Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Pertama Kalinya Mengurus Ganti Plat Nomor di Samsat, Awalnya Optimis Lama-Lama Menangis

Anisah Meidayanti oleh Anisah Meidayanti
13 Oktober 2025
A A
Samsat Mempersulit Hidup, Bahkan Lewat Calo Saja Tidak Beres MOJOK.CO

Ilustrasi Samsat Mempersulit Hidup, Bahkan Lewat Calo Saja Tidak Beres. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Saya pulang dari samsat dengan kekecewaan. Saya hanya bisa menangis melihat segala praktik konyol yang isinya hanya menyusahkan warga. 

Di tengah normalisasi calo ketika mengurus sesuatu di samsat, saya mencoba untuk lewat jalur jujur. Jadi, sebelumnya, saya tidak pernah mengurus ganti plat nomor sepeda motor yang selama bertahun-tahun ini saya pakai. Ini pengalaman pertama saya.

Alasannya, karena nama pemilik motor yang saya pakai adalah nama bapak saya. Lantaran bapak telah meninggal, saya kini harus mengurus pribadi plat nomor motor yang habis masanya setiap lima tahun sekali ini.

Sebelum masa jatuh tempo, saya telah mengumpulkan banyak informasi. Mulai dari saudara, tetangga, mencari di Google hingga Chat GPT. Lantaran saya harus mengurus motor yang nama pemiliknya telah tiada, saya pun mempersiapkan diri untuk menjalani proses balik nama dari hasil informasi yang telah saya kumpulkan sebulan sebelumnya. 

Ada saran dari berbagai pihak untuk pakai calo saja ketika mengurus di samsat. Kata mereka, proses balik nama jauh lebih ribet dan memakan lebih banyak waktu. 

Kebetulan, ada tetangga saya ada yang berprofesi sebagai calo. Dia menawarkan diri dengan begitu santai dan yakin bahwa urusan plat nomor ini akan selesai dengan cepat, tidak sampai sehari. 

Tetangga saya yang calo itu juga menyarankan untuk tidak usah balik nama. Cukup pakai KTP bapak saya saja karena jika balik nama prosesnya akan lebih susah.

Dipaksa buat merasakan kesusahan di tengah dunia yang serba mudah

“Emang sesusah apa, sih, di samsat?” Tanya saya penasaran. Sang calo menjelaskan kalau nanti butuh surat ahli waris, akta kematian, dan lainnya. Saya tidak merasa keberatan, karena memang semua berkas yang disebutkan, keluarga saya sudah mengurus dan memilikinya. 

Hanya saja, saya malas membawa berkas-berkas tersebut, apalagi harus fotokopi dan membawa map. Perlu diketahui bahwa untuk memperpanjang STNK dan plat nomor dengan masa lima tahun, harus melalui proses offline karena ada cek fisik di samsat. Menurut laman CNN, proses digital melalui aplikasi Samsat Online Nasional (SAMONAS) hanya berlaku untuk urusan STNK dan pajak tahunan. 

Untuk memastikan informasi, saya mengunjungi samsat untuk konfirmasi. Sebelumnya, saya sudah berusaha untuk cek dengan melihat website resmi info samsat. Tapi, tidak ada info detail perihal balik nama pemilik yang telah meninggal. Informasi yang tersedia hanya balik nama kendaraan bekas, yang berbeda Kartu Keluarga (KK).

Awalnya saya bertemu dengan satpam. Lebih lanjut, diarahkan ke petugas samsat. Mereka menjelaskan dengan baik. Saya merasa optimis dan yakin untuk menjadi warga negara yang sesuai slogan yang tertempel di berbagai area kantor samsat tersebut “Abaikan Calo! Urus Sendiri di Samsat dengan Mudah dan Cepat”

Ordal samsat malah menawarkan diri sendiri

Awalnya saya memang merasa optimis, taat, dan jujur. Hanya berselang sekitar lima menit, rasa optimis saya mendapat ujian. 

Tiba-tiba ada yang keluar dari area tempat saya bertanya informasi. Dia memakai seragam dengan tulisan SAMSAT di bagian punggung. Awalnya mereka mengajak ngobrol basa-basi, rumah saya di mana, nama saya siapa, dan aktivitas saya apa.

