Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Syarat Bagi AS Roma dan Liverpool Jika Ingin Lolos ke Babak Final Liga Champions

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
2 Mei 2018
A A
Liverpool-vs-ROMA-MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – AS Roma dan Liverpool sama-sama punya kesempatan untuk lolos ke final Liga Champions. Namun, tentu saja ada syaratnya. Ketik amin, like, lalu share? Ya tentu bukan.

Pada titik tertentu, justru AS Roma vs Liverpool adalah semifinal Liga Champions yang lebih dinantikan ketimbang Real Madrid vs Bayern Munchen. Serunya leg pertama yang berakhir dengan skor 5-2 untuk Liverpool menjadi sedikit gambaran akan seperti apa leg kedua nanti. Paling tidak harapannya seperti itu.

Terkadang, penonton sepak bola, apalagi yang netral, lebih menikmati banyaknya gol yang terjadi ketimbang seperti apa jalannya pertandingan itu sendiri. Oleh sebab itu, leg kedua antara AS Roma vs Liverpool punya ekspektasi tersendiri untuk minimal menghibur jutaan pasang mata di seluruh dunia. Mereka akan menantikan, apakah Roma bisa mem-Barcelona-kan Liverpool, atau justru Liverpool bisa lolos dari Stadion Olimpico yang terbukti magis itu.

Mojok Institute sendiri memuat dua plot besar bagi masing-masing tim, apabila ingin lolos ke babak final Liga Champions 2017/2018. Plot ini disusun berdasarkan kelebihan dan kekurangan masing-masing tim, ditambah kebiasaan yang terjadi di tengah situasi tertentu. Silakan disimak.

Syarat bagi AS Roma

Kerja utama AS Roma akan begitu berat. Mengejar agregat 5-2, dengan minimal mencetak tiga gol tanpa kebobolan bisa dibilang cukup mustahil dilakukan. Namun, tim asuhan Eusebio Di Francesco tersebut punya bekal untuk menghadapi situasi menyebalkan itu bernama kemenangan super atas Barcelona di leg kedua babak perempat final. Skornya identik dengan misi Roma kali ini, yaitu 3-0. Fakta inilah yang akan dijadikan pondasi bagi skuat il Lupi.

Namun, Romanisti jangan terlalu besar kepala dulu. Liverpool jelas bukan Barcelona. Tim tamu kali ini bukan jenis tim yang akan selalu berinisiatif menguasai permainan seperti Barcelona dan hanya akan menderita kebobolan oleh serangan balik. Liverpool itu seperti ular derik yang mengancam dengan getaran ekornya, lalu menyerang secara tiba-tiba tanpa disadari lawan.

Beruntung, Roma punya dua kelebihan yang bisa dimaksimalkan untuk menjinakkan ular derik dari Inggris itu. Pertama, Liverpool gagap dengan keunggulan. Tim asuhan Jürgen Klopp tersebut tidak ahli mempertahankan keunggulan. Leg pertama menjadi contohnya.

Contoh kedua adalah ketika mengalahkan Manchester City di ajang Liga Primer Inggris. Sudah unggul 4-1, Liverpool “membiarkan” City terlalu nyaman menguasai bola. Hasilnya, Liverpool tetap menang, namun dengan skor tipis, 4-3. Kegagapan inilah yang perlu dicecar AS Roma. Melihat sejarah Roma, tiga gol seharusnya bisa dikejar.

Kelebihan kedua yang bisa dimaksimalkan Roma adalah yang saya sebut sebagai “Rute Dzeko”. Liverpool memang membeli bek baru dalam diri Virgil van Dijk. Namun, penyakit kebobolan lewat bola-bola udara masih saja terjadi. Perlu diingat, bola-bola udara bukan berarti gol menggunkan sundulan kepala saja.

Gol Edin Dzeko di Anfield adalah salah satu peragaan “Rute Dzeko” yang paling pas. Bola vertikal langsung diarahkan kepada Dzeko. Striker asal Bosnia tersebut lebih superior ketimbang bek Liverpool untuk urusan menguasai bola yang berasal dari umpan lambung. Sebagai tembok, Dzeko mumpuni. Menguasai bola sendirian lalu mencetak gol juga bisa menjadi pilihan. Bebas saja, asalkan Roma mampu membuat gol.

Dua kelebihan tersebut bisa maksimal apabila Roma bermain super disiplin. Beberapa kesalahan dasar yang dilakukan Roma bisa dijadikan gol oleh Liverpool.

