Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

21.000 Perusahaan di Indonesia Diduga Mengalami Kebocoran Data, Dijual 50 Ribu Dollar AS

Agung Purwandono oleh Agung Purwandono
19 Agustus 2022
A A
kebocoran data mojok.co

Sebanyak 21 ribu perusahaan diduga mengalami kebocoran data. (Photo by Markus Spiske on Unsplash)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sebanyak 21.000 perusahaan di Indonesia, termasuk kantor cabang perusahaan asing didunga mengalami kebocoran data. Ada 347 gigabita (GB) data penting dari perusahaan tersebut yang dijual di situs hacker.

Pakar keamanan siber, Dr. Pratama Persadha memandang perlu forensik digital guna membongkar celah keamanan mana yang peretas pakai.

“Perlu forensik digital untuk mengetahui celah keamanan mana yang peretas pakai untuk menerobos. Apakah dari sisi SQL (standard query language) sehingga diekspos SQL injection atau ada celah keamanan lain?” kata Pratama Persadha melalui percakapan WhatsApp kepada ANTARA di Semarang, Kamis malam.

Pratama yang juga Ketua Lembaga Riset Siber Indonesia CISSReC mengemukakan hal itu ketika merespons postingan dari situs yang berada di darkweb berjudul “347GB Confidential documents of 21.7K Indonesia Companies + Foreign Companies (branch),” yang berarti ada sebanyak 347 gigabita dokumen penting dari 21.000 perusahaan Indonesia dan perusahaan asing yang bercabang di Indonesia.

Situs ini beralamatkan di breached(dot)xx, yaitu situs forum peretas yang mirip dengan RaidForums. Postingan ini pada tanggal 15 Agustus 2022 oleh akun bernama Toshikana yang menggungah sample data secara gratis.

Dari pengakuan pengunggah, kata Pratama, data ini dijual sebesar 50.000 dolar Amerika Serikat. Untuk meyakinkan pembeli, akun tersebut membagikan dua sample database dengan format zip yang bernama Standard.zip berukuran 296 megabita dan Big.zip berukuran 675 kilobita.

Pada saat data tersebut dibuka, kata dia, memang benar banyak data perusahaan yang bocor. Sebagian berisi KTP, NPWP komisaris dan direksi. Ada juga perizinan perusahaan, seperti surat izin usaha perdagangan (SIUP), nomor induk berusaha (NIB), SPT, dan akta perusahaan.

Perlu penguatan sistem komputer di pemerintahan dan swasta

Pengunggah data tersebut, lanjut Pratama, mengklaim data sebesar 347 gigabita ini berisi kartu tanda penduduk (KTP) dan nomor pokok wajib pajak (NPWP) direksi dan komisaris. Juga NPWP perusahaan, dan kartu keluarga (KK) pemegang saham.

Selain itu, beberapa paspor pengurus perusahaan, akta pendirian perusahaan dan akta perubahan perusahaan. Surat pengukuhan pengusaha kena pajak, pendaftaran perusahaan, izin usaha, laporan keuangan, laporan rugi laba. Serta catatan transfer, rekening koran, surat pemberitahuan tahunan (SPT), surat keterangan domisili, rekonsiliasi bank, dan banyak lagi.

Menurut Pratama, sebenarnya siapa pun bisa mengunduh data tersebut. Si pengunggah data tersebut juga tidak memberikan keterangan dari mana data perusahaan Indonesia dan perusahaan asing yang bocor tersebut berasal. Akan tetapi, sampai saat ini belum diketahui dari mana sumber kebocoran data ini.

Ia memandang penting Pemerintah gencar dan terus-menerus menanamkan kesadaran akan pentingnya perlindungan data. Secara teknologi, misalnya, dapat menggunakan enkripsi sehingga data bocor tetap masih terlindungi.

Tidak lupa juga penguatan sistem komputer di pemerintahan maupun swasta, salah satunya bisa dipaksa dengan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).

“Jadi, ada paksaan atau amanat dari UU PDP untuk memaksa semua lembaga negara melakukan perbaikan infrastruktur IT, SDM, bahkan adopsi regulasi yang pro pengamanan siber,” kata Pratama.

Pratama lantas menekankan, “Tanpa UU PDP maka kejadian peretasan seperti situs pemerintah akan berulang kembali.”

Iklan

Sumber: Antara
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA: Netizen Lapor Kebocoran Data, Admin BPJS Kesehatan: Harap Diabaikan saja

Terakhir diperbarui pada 19 Agustus 2022 oleh

Tags: datahackerkebocoran data
Agung Purwandono

Agung Purwandono

Jurnalis di Mojok.co, suka bercocok tanam.

Artikel Terkait

situs fib ugm diretas mojok.co
Pendidikan

Situs FIB UGM Sempat Diretas Hacker yang Mengirim Pesan Soal Jual Beli Konten Seksual

24 Oktober 2022
peretasan jurnalis mojok.co
Kilas

Peretasan Terhadap Jurnalis dan Aktivis Punya Pola yang Sama

27 September 2022
peretasan narasi mojok.co
Kilas

Kronologi Peretasan Awak Narasi, 24 Kru dan Mantan Karyawan Jadi Korban

26 September 2022
RUU PDP Sudah Disahkan, Data Pribadi akan Lebih Aman Mojok.co
Hukum

RUU PDP Sudah Disahkan, Data Pribadi akan Lebih Aman?

20 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Innova Reborn, Mobil Terbaik Toyota dan Zenix Tetap Menyedihkan MOJOK.CO

Innova Reborn Mobil Terbaik Sepanjang Masa, Toyota Saja Tidak Rela Menyuntik Mati dan Zenix Tetap Saja Menyedihkan

10 Februari 2026
Dat, pemuda dengan 3 gelar universitas putuskan tinggalkan kota demi bangun bisnis budidaya jamur di perdesaan MOJOK.CO

Cabut dari Kota Tinggalkan Perusahaan demi Budidaya Jamur di Perdesaan, Beberapa Hari Raup Jutaan

4 Februari 2026
Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan Lebih Mudah Diterima daripada Gagal Jadi Sarjana Hukum UGM MOJOK.CO

Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM

5 Februari 2026
Sinefil.MOJOK.co

Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

9 Februari 2026
karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO

Bagi Pekerja Bergaji Dua Digit “Nanggung” di Jakarta, Menyewa Apartemen di Tengah Kota Lebih Baik Ketimbang Ambil KPR di Pinggiran

9 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026

Video Terbaru

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

7 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.