Hingga akhirnya mereka mengeluarkan kalimat yang membuat saya bingung “Mbak kami bantu aja bisa, kok” ucapnya. “Jangan pakai calo, ya, Mbak, biayanya makin mahal nanti. Dibantu sini aja langsung bisa.”

Iklan

Saat itu saya benar-benar nggak paham maksudnya apa. Saya merespons, “Maksudnya dibantu itu gimana, Pak? Saya memang nggak ada rencana pakai calo.”

Si bapak malah cengangas cengenges. “Mbak ada kenalan nggak yang kerja di sini?” Saya pun menjawab “Kerja di Samsat ini? Nggak ada, Pak”

Bapak tersebut dengan santainya mendekat dengan saya dan berbisik, “Saya urus, Mbak” terangnya.

Saya menjawab: “Pak, makasih, ya! Saya besok coba urus dulu sendiri, makasih, ya penjelasannya,” ucap saya sambil pergi meninggalkan kantor samsat.

Saat keluar samsat, saya chat seorang teman. Teman saya menjawab:

“Mereka nyuruh nggak pakai calo, tapi ternyata mereka sendiri adalah calonya. Sepertinya mereka ingin menikmati lebih banyak, karena kalau pakai calo, duitnya dibagi lagi buat calo. Mungkin gitu.”

Baca halaman selanjutnya: Awalnya optimis, akhirnya menangis.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 13 Oktober 2025 oleh

Tags: calocalo samsatcek fisik kendaraanganti plat nomorsamsatsyarat ganti plat nomor
Anisah Meidayanti

Anisah Meidayanti

Social Media Specialist yang secara personal malah JOMO (Joy of Missing Out).

Artikel Terkait

Orang desa ogah bayar pajak motor (perpanjang STNK) di Samsat MOJOK.CO
Sehari-hari

Orang Desa Ogah Bayar Pajak Motor (Perpanjang STNK), Lebih Rela Motor Disita daripada Uang Hasil Kerja Tak “Disetor” ke Keluarga

19 Februari 2026
Terminal Bungurasih Surabaya.MOJOK.CO
Ragam

Pertama Kali Naik Bus di Terminal Bungurasih Surabaya Langsung Bisa “Menaklukkan” Calo, Menjual Cerita Sedih adalah Kunci

3 Agustus 2025
Pertama kali ke kantor Samsat: niat taat bayar pajak malah ke uring-uring petugas hanya karena kebingungan, hanya temukan kebaikan dari tukang parkir dan satpam MOJOK.CO
Ragam

Pertama Kali ke Samsat Langsung Kapok: Tak Dibantu saat Bingung Malah Dimarahi, Hanya Nemu Keramahan dari Tukang Parkir dan Satpam

27 Juni 2025
Kegelisahan Satpam Samsat yang Tak Kuasa Mengubah Sistem MOJOK.CO
Esai

Ironi dan Sunyi di Balik Pagar Samsat: Keresahan Satpam Samsat yang Tak Kuasa Mengubah Sistem

24 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Penerima beasiswa LPDP prasejahtera asal Ngawi lolos S2 di UGM Jogja (Mojok.co/Ega Fansuri)

Pernah Hidup dari Belas Kasih Tetangga, Anak Muda Asal Ngawi Lolos Beasiswa S2 LPDP UGM padahal Merasa “Tidak Pantas”

23 Februari 2026
Pakai hp android Samsung S26 terintimidasi user iPhone. Tapi tak berpaling karena Samsung lebih berguna dari iPhone yang hanya memperdaya pengguna MOJOK.CO

Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya

26 Februari 2026
Bisnis coffe shop, rumah dekat kafe, jogja.MOJOK.CO

Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur

26 Februari 2026
Bukber, ASN, kantor.MOJOK.CO

Ikut Bukber Kantor di Acara ASN Itu Bikin Muak: Isinya Orang Cringe dan Seksis yang Bikin Risih, tapi “Haram” Buat Ditolak

22 Februari 2026
Pemilik kos di Depok, Sleman, Jogja muak dengan tingkah mahasiswa asal Jakarta yang kuliah di PTN/PTS Jogja MOJOK.CO

Pemilik Kos di Jogja Muak dengan Tingkah Mahasiswa Jakarta: Tak Tahu Diri dan Ganggu Banget, Ditegur Malah Serba Salah

20 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.