Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Purwokerto Itu Bukan Kota dan Bukan pula Kecamatan, tapi Sebuah Daerah yang Terbuat dari Tumpukan Salah Paham

Wahyu Tri Utami oleh Wahyu Tri Utami
3 Januari 2024
A A
Purwokerto Terbuat dari Tumpukan Salah Paham MOJOK.CO

Ilustrasi Purwokerto Terbuat dari Tumpukan Salah Paham. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Purwokerto adalah rumah sekaligus tempat pulang ternyaman bagi para penghuninya atau siapa saja yang pernah datang untuk mencari ilmu di sana.

Ada beberapa kesalahpahaman soal Purwokerto. Satu yang paling populer adalah bahwa ia sering disebut sebagai kota, padahal bukan. Di Purwokerto tidak ada wali kota, jadi tidak bisa kita sebut sebagai Kota Purwokerto.

Daerah ini juga bukan termasuk kecamatan karena terbagi dalam 4 kecamatan, yaitu Purwokerto Timur, Purwokerto Barat, Utara, dan Selatan. Kabupaten Purwokerto? Bukan juga, karena Purwokerto adalah ibu kota Kabupaten Banyumas.

Lalu Purwokerto ini apa? Singkatnya, sebuah daerah di Kabupaten Banyumas yang terbagi menjadi 4 kecamatan. Unik memang, dan cukup bikin salah paham. Perdebatan soal apakah kota atau kecamatan sudah bisa menyamai adu argumen bubur diaduk atau tidak diaduk.

Penyebutan menggunakan istilah “kota” sendiri sudah cukup umum karena orang-orang dari luar daerah kerap mengatakan “mau ke kota” tiap hendak bepergian ke pusat-pusat perbelanjaan. Alhasil, Kota Purwokerto menjadi istilah yang lazim digunakan.

Sempat muncul wacana untuk menjadikan daerah ini sebagai kota tersendiri, lepas dari Kabupaten Banyumas dan memiliki wali kota sebagai kepala daerah. Tapi, hal ini konon belum bisa diwujudkan karena dikhawatirkan akan muncul ketimpangan dengan Kabupaten Banyumas. Maklum, perekonomian Kabupaten Banyumas sebagian besar berdenyut di sekitaran Purwokerto.

Purwokerto sering dianggap sama dengan Purwakarta dan Purworejo 

Kesalahpahaman lain yang sering muncul adalah mengira Purwokerto merupakan daerah yang sama dengan Purwakarta atau Purworejo. Padahal ketiganya terpaut jarak yang cukup jauh.

Purwakarta berada di Jawa Barat, sementara Purworejo terletak di Jawa Tengah dan berbatasan langsung dengan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kebetulan saja namanya mirip-mirip. Persis kasusnya dengan Purbalingga dengan Probolinggo atau Banjarnegara dengan Bojonegoro.

Logat Ngapak yang biasa digunakan oleh orang-orang di Kabupaten Banyumas dan sekitarnya, kerap salah dipahami sebagai sebuah bahasa tersendiri. Padahal bukan, ya. Ngapak itu salah satu dialek dalam Bahasa Jawa. Kosakata dan pelafalannya yang khas kadang membuat orang-orang luar Banyumas bereaksi “coba dong ngomong ngapak” saat bertemu dengan orang Banyumas.

Baca halaman selanjutnya: Soal mendoan dan romantisasi, daerah ini pun lekat dengan salah paham.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 3 Januari 2024 oleh

Tags: banyumasjawa tengahkota purwokertoMendoanmendoan asliPurwokertoPurwokerto City Centerumr purwokerto
Wahyu Tri Utami

Wahyu Tri Utami

Pembaca buku, penonton film, penulis konten. Sesekali jadi penyelam andal (di internet, bukan di air).

Artikel Terkait

Kisah sebuah desa di Kebumen, Jawa Tengah, yang bangkit dari kemiskinan MOJOK.CO
Kilas

Cerita Desa di Kebumen Bangkit dari Kemiskinan: Punya Rumah Layak Huni, Modal Usaha, hingga Pengembangan Peternakan

14 Juli 2026
Koperasi Kelurahan di Banjarsari, Surakarta, bukukan omzet ratusan juta MOJOK.CO
Kilas

Cerita Koperasi di Banjarsari Surakarta: Berawal dari Garasi, Bukukan Omzet Ratusan Juta?

12 Juli 2026
Refleksi untuk orang tua di Jawa Tengah (Jateng): punya peran penting awasi anak agar tidak sibuk main gadget MOJOK.CO
Kilas

Refleksi untuk Orang Tua di Jateng agar Gadget Tak Kuasai Rumah hingga Anak Lebih Sibuk Tenggelam dalam Layar

29 Juni 2026
Peluncuran logo dan maskot MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah MOJOK.CO
Kilas

MTQ Nasional XXXI Jateng: Warna Baru Festival Al-Qur’an Terbesar dan Adem Ayem di Semarang

25 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan MOJOK.CO

Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan

19 Juli 2026
Lulus SMA nekat kerja ke Jakarta untuk jadi cleaning service. MOJOK.CO

Modal Ijazah SMA Kerja Jadi Cleaning Service di Jakarta demi Lulus Sarjana, Kini Pilih Resign untuk Keliling Indonesia

22 Juli 2026
Andromeda dan bajaj. MOJOK.CO

Sempat Larang Anak Kuliah di ITB hingga Akhirnya Luluh, Rela Tempuh Jogja-Bandung dengan Bajaj sebagai Penyemangat

24 Juli 2026
Beli Saham karena Finfluencer, Rugi Ditanggung Sendiri? MOJOK.CO

Beli Saham karena Finfluencer, Rugi Ditanggung Sendiri?

20 Juli 2026
Perjuangan masuk UGM.MOJOK.CO

Kehilangan Ayah Menjelang SNBT, Kini Berhasil Kuliah Gratis di UGM Meski Harus Belajar di Rumah Sakit

23 Juli 2026
Koperasi di Yogyakarta. MOJOK.CO

Hari Koperasi Nasional ke-79 di DIY: Sudah Saatnya Koperasi sebagai Sakaguru Perekonomian Nasional Nggak Lagi Gaptek

23 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.