Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

5 Kericuhan Suporter di Indonesia Pasca-tragedi Kanjuruhan

Khoirul Atfifudin oleh Khoirul Atfifudin
8 Agustus 2023
A A
Kerusuhan suporter setelah Tragedi Kanjuruhan mojok.co

Kerusuhan suporter setelah Tragedi Kanjuruhan (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/pras)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Tragedi Kanjuruhan menempati urutan nomor 2 sebagai peristiwa yang paling banyak memakan korban jiwa dalam sejarah persepakbolaan dunia versi Priceonomics.com. Pasca-kejadian tersebut, masih saja ada kericuhan yang melibatkan suporter maupun aparat keamanan di Indonesia.

Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 yang memakan korban jiwa hingga 134 orang ini menjadi catatan kelam persepakbolaan Indonesia, bahkan juga dunia.

Pasca-tragedi Kanjuruhan, masih saya ada keributan dan kericuhan di sepak bola Indonesia. Ada yang melibatkan suporter dengan aparat keamanan, antar-suporter dua klub yang bertanding hingga sesama suporter satu klub.

Mojok mencatat sudah ada 5 kasus kericuhan di persepakbolaan Indonesia pasca-tragedi di Malang yang belum genap setahun itu.

#1 Rusuh antara suporter PSIS Semarang dengan aparat kepolisian

Tepat pada Jumat, 7 Februari 2023, laga antara PSIS Semarang dengan Persis Solo yang bertempat di Stadion Jatidiri Semarang berjalan ricuh. Bukan keributan antar masing-masing suporter. Melainkan aparat kepolisian dengan pendukung PSIS Semarang.

Sejak awal, derby Jateng tersebut diumumkan hanya boleh terselenggara tanpa penonton. Tapi, pihak Panpel malah menjual tiket. Walhasil suporter PSIS Semarang banyak yang kecewa dan memaksa masuk stadion.

Akibat situasi yang makin tidak kondusif, aparat kepolisan membubarkan massa dengan menggunakan water canon dan menembakan gas air mata.

#2 Kericuhan suporter PSIS Semarang VS PSS Sleman

Masih di Jatidiri, kericuhan suporter mewarnai laga PSIS Semarang melawan PSS Sleman yang berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang pada Minggu, 02 April 2023. Kericuhan ini bermula saat para suporter adu yel-yel hingga membuat keduanya memanas dan saling lempar.

Walaupun sempat mereda, kericuhan kembali terjadi saat suporter PSS Sleman menjebol pagar pembatas. Beberapa Snex, suporter PSIS Semarang, ikut turun ke stadion. Akibat dari kerusuhan itu, beberapa suporter mengalami luka-luka.

Wasit sempat menunda pertandingan, kemudian berlanjut lagi yang membuat score menjadi 5-2 dengan kemenangan PSIS Semarang.

#3 Kerusuhan di pertindangan Persib Bandung vs Persis Solo

Selang dua hari dari kericuhan nomor 2, kericuhan lain mewarnai pertandingan Persib Bandung melawan Persis Solo pada Selasa, 4 April 2023. Pertandingan ini berlangsung di Stadion Pakansari Bogor. Kerusuhan antarsuporter Persis Solo dan Persib Bandung terjadi pada babak kedua.

Menurut kabar yang beredar, awal mula kerusuhan ini terjadi saat oknum suporter Persis Solo menyalakan petasan di tribun selatan. Karena tidak terima dengan nyala petasan dan juga provokasi, suporter Persib Bandung meladeni mereka.

Lemparan kursi, botol, dan lain sebagainya tak terelakan. Wasit pun akhirnya menunda pertandingan sekitar 13 menit. Lalu berlanjut lagi yang pada akhirnya laga dimenangkan oleh Persib dengan score 3 -1.

