Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Kunci Jawaban Tes Wawasan Kebangsaan CPNS bagi Pendukung Khilafah

Iman Zanatul Haeri oleh Iman Zanatul Haeri
29 Oktober 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Berikut ini dilampirkan nasihat dan sebagian kunci jawaban Tes Wawasan Kebangsaan CPNS bagi para pendukung khilafah di negara thogut ini. Selamat menikmati.

Negara thogut ini sedang membuka lowongan pekerjaan untuk siapapun rakyat Indonesia yang ber-KTP Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ketahuilah, tantangan yang sangat berat bagi peserta tes pendukung khilafah adalah mengikuti tes yang materi jawabannya mengarah pada Ideologi Pancasila.

Nah, berikut ini beberapa materi inti Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) CPNS yang akan bertentangan dengan Pendukung Khilafah:

  1. Ideologi Pancasila
  2. Bela Negara
  3. Sejarah Pancasila
  4. Bhineka Tunggal Ika

Untuk itu, saya sengaja memberi sedikit nasihat dan panduan kunci jawaban bagi para pendukung khilafah di negara thogut ini. Berikut adalah empat di antaranya:

 

Pertama. Hadirin Pendukung Khilafah, ujian terberat antum adalah bertemu dengan soal Sejarah Pancasila.

Biasanya soal berkisar pada kelahiran Pancasila, tanggal-tanggal pentingnya hingga kesepakatan Pendiri Bangsa yang menghasilkan Pancasila yang diamini Negara Toghut yang kita tinggali ini.

Apabila antum menemukan soal tentang Kelahiran Pancasila, antum akan disuguhi cerita-cerita syirik dan bid’ah. Kuatkan hati antum. Kata Pancasila dicetuskan Moh Yamin. Untungnya doi ini orang Islam, tapi sayangnya sangat bangga dengan Sriwijaya dan Majapahit.

Tidak tanggung-tanggung, konsep Pancasila bisa ditemukan dalam bahasa Sanskerta (itu Hindu ya Akhi!), huruf palawa, dan tokoh kafir seperti Mpu Tantular. Ingat akhi, demi mulusnya perjuangan, pilih kata kunci itu. Kafir sebentar tak apalah, nanti kan tinggal syahadat lagi.

Antum harus ingat, Sejarah Pancasila itu isinya Soekarno semua. Hati-hati beliau ini Nasionalis Thogut! Sudah gitu, kiri temennya komunis lagi. Pada tanggal 1 Juni 1945 berpidato Soekarno di hadapan Sidang 1 BPUPKI dan beliau ketua Tim Sembilan Perumus Pancasila tanggal 22 Juni 1945.

Beliau juga Ketua PPKI pengesah UUD 1945 18 Agustus 1945. Kalau mau ditambah, beliau ini Proklamator juga, Presiden juga. Jangan lupa, antum harus teguhkan dalam hati kalau Piagam Jakarta 22 Juni yang diyakini punya Islam.

Tapi kalau jawab, tetep 18 Agustus 1945 yah?

Nggak apa-apa akhi-ukhti, yang penting jawab yang bener.

Termasuk pertanyaan kenapa orang-orang Islam setuju Piagam Jakarta dihilangkan 7 kata-katanya. Walaupun akhi-ukhti percaya Islam sedang dizalimi kafir, akhi-ukhti tetep harus jawab; “demi menjaga persatuan.”

Iklan

 

Kedua, hadirin always be kaffah, Sejarah Indonesia lebih merepotkan.

Soal-soal TWK CPNS akan berkisar antara kerajaan Hindu-Budha, sejarah kesultanan masa Kerajaan Islam Maritim, kolonialisme, sejarah Organisasi Pergerakan, masa pendudukan Jepang, Masa Kemerdekaan, hingga sekarang.

Hati-hati, akhi-ukhti, soal-soal kafir akan mengarahkan jawaban pada Sumpah Palapa Majapahit yang diucapkan Gajah Mada. Ingat GAJAH MADA ya bukan Gaj Ahmada!

Ya akhi, ingat tanggal-tanggal penting juga. Jangan lupa. Tanggal 20 Mei tahun 1901 hari kebangkitan Nasional, akhi. Jangan nyari jawaban Sultan Mehmed V atau VI, soalnya tidak ada Khilafah Ottoman di soal CPNS Negara Thogut.

Ingat cuma ada pilihan ganda A sampai E, jangan bikin F. Ingat Sumpah Pemuda ya akhi; ingat Tanah Air Indonesia, Bangsa Indonesia dan Bahasa Indonesia itu terjadi tanggal 28 Oktober 1928.

Kalau ditanya siapa proklamatornya? Jawab Soekarno pemimpin PNI, bukan Hassan Al-Banna pendiri Ikhwanul Muslimin. Benderanya merah putih bukan yang… sssttt jangan disebutin akhi. Akhi jangan coba-coba nyari bahasa lain, akhi pengen lulus tes kan?

Akhi ingat juga, ada banyak pemberontakan. Jangan ingat Pekai kuminis doang. Ada soal-soal tentang pemberontakan DI/TII sama PRRI/Permesta. Ingat akhi, kalau ada pertanyaan siapa Kartosuwiryo, akhi harus jawab Pemberontak DI/TII. Jangan nyari jawaban “Pejuang Islam”, nanti akhi malah kehabisan waktu. Susah nyarinya.

Kalau ada pertanyaan tokoh pemberontak dari PRRI, akhi jangan kaget kalau ada nama Sumitro Djojohadikusumo. Itu bapaknya Prabo…. Sst, jangan kampanye. Oh iya, akhi hafalkan nama-nama lainnya juga yah.

