Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Cerita dari Muktamar: Darah Segar yang Berhasil Menembus PP Muhammadiyah

saya ingin menyampaikan soal dugaan-dugaan intervensi yang terjadi pada Muktamar Muhammadiyah.

Nabhan Mudrik Alyaum oleh Nabhan Mudrik Alyaum
22 November 2022
A A
Cerita dari Muktamar: Darah Segar yang Berhasil Menembus PP Muhammadiyah MOJOK.CO

Ilustrasi Cerita dari Muktamar: Darah Segar yang Berhasil Menembus PP Muhammadiyah. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Selanjutnya, saya ingin menyampaikan soal dugaan-dugaan intervensi yang terjadi pada Muktamar Muhammadiyah. Menurut saya, hal ini 100 persen mustahil terjadi karena pemilihan di Muhammadiyah memiliki tahapan berlapis dengan kualifikasi ketat.

Tahap pertama adalah pengajuan rekomendasi sejak jauh sebelum Muktamar oleh PW Muhammadiyah setiap provinsi. Setiap orang yang mendapatkan minimal lima rekomendasi, akan diberikan formulir kesediaan. Lebih dari 200 nama muncul dari tahap ini.

Tahap kedua adalah seleksi berdasarkan formulir kesediaan dan syarat-syarat lain, misalnya kepemilikan kartu anggota, rekam jejak di Muhammadiyah, dan keanggotaan di partai politik, PP Muhammadiyah haram hukumnya masuk dalam kepengurusan partai politik. Dari tahap ini, banyak nama yang tersisih (lebih dari 100 orang) dan menghasilkan 92 orang calon sementara. Nama-nama calon sementara diumumkan pada Sidang Tanwir sehari sebelum pembukaan Muktamar.

Tahap selanjutnya adalah pemilihan calon tetap pada Sidang Tanwir. Melalui proses ini, setiap peserta Tanwir diminta memilih 39 nama di antara 92 calon sementara. Seluruh 39 nama terpilih menjadi calon tetap Anggota PP Muhammadiyah.

Masih belum selesai, tahap keempat adalah pemilihan Anggota PP Muhammadiyah. Sebanyak 13 orang dipilih pada Sidang Muktamar dari 39 nama yang telah terseleksi. Di sinilah Anggota PP Muhammadiyah terpilih dan kemudian bermusyawarah untuk menentukan ketua umum dan sekretaris umum.

Lalu mengapa Anggota PP Muhammadiyah yang terpilih, termasuk “darah segar” yang sudah disebut, kok didominasi figur berusia tua? Ya jawabannya sudah jelas, karena para pemilih kebanyakan seumuran alias sama-sama tua, hehehe…

BACA JUGA 5 Fakta Menarik Terpilihnya Haedar Nashir dan Abdul Mu’ti Sebagai Ketum dan Sekum PP Muhammadiyah 2022-2027 dan analisis menarik lainnya di rubrik ESAI.

Penulis: Nabhan Mudrik Alyaum

Editor: Yamadipati Seno

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 22 November 2022 oleh

Tags: Abdul Mu’tiHaedar NashirMuhammadiyahmuktamar muhammadiyahPP MuhammadiyahSidang Tanwir
Nabhan Mudrik Alyaum

Nabhan Mudrik Alyaum

Anak Muda Muhammadiyah yang rajin ngetwit. Ketua Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah .

Artikel Terkait

Siswa Katolik di Muhammadiyah Pekalongan. MOJOK.CO
Sekolahan

Cerita Siswa Katolik Suka Otak-atik Motor hingga Lulus dari SMK Muhammadiyah dan Dapat Beasiswa Magang ke Jepang 

18 Mei 2026
Tapak Suci Unair. MOJOK.CO
Sehari-hari

Saat Pencak Silat Dianggap Biang Kerok, Saya Bersyukur Jadi Bagian Tapak Suci Unair yang Anti Tawuran

21 April 2026
Muhammadiyah vs NU di Rumah Kami: Dua Hati, Beda Hari Lebaran, Selesai di Meja Makan yang Sama MOJOK.CO
Esai

Muhammadiyah vs NU di Rumah Kami: Dua Hati, Beda Hari Lebaran, Selesai di Meja Makan

9 Maret 2026
Muhammadiyah selamatkan saya dari tabiat buruk orang NU. MOJOK.CO
Sehari-hari

Saya Bukan Muhammadiyah atau NU, tapi Pilih Tinggal di Lingkungan Ormas Bercorak Biru agar Terhindar dari Tetangga Toxic

25 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

logika ekonomi orang desa.MOJOK.CO

Logika Ekonomi Orang Desa yang Bisa Menyelamatkan Anak Muda dari Masalah Finansial, Tapi Kerap Terlupakan

20 Mei 2026
Anak muda alias gen z dan milenial kini tolak kejar jabatan. MOJOK.CO

Anak Muda Tolak Karier Elite dengan Jabatan Tinggi, Pilih Side Job yang Jamin Gaji Stabil di Masa Kini

19 Mei 2026
Cerita Mafatihatul Maghfirah: Mahasiswi Madura kuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan jualan risol hingga lulus tanpa skripsi MOJOK.CO

Mahasiswi Madura Kuliah di Jakarta: Jualan Risol demi Biaya Kuliah, Bisa Mandiri Finansial hingga Lulus Terbaik Tanpa Skripsi

24 Mei 2026
Memori 20 tahun gempa Jogja di SMAN 1 Kalasan: tak ingin wariskan trauma dan ketakutan MOJOK.CO

Memori 20 Tahun Gempa Jogja di Kalasan: Rumah Ambrol hingga Jeritan di Jalanan, Trauma yang Tak Ingin Diwariskan ke Generasi Sekarang

23 Mei 2026
Sikap atau reaksi pekewuh dan basa-basi ala orang Jawa jadi karakter yang justru merepotkan diri sendiri MOJOK.CO

Sikap Pekewuh dan Basa-basi Ala Orang Jawa bikin Repot Diri Sendiri, Sialnya Tak Gampang buat Terus Terang

21 Mei 2026
Usia 68 Tahun Merasa Gaptek dan Tertinggal dari Anak Muda demi Gelar S2, Akhirnya Lulus dengan IPK 3,98 di UGM MOJOK.CO

Usia 68 Tahun Merasa Gaptek dan Tertinggal dari Anak Muda demi Gelar S2, Akhirnya Lulus dengan IPK 3,98 di UGM

22 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.