Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Tips Memahami Maksud di Balik Ucapan Cewek

Iqbal Aji Daryono oleh Iqbal Aji Daryono
30 Agustus 2014
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Menjadi cowok yang baik bagi pacarnya tak cukup dengan romantis, perhatian, suka kasih kejutan, dan gemar bertanya “udah makan, Sayang?” Tidak segampang itu. Menjadi pacar yang baik juga menuntut kecerdasan yang mencukupi. Dan salah satu indikator atas intelegensi-yang-layak-pakai adalah sikap cepat tanggap, sigap memberikan respons.

Kaum perempuan itu, kata John Gray, datang dari Planet Venus. Mereka suka sanepa. Nggak hobi blak-blakan, ogah to the point. Dari mulut mereka yang muncul hanyalah kiasan demi kiasan. Nah, tepat di titik-titik itulah kamu sebagai lelaki sejati ditantang untuk sigap dan cerdas, agar lekas memahami maksud terselubungnya. Bila berhasil, kamu akan memegang kunci sebuah hubungan yang mesra dan langgeng. Berikut beberapa contoh ucapan kaum hawa dan makna tersembunyi di baliknya.

1. Cewekmu bilang: “Papah mau kamu lulus semester depan, Beib. Biar kita bisa cepetan merit.”

Segeralah tanggap. Ketika kamu menyadari beban teori kuliahmu masih nyisa 20%, sementara ada lima mata kuliah yang harus diulang, lagipula skripsimu baru pada level cita-cita, maka kamu harus mengerti maksud sebenarnya: pacarmu minta putus.

2. Cewekmu bilang: “Beib, Mamah pingin punya mantu PNS.”

Segeralah tanggap. IPK-mu berposisi pada kuadran mengharukan—pacarmu tahu pasti bahwa mustahil bagimu mengejar angka dua koma dalam empat semester ke depan. Dia juga tahu banget bapakmu bukan Tuan Takur yang bisa jual sawah untuk ongkos ‘lolos seleksi’ PNS. Maka, kamu harus sadar kenyataan: pacarmu minta putus.

3. Cewekmu bilang: “Beib, aku sayang kamu. Tapi keluargaku pada nggak suka lihat tato kepik di lehermu.”

Segeralah tanggap. Dia tidak sedang mempermasalahkan rambut gondrong yang bisa dipotong, atau selera pilihan warna baju yang bisa kau ganti kapan saja. Ia bicara tato. Tato, Bung! Ia sedang memberimu pilihan sulit. Menghapus tatomu butuh ongkos jauh di luar kuasa kantongmu. Menambalnya dengan tato yang lebih besar—tato Garuda Pancasila atau Upin-Ipin, misalnya—bisa-bisa memunculkan masalah baru. Atau sebenarnya cewekmu mau kamu menghapus tatomu dengan setrika? Kalo memang gitu, sekali lagi tanggaplah: pacarmu minta putus.

4. Cewekmu bilang: “Beib, aku tau kita ini saling sayang. Tapi kamu lahirnya Jumat Wage, sementara aku Rabu Kliwon. Eyangku keberatan dengan kombinasi itu.”

Segeralah tanggap. Emang kamu bisa mengubah hari lahirmu? Inilah yang sebenarnya terjadi: cewekmu minta putus.

5. Cewekmu bilang: “Beib, aku masih mau kita lanjut. Tapi Ayahnya Dita kayaknya udah mulai curiga sama kita..”

Segeralah tanggap. Jangan ganggu bini orang.

Terakhir diperbarui pada 8 November 2018 oleh

Tags: hubunganucapan cewek
Iqbal Aji Daryono

Iqbal Aji Daryono

Penulis dari Bantul. Lulusan Sastra Jepang, UGM.

Artikel Terkait

Kapankah Saat yang Tepat untuk Putus Cinta? | Semenjana Eps. 6
Video

Kapankah Saat yang Tepat untuk Putus Cinta? | Semenjana Eps. 6

3 Maret 2025
ilustrasi 5 Cara Mencegah Pertengkaran yang Terjadi Akibat Salah Baca Google Maps mojok.co
Pojokan

5 Cara Mencegah Pertengkaran yang Terjadi Akibat Salah Baca Google Maps

28 September 2021
ilustrasi Ada Anggapan bahwa di Aplikasi Kencan, Cowok Bule Lebih Sopan ketimbang Cowok Lokal mojok.co
Pojokan

Ada Anggapan bahwa di Aplikasi Kencan, Cowok Bule Lebih Sopan ketimbang Cowok Lokal

21 Agustus 2021
kakak-adik
Pojokan

Memahami Hubungan Aneh Kakak-Adik: Saling Menyayangi Namun Tetap Penuh Persaingan, Perseteruan, dan Perdebatan

20 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pom mini warung madura kini jadi solusi di tengah antrean panjang SPBU yang tidak masuk akal MOJOK.CO

Strategi Hindari Antrean SPBU Tak Efektif Lagi, Isi Bensin di Pom Mini Warung Madura Jadi Solusi Asal Tak Pakai Logika Takaran

18 Juli 2026
Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026
Beralih dari profesi dokter ke petani di Klaten. MOJOK.CO

Resah Jadi Dokter: Tangani Pasien Petani dengan Keluhan Sama, Pilih Turun ke Sawah demi “Menyembuhkan” Tanah

13 Juli 2026
Yang Melelahkan bagi Disabilitas Tak Tampak Bukan Penyakitnya, tetapi Harus Terus Membuktikan Diri Sakit MOJOK.CO

Yang Melelahkan bagi Disabilitas Tak Tampak Bukan Penyakitnya, tetapi Harus Terus Membuktikan Diri Sakit

13 Juli 2026
Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya MOJOK.CO

Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya

18 Juli 2026
Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi MOJOK.CO

Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi 

13 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.