 

Ketiga, Hadirin Akhi-Ukhti, soal yang paling berat itu bukan film Dilan dengan latar kamar ada fotonya Imam Khomeini Syiah. Yang berat buat Akhi-Ukhti itu soal Ideologi Pancasila.

Akhi harus teguhkan hati, awas tersambar dan terpapar sama ideologi Pancasila. Akhi, ini saya cantumkan bocoran kunci jawabannya buat jawab pertanyaan tentang Pancasila. Ingat sila pertama tentang ketuhanan, kedua kemanusiaan, ketiga nasionalisme, keempat demokrasi, dan kelima tentang keadilan sosial.

Ingat ya, akhi-ukhti, jangan terlena sama cita-cita Ideologi Pancasila, apalagi sampai kepikiran; wah, kok bagus semua itu?

Ini ideologi thogut, liberal, komunis, animis, syirik dan bid’ah. Tapi sebut itu dalam hati saja. Kalau ada pertanyaan tentang ideologi terbuka dan tertutup, akhi-ukhti harus jawab: “Pancasila Ideologi Terbuka.”

Hafalkan juga dimensi realitas, fleksibelitas, dan lainnya. Akhi dan ukhti jangan jawab ideologi tertutup yang semuanya ditutupi. Cukup kita aja yang tertutup. Diem-diem.

 

Keempat, ya akhi-ukhti, jangan lupa juga materi Bela Negara.

Ingat ya, yang dibela itu negara bukan khilafah. Iya, iya, akhi-ukhti, saya faham jangan marah gitu dong. Ini cuma buat ngisi soal aja. Akhi tetap khilafah dalam hati. Tapi kalau jawab harus bela negara, akhi harus ngasih jawaban yang kayaknya cintaaaa banget sama Negara Pancasila ini.

Nggak apa-apa khilafahnya dipending dulu ya? Akhi-ukhti jangan lupa, akhi bisa enak-enak pake cadar, teriak-teriak demo, ibadah di mana saja, di masjid ampe di Monas, karena akhi tinggal di negara dengan Konsep Bhineka Tunggal Ika. Hafalin itu ya?

Good luck. God bless us.

Terakhir diperbarui pada 8 Juni 2021 oleh

Tags: Bela NegaraCpnsCPNS 2018Gaj AhmadaGajah MadaKhilafahkunci jawabanPancasilaproklamatorSoekarnoTWK
Iman Zanatul Haeri

Iman Zanatul Haeri

Artikel Terkait

Ribetnya lolos seleksi CPNS dan jadi PNS/ASN di desa: dibayangi standar hidup sukses yang merepotkan MOJOK.CO
Sehari-hari

Derita Jadi PNS atau ASN di Desa: Awalnya Bisa Sombong Status Sosial, Tapi Berujung Ribet karena “Diporoti” dan Dikira Bisa Jadi Ordal

1 April 2026
Ambisi jadi PNS di usia 25 demi hidup sejahtera. Malah menderita karena perkara gadai SK MOJOK.CO
Sehari-hari

Jadi PNS Tak Bahagia Malah Menderita, Dipaksa Keluarga Gadai SK Demi Puaskan Tetangga dan Hal-hal Tak Guna

16 Maret 2026
Orang "Gagal" yang Dihina Hidupnya, Buktikan Bisa Lolos CPNS hingga PNS. MOJOK.CO
Sehari-hari

Dulu Kerap Dihina, Ditolak Kampus Top hingga Nyaris DO dan Beasiswa Dicabut, Kini Buktikan Bisa Lolos Seleksi CPNS

10 Maret 2026
seleksi CPNS. CPNS Jogja, PNS.MOJOK.CO
Sehari-hari

Dua Kali Gagal Tes CPNS Meski Nilai Tertinggi, Kini Malah Temukan Jalan Terang Modal Ijazah SMA

8 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kereta eksekutif murah selamatkan saya dari neraka kereta ekonomi. MOJOK.CO

Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi

1 April 2026
Nurul Fajriatussaadah, lulusan terbaik S2 di UIN Semarang

Dihina karena Hanya Anak Petani dari Pelosok Desa, Kini Berhasil Jadi Lulusan Terbaik S2 UIN Semarang berkat Doa Ayah

30 Maret 2026
Perjuangan UTBK SNBT demi lolos universitas terbaik di Semarang (Universitas Diponegoro alias Undip). Numpang di masjid hingga andalkan makan dari warga saat kelaparan MOJOK.CO

UTBK SNBT Modal Nekat dan Keberuntungan demi Undip: Tak Bawa Uang, Numpang Tidur di Masjid-Bergantung Makan dari Warga saat Kelaparan

30 Maret 2026
User kereta api (KA) ekonomi naik bus Sumber Selamat: sebenarnya kursi lebih nyaman, tapi ogah tersiksa lebih lama MOJOK.CO

User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan

2 April 2026
Pilih side hustle daripada pekerjaan kantoran

Pilih Tinggalkan Kerja Kantoran ke “Side Hustle” demi Merawat Anak, Kini Kantongi Rp425 Juta per Bulan dan Lebih Dekat dengan Keluarga

31 Maret 2026
Ibu hamil kondisi mengandung bayi

Hampir Memiliki Anak Sudah Jadi Anugerah, Ibu Tak Apa Berjuang Mati-matian demi “Buah Hati” yang Belum Tentu Lahir ke Dunia

29 Maret 2026

Video Terbaru

Di Tengah Ribuan Kedai Kopi, Personal Branding dan Konsistensi Lebih Penting daripada Terlihat Keren

Di Tengah Ribuan Kedai Kopi, Personal Branding dan Konsistensi Lebih Penting daripada Terlihat Keren

31 Maret 2026
Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.