadi di Dolphin Lodge boleh jadi sebenarnya sudah berlangsung lama, namun memang tak bisa disangkal, video Lucinta Luna sukses menjadi pemicu bagi orang-orang untuk lebih ramai dalam memperbincangkan dan meributkannya.

Ah, memang Lucinta Luna ini, di darat maupun di laut, tak pernah jauh-jauh dari polemik.

BACA JUGA Lucinta Luna dan Noraknya Kita terhadap Mereka yang Transpuan dan artikel KILAS lainnya.

Terakhir diperbarui pada 16 April 2021 oleh

Tags: lucinta lunalumba-lumba
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

ilustrasi suara lucinta luna Pejabat dengan Citra Diri Buruk Baiknya Sontek Lucinta Luna yang Mengontrol Benci Jadi Komedi mojok.co
Pojokan

Pejabat dengan Citra Diri Buruk Baiknya Sontek Lucinta Luna yang Mengontrol Benci Jadi Komedi

19 Juli 2021
Lucinta Luna dan Noraknya Kita terhadap Mereka yang Transpuan
Esai

Lucinta Luna dan Noraknya Kita terhadap Mereka yang Transpuan

14 Februari 2020
Pojokan

Mengulik Nama ‘Asli’ Lucinta Luna Adalah Ekspresi Transfobia

1 Agustus 2019
Nikita-Mirzani-MOJOK.CO
Nafkah

Menghitung Nafkah Penghasilan Nikita Mirzani, Artis Kontroversial yang Bergelimang Harta

27 April 2018
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ngerinya jalan raya Pantura Rembang di musim hujan MOJOK.CO

Jalan Pantura Rembang di Musim Hujan adalah Petaka bagi Pengendara Motor, Keselamatan Terancam dari Banyak Sisi

12 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
Film Semi Jepang Bantu Mahasiswa Culun Lulus dan Kerja di LN (Unsplash)

Berkat Film Semi Jepang, Mahasiswa Culun nan Pemalas Bisa Lulus Kuliah dan Nggak Jadi Beban Keluarga

14 Januari 2026
2016, Tahun Terakhir Gen Z dan Milenial Merasa Berjaya. MOJOK.CO

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup

17 Januari 2026
Keluar dari organisasi mahasiswa ekstra kampus (ormek) PMII, dicap pengkhianat tapi lebih sukses MOJOK.CO

Nekat Keluar PMII karena Tak Produktif: Dicap Pengkhianat-Nyaris Dihajar, Tapi Bersyukur Kini “Sukses” dan Tak Jadi Gelandangan Politik

13 Januari 2026
Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.