Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Warteg Kharisma Bahari Siap Menjadi Legenda Baru di Jogja Menggantikan Warung Bu Spoed

Moddie Alvianto W. oleh Moddie Alvianto W.
6 September 2023
A A
Warteg Kharisma Bahari vs Warung Bu Spoed: Pertarungan Legenda Jogja MOJOK.CO

Ilustrasi Warteg Kharisma Bahari vs Warung Bu Spoed: Pertarungan Legenda Jogja. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Apakah waralaba Warteg Kharisma Bahari cukup mumpuni untuk menggeser status legenda milik Warung Bu Spoed? Memang semampu itu?

Selama satu tahun ke belakang, saya mengamati ada sebuah pergerakan masif dari sebuah entitas bisnis. Namanya Warteg Kharisma Bahari dan mereka tumbuh dengan cepat di Jogja. Terakhir, salah satu franchise mereka baru saja buka di samping warung legendaris, yaitu Bu Spoed, yang beralamat di Jalan Ibu Ruswo No.32, Prawirodirjan, Kecamatan Gondomanan, Kota Jogja.

Spoed & Bahari sekarang jejer, satu atap. Pilih mana? pic.twitter.com/yJBVobQpWJ

— paksi raras alit (@paksiraras) September 4, 2023

Pergerakan Warteg Kharisma Bahari di Jogja tentu sebuah langkah bisnis biasa. Semua entitas bisnis pasti ingin berkembang, tidak terkecuali bisnis warung makan. Perkembangannya bisa berupa membuka cabang dengan sistem milik sendiri atau franchise. Kalau sudah begitu, urusannya tinggal menentukan lokasi dan perizinan, bukan? Yah, gampangnya seperti itu.

Situasi menjadi sangat menarik ketika Warteg Kharisma Bahari membuka cabang di samping warung Bu Spoed. Setidaknya hal ini menarik untuk saya. Bagi saya, ini adalah sebuah pertarungan bisnis cukup yang seru untuk diamati. Mirip seperti pertarungan lokasi antara Indomaret vs Alfamart.

Warga Jogja menerima kehadiran Warteg Kharisma Bahari dengan baik

Sejauh pengamatan saya, Mojok sendiri sudah cukup banyak mengulas tema Warteg Kharisma Bahari di Jogja. Sementara itu, lewat pengamatan di lapangan, saya melihat kalau warga Jogja juga sudah menerima kehadiran brand warteg ini. Salah satunya adalah 2 teman yang langsung mencoba makan ketika Kharisma Bahari buka di Jalan Damai, Sleman.

Komentar mereka juga positif. Kebanyakan memuji banyaknya pilihan lauk dan kesegaran dari sayur yang disajikan. Maklum, di Sleman dan Kota Jogja sendiri kita bisa kesulitan mencari sayur sebagai lauk makan malam. Nah, Kharisma Bahari berhasil menjawab tantangan itu.

Selain itu, pengelola Warteg Kharisma Bahari sendiri menyimpan cita-cita untuk “memperpendek” jarak antara warteg satu dengan lainnya. 

Saat ini, pengelola Kharisma Bahari mengaku masih mengatur agar jarak antara satu outlet dengan yang lain ada di radius 1 kilometer. Nantinya, dia ingin memperpendek radius tersebut menjadi sekitar 500 meter. “Nanti kalau sudah semakin banyak akan sedikit kami dekatkan radiusnya,” ujarnya seperti dikutip Mojok.

Dan, kemunculan cabang Kharisma Bahari di samping Bu Spoed menjadi buktinya. Selain mendekatkan radius, situasi ini menjadi gambaran bahwa mereka “siap bersaing” dengan legenda Jogja. Pertanyaannya, apakah Kharisma Bahari memang bisa “mengalahkan” Bu Spoed?

Baca halaman selanjutnya: Apakah status legenda Warung Bu Spoed bisa digeser?

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 6 September 2023 oleh

Tags: JogjaKuliner Jogjanasi ramesrameswartegwarteg kharisma bahariwarung bu spoed
Moddie Alvianto W.

Moddie Alvianto W.

Analis di RKI. Tinggal di Yogyakarta.

Artikel Terkait

Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO
Ragam

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Kos horor di Jogja.MOJOK.CO
Ragam

5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku

12 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)
Pojokan

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
Mobilitas bus pariwisata menjadi tantangan tersendiri bagi Kawasan Sumbu Filosofi (KSF) dan tata kelola di Jogja MOJOK.CO
Liputan

Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata

10 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital: Harga RAM Makin Nggak Ngotak MOJOK.CO

Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal

16 Januari 2026
Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Olin, wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) pada 2025. MOJOK.CO

Pengalaman Saya sebagai Katolik Kuliah di UMMAD, Canggung Saat Belajar Kemuhammadiyahan tapi Berhasil Jadi Wisudawan Terbaik

14 Januari 2026
Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa. MOJOK.CO

Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa

12 Januari 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO

Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan

14 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.