Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Panduan Mudah untuk Menjatuhkan Jokowi

Puthut EA oleh Puthut EA
18 Mei 2015
A A
esai-panduan-mudah-jokowi-mojok
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Di Indonesia, ada dua posisi unik dalam ranah politik. Pertama adalah kaum yang kehidupan politik mereka hidup 5 tahun sekali, yakni ketika mau Pilpres. Harapan sebesar-besarnya dititipkan ke proses politik tersebut. Ketika Presiden mereka sudah terpilih, lalu mereka kecewa, maka yang dilakukan adalah menunggu pemilu selanjutnya untuk kembali menitip harapan. Begitu terus. Titipan harapan yang terus kandas itu tidak memberi pencerahan politik sama sekali. Ditipu elit politik berkali-kali tetap saja ikhlas. Luar biasa.

Kedua adalah kelompok yang setiap kali Pilpres telah menghasilkan Presiden terpilih, detik itu pula mereka ingin menjatuhkannya. Hampir sepanjang 5 tahun pula, hidup mereka diabdikan untuk menjatuhkan Presiden. Seakan tanpa isu penjatuhan Presiden mereka akan sesak napas. Terutama hal ini terjadi di era SBY. Tapi pada kenyataannya, SBY tetap jadi Presiden sampai masa jabatannya habis dan kemudian diganti Jokowi. Kini Jokowi yang ingin dijatuhkan.

Kedua kelompok unik tersebut sudah tentu perlu kita hormati. Bagaimanapun itu adalah bagian dari ekspresi politik anak bangsa. Bahkan saya ingin memberi sumbang saran terkait kelompok kedua, kelompok yang ingin menjatuhkan Jokowi.

Presiden Jokowi menurut hemat saya tidak terlalu sulit untuk dijatuhkan. Tidak seberat menjatuhkan SBY. Sebabnya ada dua.

Pertama, tidak ada partai politik satu pun yang benar-benar akan mempertahankan Jokowi menjadi Presiden jika dalam posisi agak sulit. Di mata para politikus partai politik, siapapun yang bisa menjanjikan keuntungan politiklah yang akan dibela. Kalau memang dengan menjatuhkan Jokowi berimbas pada keuntungan tersebut, mereka tidak akan keberatan.

Kedua, tingkat kepercayaan publik kepada Jokowi juga sudah menurun drastis. Sudah 7 bulan Jokowi berkuasa, tidak ada terobosan politik yang jelas, bahkan cenderung gagal memenuhi harapan politik rakyatnya dengan memilihmenteri yang tidak punya kapabilitas, membuat kebijakan BBM yang aneh, tidak punya sikap pada kasus KPK vs Polri, dan masih banyak lagi yang lain.

Tetapi menjatuhkan Jokowi tetap saja membutuhkan kiat yang tepat. Butuh panduan yang pas. Tidak bisa sembarangan. Setidaknya saya akan bagikan tiga tips penting.

Pertama, harus ada terobosan teknologi yang bisa menyabotase bunyi ‘klik’ di mesin rice cooker. Perubahan hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang lapar. Dengan hilangnya bunyi ‘klik’, nasi tidak bisa tanak. Kalau nasi tidak tanak maka rakyat lapar. Kalau rakyat lapar maka mudah untuk bergerak menuntut perubahan nasib mereka, termasuk menjatuhkan Presiden Jokowi.

Kedua, ketika melakukan demonstrasi, gantilah molotov dan batu biasa dengan batu akik. Niscaya polisi yang dilempar batu akik tidak akan menyerang para demonstran, tapi malah sibuk memunguti akik-akik yang ada. Di saat itulah, barisan massa rakyat akan dengan mudah melewati blokade aparat.

Ketiga, harus ada kepanikan di dunia ekonomi. Rakyat harus bekerjasama dengan lembaga yang bisa membuat hal itu terjadi. Salah satunya adalah dengan tiba-tiba BRI membuat kebijakan tutup satu bulan untuk memancing penarikan uang besar-besaran oleh nasabah di semua bank. Kenapa harus BRI, selain karena daya jangkaunya sampai jauh ke desa-desa, BRI-lah satu-satunya nama yang ada kata ‘rakyat’-nya yang benar-benar berdaya dan kaya. Kata ‘rakyat’ jika dilekatkan kepada lembaga non-BRI lebih sering melempem dan tidak menyenangkan. Tidak percaya? Lihat itu DPR.

Dengan tiga kiat itu saja, saya yakin Jokowi bisa dijatuhkan. Kalau sudah Jokowi jatuh, belajar dari peristiwa 98, maka jangan biarkan rezim mengambil alih sesuai logika politik mereka. Kekuasaan harus benar-benar ada di tangan rakyat. Jangan buru-buru potong rambut kayak senior-senior kalian angkatan 98 itu. Mereka pikir dengan Soeharto jatuh sudah menang. Akhirnya beginilah yang terjadi. Serba kentang. Serba tanggung.

Selamat mencoba menjatuhkan Jokowi!

Terakhir diperbarui pada 25 Januari 2019 oleh

Tags: AktivisAngkatan 98jokowi
Puthut EA

Puthut EA

Kepala Suku Mojok. Anak kesayangan Tuhan.

Artikel Terkait

Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Aktual

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO
Esai

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Afnan Malay: Membedah Hubungan Prabowo-Jokowi Setelah Pemilu dan Janji Program MBG
Video

Afnan Malay: Membedah Hubungan Prabowo-Jokowi Setelah Pemilu dan Janji Program MBG

18 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Diledek ibu karena merantau dari Jakarta ke Jogja. MOJOK.CO

Pekerja Jogja Pulang ke Jakarta setelah Sekian Lama, malah Diledek Ibu Saat Kumpul Keluarga karena Tak Bisa Sukses seperti Saudara Lainnya

29 Maret 2026
Gagal kuliah di PTN karena tidak lolos SNBP, padahal masih ada jalur SNBT dan UM UGM

Gagal Lolos SNBP UGM Bukan Berarti Bodoh, Seleksi Nilai Rapor Hanya “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tidak Menjamin Masa Depan

1 April 2026
Lewat Setu Sinau, Jalan Malioboro Kota Yogyakarta tidak hanya jadi tempat wisata. Tapi juga ruang edukasi untuk belajar budaya Jawa, termasuk aksara Jawa MOJOK.CO

“Setu Sinau” bikin Jalan Malioboro Tak Hanya Jadi Tempat Wisata, Tapi Juga Ruang Edukasi Aksara Jawa

29 Maret 2026
Naik pesawat Super Air Jet untuk mudik Lebaran ke Jogja

Terpaksa Naik Super Air Jet karena Tiket Murah, tapi Malah Dibikin “Plonga-plongo” karena Kelakuan Sok Asik Awak Kabin

1 April 2026
Ibu hamil kondisi mengandung bayi

Hampir Memiliki Anak Sudah Jadi Anugerah, Ibu Tak Apa Berjuang Mati-matian demi “Buah Hati” yang Belum Tentu Lahir ke Dunia

29 Maret 2026
anak kos ketakutan pasang gas di jogja. MOJOK.CO

Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”

2 April 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.