#4 Bentrok antarsuporter Persis Solo

Bentrokan tak hanya terjadi antarsuporter lawan dan suporter melawan aparat kepolisian, bentrok lainnya juga terjadi antar sesama pendukung kesebelasan. Seperti yang terjadi antar pendukung Persis Solo Garis Keras (GK) dengan B6. Kerusuhan in terjadi setelah laga antar Persis Solo melawan Persebaya Surabaya pada Sabtu, 1 Juli 2023 di Stadion Manahan, Solo.

Iklan

Dilansir dari Harian Jogja, kerusuhan bukan hanya pecah di sekitar Pasar Gilingan dan Panggung Solo, melainkan meluas hingga wilayah Palur, Karanganyar. Nasib nahas juga harus menimpa beberapa orang. Setidaknya ada empat korban luka-luka dari bentrokan tersebut: seorang perempuan dan tiga laki-laki.

#5 Pendukung Arema menyusup saat laga melawan Persik Kediri

Saat laga Persik Kediri melawan Arema Malang pada Sabtu, 15 Juli 2023 di Stadion Brawijaya, Kediri, sejumlah suporter Arema Malang menyusup masuk ke dalam stadion.

Hal itu jelas menyulut kemarahan dari suporter Persik Kediri. Lantaran ada kesepakatan bahwa Liga 1 2023-2024 tidak diperkenankan untuk dihadiri oleh suporter tamu. Beruntungnya, aparat kepolisian segera mengevakuasi puluhan suporter Arema hingga kemudian memulangkan mereka.

Penulis: Khoirul Atfifudin
Editor: Iradat Ungkai

BACA JUGA Cerita Seorang Bapak yang Anak Perempuannya Jadi Korban di Tragedi Kanjuruhan

 

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

 

Terakhir diperbarui pada 8 Agustus 2023 oleh

Tags: Sepak BolaSuportertragedi kanjuruhan
Khoirul Atfifudin

Khoirul Atfifudin

Penyuka musik dan tertarik menulis.

Artikel Terkait

Saya Sadar Betapa “Mengerikannya” Judi Bola Tarkam Setelah Mengobrol dengan Bandar Lokal.MOJOK.CO
Ragam

Saya Sadar Betapa “Mengerikannya” Judi Bola Tarkam Setelah Mengobrol dengan Bandar Lokal

7 Januari 2026
Aksi Joyce Beatricia Adana Putri Bintang, pemain tengah tim KU 10 SDN Cemara Dua di ajang MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 1 2025 yang berlangsung di Lapangan Kota Barat, Sabtu (1/11) MOJOK.CO
Olah Raga

1.736 Siswi dari 92 Sekolah di Solo Raya Ikuti MilkLife Soccer Challenge Seri 1

1 November 2025
Orang yang Kasar pas Main Mini Soccer Baiknya Memang Dipegangin Kepalanya Bareng-bareng, Lalu Dijedotin ke Gapura 182 Kali
Pojokan

Orang yang Kasar pas Main Mini Soccer Baiknya Memang Dipegangin Kepalanya Bareng-bareng, lalu Dijedotin ke Gapura 182 Kali

27 Juni 2025
SD Kanisius Duwet Juara MilkLife Soccer Challenge 2025: Berawal dari Anak-anak yang Takut Bola MOJOK.CO
Ragam

SD Kanisius Duwet Juara MilkLife Soccer Challenge 2025: Berawal dari Anak-anak yang Takut Bola

23 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mohammad Zaki Ubaidillah, dari Sampang, Madura dan langkah wujudkan mimpi bulu tangkis di Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan Jakarta MOJOK.CO

Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan

19 Januari 2026
Olin, wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) pada 2025. MOJOK.CO

Pengalaman Saya sebagai Katolik Kuliah di UMMAD, Canggung Saat Belajar Kemuhammadiyahan tapi Berhasil Jadi Wisudawan Terbaik

14 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
InJourney salurkan bantuan pascabencana Sumatra. MOJOK.CO

Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM

17 Januari 2026
Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.