Syarat bagi Liverpool

Liverpool memang unggul agregat 5-2. Namun, alangkah bijaknya apabila The Reds tidak fokus untuk bertahan. Untungnya, Liverpool bukan tim asuhan Jose Mourinho yang itu, yang bertahan adalah sahabat. Klopp tentu tak akan mengizinkan pemain-pemainnya hanya fokus dengan pertahanan.

Kunci bagi Liverpool ada tiga, yaitu disiplin bertahan menjaga keunggulan, sabar menunggu momentum, dan efektif dengan serangan balik. Ingat, sekelas Mohamed Salah jika bisa tidak efektif seperti ketika Liverpool ditahan imbang oleh Stoke City.

Meski gagal mencetak gol, Liverpool tak kesulitan menciptakan peluang. Situasi inilah yang perlu dihindari. Efektif memanfaatkan peluang artinya sukses memperbesar agregat dan secara otomatis mengikis peluang AS Roma untuk comeback.

Iklan

Nah, apakah dua syarat di atas benar-benar diperhatikan oleh masing-masing klub? Yang pasti, Liverpool ada di atas angin.

Terakhir diperbarui pada 2 Mei 2018 oleh

Tags: AS RomaEdin Dzekojadwal liga championsLiga ChampionsLiverpoolMohamed SalahRomasalahsemifinal liga champions
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Harry Maguire Bek Dungu Manchester United Anti Bullying MOJOK.CO
Esai

Harry Maguire, Bek Dungu Milik Manchester United yang Mengajari Kita Makna Ketahanan Mental dan Cara Melawan Bullying

20 Oktober 2025
Untung Mohamed Salah Nggak Jadi Buruh di Indonesia MOJOK.CO
Esai

Beda Nasib Mohamed Salah dan Pekerja di Indonesia saat Menyuarakan Hak: Menghasilkan Ketimpangan yang Dinormalisasi

6 Januari 2025
Kegilaan Cinta Sejati di Napoli: Antara Sepak Bola dan Maradona MOJOK.CO
Esai

Menyaksikan Kegilaan Cinta Sejati di Kota Napoli: Antara Copet, Kota Bau Pesing, Sepak Bola, dan Maradona

31 Desember 2024
NGGAK MASUK AKAL! MU KALAH 7-0 DAN ALASAN KENAPA SEKOLAH HARUS JAM 5 PAGI!
Video

Nggak Masuk Akal! MU Kalah 7-0 dan Alasan Kenapa Sekolah Harus Jam 5 Pagi

8 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pertamax Turbo Naik, Curiga Pertamax dan Pertalite Langka Stres

Kata Siapa Pemakai Pertamax Turbo Nggak Ngamuk Melihat Kenaikan Harga? Saya Juga Stres karena Curiga Pertamax dan Pertalite Akan Jadi Barang Langka

19 April 2026
Grup WhatsApp (WA) laki-laki di FH UI cerminkan tongkrongan toxic

Topik Grup WA Laki-laki “Sampah”, Isinya Info Link Menjijikan dan Validasi Si Paling Jantan

15 April 2026
Gaji Jakarta 12 Juta Bikin Gila, 3 Juta di Magelang Hidup Waras MOJOK.CO

Daripada Menyiksa Diri Hidup di Jakarta dengan Gaji 12 Juta Sampai Setengah Gila, Pindah ke Magelang dan Hidup Waras Cukup dengan Gaji 3 Juta

16 April 2026
Ribetnya punya mobil di desa. Bisa menjadi musuh masyarakat perkara parkir. Rawan jadi korban iseng bocil-bocil nakal MOJOK.CO

Repotnya Punya Mobil di Desa: Bisa Jadi “Musuh Masyarakat” Perkara Parkir dan Garasi, Masih Rawan Jadi Korban Kenakalan Bocil-bocil

15 April 2026
Supra Fit: Motor Honda yang Bikin Kecewa dan Gak Bikin Bangga MOJOK.CO

Supra Fit: Motor Honda yang Nggak Bisa Saya Banggakan Bahkan Sempat Bikin Kecewa, tapi Justru Paling Berjasa Sampai Sekarang

21 April 2026
Ilustrasi punya rumah megah di desa.MOJOK.CO

Membangun Rumah Megah demi Penuhi Standard Kesuksesan di Desa Malah Bikin Ibu Tersiksa: Terasa Sepi, Cuma “Memuaskan” Mata Tetangga

21 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.