Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

AHY Sering Diskusi dengan Anies, Siapkan Poros Perubahan

Arif Hernawan oleh Arif Hernawan
5 Oktober 2022
A A
Anies Baswedan dan AHY Mojok.co

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). ANTARA/Tri Meilani Ameliya.

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurty Yudhoyono (AHY) menyatakan punya banyak kesamaan dan kecocokan dengan Anies Baswedan yang diusung Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Demokrat, Nasdem, dan PKS juga terus berkomunikasi menyiapkan poros perubahan.

Hal itu disampaikan AHY usai menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat se-Daerah Istimewa Yogyakarta di Gedung Perwacy, Bantul, DIY.

“Alhamdulillah kami [dirinya dan Anies] banyak kecocokan dan kesamaan pikiran dan sering mendiskusikan isu kebangsaan dan kerakyatan,” ujar AHY.

AHY datang ke Bantul didampingi sang istri, Anissa Pohan. Saat masuk ke lokasi acara, AHY disambut nyanyian oleh kader Demokrat. “Yo ayo, AHY presidenku…”.

Dalam sambutannya, AHY mengkritik sejumlah isu seperti kenaikan harga BBM yang membuat harga bahan pokok juga naik serta menyoal penegakan hukum dan kebebasan sipil.

Usai acara, AHY menjelaskan ia dan Demokrat menghormati keputusan dan sikap politik yang disampaikan  Nasdem soal pilpres. “Nasdem partai sahabat kami,” katanya.

Nasdem menyatakan bakal mengusung Anies sebagai bakal capres di bursa pilpres 2024. Namun, Nasdem tak bisa sendiri dan harus berkoalisi untuk mengusung capres. Dua partai yang disebut-sebut bakal bersatu adalah Demokrat dan PKS.

Agus pun menyebut komunikasi sudah dijalin Demokrat dengan Nasdem dan PKS. “(Deklarasi Anies oleh Nasdem) Ini sudah dikomunikasikan dengan kami dan PKS. Yang jelas, kami bertiga komunikasinya sangat baik. Kemistri kami terbangun erat,” tutur putra pendiri Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ini.

Menurut dia, pihaknya menghormati keputusan tiap partai, termasuk Nasdem yang memutuskan mengusung Anies sebagai capres. Kelak, Demokrat juga akan mengambil langkah serupa. “Pada saatnya nanti, kami juga mendeklarasikan capres-cawapres yang kami usung,” ujarnya.

Hanya saja, selain membangun komunikasi dengan dua partai itu, Demokrat juga harus melakukan konsolidasi partai. Ia menargetkan Demokrat DIY mengulang kejayaan pada Pemilu 2009. Saat itu, Demokrat sanggup mengisi dua kursi anggota DPR RI, 10 kursi di DPRD DIY, dan 40 kursi DPRD kabupaten/ kota. “Ikhtiar kami tiap dapil terisi,” ujarnya.

Secara khas politisi, AHY menjawab kemungkinan berpasangan dengan Anies secara diplomatis.  “Tentunya dalam politik semua mungkin. Itu juga menjadi harapan kader dan  banyak masyarakat Indonesia,” kata dia.

AHY juga tak gamblang menjelaskan posisi capres dan cawapres jika koalisi itu terbentuk, termasuk jika dirinya kelak berduet dengan Anies. Sebab, kata dia, dinamika politik terus berjalan.

“Saya masih punya cukup waktu. Masih ada waktu bagi parpol, saya dan Mas Anies berkomunikasi,” ujarnya.

Yang jelas, menurut AHY, Demokrat bersama Nasdem dan PKS dapat menggalang poros perubahan dan perbaikan sesuai narasi  besar Demokrat selama ini. “Semoga terbuka jalan untuk mengusung gagasan tersebut. Ini akan menjadi kekuatan kita dan menghadirkan kekuatan rakyat,” kata dia

Iklan

Reporter: Arif Hernawan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Capreskan Anies, Nasdem Maksimalkan Efek Ekor Jas

Terakhir diperbarui pada 5 Oktober 2022 oleh

Tags: ahyAnies BaswedandemokratnasdemPemilu 2024Pilpres 2024
Arif Hernawan

Arif Hernawan

Jurnalis, penikmat film & musik.

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Tanggapan Mahasiswa Soal Pilpres 2024: Kecurangan Sudah Jadi Rahasia Umum!
Video

Tanggapan Mahasiswa Soal Pilpres 2024: Kecurangan Sudah Jadi Rahasia Umum!

23 Februari 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

guru BK.MOJOK.CO

Menjadi Guru BK Capek Mental dan “Tak Menghasilkan”, Memilih Resign dan Kerja Kantoran Meski Harus Mengubur Cita-Cita

29 Januari 2026
KA Airlangga, KA Taksaka, Pengalaman 22 Jam Naik Kereta Api Membelah Pulau Jawa MOJOK.CO

Sebagai “Alumni” KA Airlangga, Naik KA Taksaka Ibarat “Pengkhianatan Kelas” yang Sesekali Wajib Dicoba Untuk Kesehatan Mental dan Tulang Punggung 

30 Januari 2026
Orang Madura sudah banyak kena stigma buruk di Surabaya dan Jogja. Terselamatkan berkat dua hal MOJOK.CO

2 Hal Sederhana yang Selamatkan Wajah Madura Kami dari Stigma Buruk Maling Besi, Penadah Motor Curian, hingga Tukang Pungli

28 Januari 2026
Umur 23 tahun belum mencapai apa-apa: dicap gagal dan tertinggal, tapi tertinggal ternyata bisa dinikmati dan tak buruk-buruk amat MOJOK.CO

Umur 23 Belum Mencapai Apa-apa: Dicap Gagal dan Tertinggal, Tapi Tertinggal Ternyata Bisa Dinikmati karena Tak Buruk-buruk Amat

2 Februari 2026
Kuliah, Lulus S1, Kebayoran Baru Jakarta SelatanMOJOK.CO

Lulus S1 di Usia 25 adalah Seburuk-Buruknya Nasib: Terlalu Tua di Mata HRD, tapi Juga Dianggap Minim Pengalaman Sehingga Sulit Dapat Kerja

28 Januari 2026
Lawan Keterbatasan Anggaran, Sultan HB X Pacu Digitalisasi dan Pembiayaan Kreatif di DIY.MOJOK.CO

Lawan Keterbatasan Anggaran, Sultan HB X Pacu Digitalisasi dan Pembiayaan Kreatif di DIY

29 Januari 2026

Video Terbaru

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026
Kebun Durian Warso Farm di Bogor, Agrowisata Edukatif dengan 16 Varietas Durian

Kebun Durian Warso Farm di Bogor, Agrowisata Edukatif dengan 16 Varietas Durian

28 Januari 2026
Sigit Susanto: Membaca Dunia lewat Perjalanan Panjang dan Sastra

Sigit Susanto: Membaca Dunia lewat Perjalanan Panjang dan Sastra

27 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.