Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

3 Panduan Konten Meledek Manchester United Bagi Fans Netral yang Malu-malu Melakukannya

Kehabisan ide konten untuk meledek Manchester United? Tenang, saya bikinkan.

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
26 September 2021
A A
3 Panduan Meledek Manchester United Bagi Fans yang Malu-malu Melakukannya MOJOK.CO

3 Panduan Meledek Manchester United Bagi Fans yang Malu-malu Melakukannya MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Lho, belum ada konten ledekan untuk Manchester United setelah kalah dari Aston Villa? Tenang, saya rancangkan idenya, ya. Tenang.

Saya terkejut ketika tahu Manchester United kalah dari Aston Villa dengan skor 0-1. Lebih terkejut lagi karena cuma kebobolan satu gol. Yah, setidaknya, Manchester United layak kebobolan tiga gol. Apalagi mengingat Mike Dean, sang wasit, lupa membawa kartu merahnya.

Lho, kamu tidak tahu kalau Harry Maguire layak dapat kartu merah? Apakah karena semua hal memalukan tentang Manchester United tertutup oleh penalti cantik dari Bruno Fernandes? Aduh, padahal kedua hal memalukan itu bisa jadi bahan bikin konten di Twitter dan podcast. Saya jamin, konten tersebut bakal ramai.

Baiklah kalau begitu. Kalau fans paling netral se-Asia Tenggara kehabisan ide untuk meledek Manchester United, izinkan saya merancang idenya. Siapa tahu, hari ini, satu hari setelah kekalahan United, masih sempat untuk membuat infografis dari ide ledekan yang saya rancang lalu mengunggahnya di semua lini media sosial.

Ide #1 Manchester United ngemis penalti

Beberapa hari sebelum pertandingan, Ole Gunnar, pelatinya Manchester United, mengeluh. Ole mengeluh karena sejak “seorang pelatih” menyindir United soal penalti, jumlah penalti yang didapat United berkurang. Kasihan banget sampai ngemis penalti di depan wartawan.

Eh, kok, ndilalah, melawan Aston Villa, mereka dapat penalti. Usaha Ole untuk ngemis penalti ternyata didengar. Mungkin, wasit-wasit di Inggris itu hatinya mudah tersentuh (kalau Manchester United yang ngemis), makanya keluhan Ole dikasih fasilitas.

Dan, tentu fans paling netral se-Asia Tenggara tahu ending-nya. Penalti Bruno Fernandes mengangkasa, to the moon, alih-alih menyapa jala gawang Villa. Sudah ngemis, kok ya akhirnya masih gagal.

Ini bahan konten yang seksi sekali, lho. Saya jadi khawatir, masak sekumpulan fans paling ahli soal sepak bola sampai nggak kepikiran? Ya mungkin semuanya sedang sibuk merancang punchline garing menjelang North London Derby. Bisa dimaklumi. Semangat, ya.

Ide #2 Untung nggak kartu merah

Seperti yang saya singgung di atas, Harry Maguire selamat dari kartu merah itu seksi banget jadi konten Twitter. Bayangkan meme super lucu apa yang bisa muncul dengan latar belakang Maguire menghalangi lari John McGinn, gelandang Aston Villa.

Maguire, menjadi “orang terakhir” di pertahanan Manchester United. Dari rekaman video terlihat dia menarik lengan kanan McGinn. Jika tidak dijatuhkan, McGinn langsung bisa satu lawan satu dengan De Gea. Namun, Maguire mencegah situasi itu dengan mennjatuhkan McGinn… dan wasit bahkan tidak memberi pelanggaran untuk Villa.

Peristiwa ini terjadi di menit 61 babak kedua. Jika Maguire mendapat kartu merah, bisa saja skor akhir jadi 0-3 untuk Villa dan seluruh dunia tidak akan terkejut. Seluruh dunia terkejut karena situasi “komikal” ini nggak jadi konten ledekan di media sosial.

Ide #3 Emi Martinez menari di Old Trafford

Setelah penalti Bruno melambung tinggi, Emi Martinez, kiper Aston Villa melakukan selebrasi yang sangat ikonik. Kiper asal Argentina itu berbalik badan, menghadap fans Manchester United, dan menari. Dia menggoyang-goyangkan pinggulnya seakan-akan ada ribuan fans almarhum Didi Kempot sedang memulai koor bagian awal dari senggakan “Cendol Dawet OA OE”.

Momen ini bakal jadi konten yang asik banget. Tinggal potong video Emi bergoyang, lalu kasih backsound lagu dangdut. Saya pribadi mengusulkan bagian reff lagu “Seperti Mati Lampu” dari King Nassar. Asik banget.

Lagu itu cocok banget. Nggak cuma cocok jadi backsound jogetan Emi, tapi juga sindiran akan gelapnya kreativitas fans netral untuk meledek Manchester United. Masuk, kan? Silakan dieksekusi hari ini. Mumpung gorengannya masih hangat.

Iklan

Oya, ngomong-ngomong, cara Emi Martinez mencegah penalti jadi maksimal memang ikonik. Dia sudah sering memprovokasi penendang. Dan tariannya di Old Trafford. Menyenangkan sekali melihatnya. Mengingatkan kita bahwa kalau lawannya setan sebaiknya jangan dibikin ribet, tapi seperti kata almarhum Didi Kempot: dijogeti saja!

BACA JUGA Arsenal Tentu Saja Pakai Tim Inti di Carabao Cup Biar Media-media Tercinta Nggak Kelaparan dan tulisan lainnya dari Yamadipati Seno.

Terakhir diperbarui pada 26 September 2021 oleh

Tags: aston villabruno fernandesemi martinezliga inggrisManchester Unitedole out
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Harry Maguire Bek Dungu Manchester United Anti Bullying MOJOK.CO
Esai

Harry Maguire, Bek Dungu Milik Manchester United yang Mengajari Kita Makna Ketahanan Mental dan Cara Melawan Bullying

20 Oktober 2025
Untung Mohamed Salah Nggak Jadi Buruh di Indonesia MOJOK.CO
Esai

Beda Nasib Mohamed Salah dan Pekerja di Indonesia saat Menyuarakan Hak: Menghasilkan Ketimpangan yang Dinormalisasi

6 Januari 2025
Rokok Ilegal identik dengan Liga Inggris, yang Legal Liga Italia MOJOK.CO
Esai

Kenapa, ya, Rokok Legal Identik dengan klub Liga Italia, sementara Rokok Ilegal Lebih Dekat dengan klub Liga Inggris?

9 November 2024
Vidio vs Rp18 Triliun Live Streaming Ilegal Jelang Liga Inggris MOJOK.CO
Esai

Vidio Wajib Cemas. Menjelang Liga Inggris, Keuntungan Live Streaming Ilegal Mencapai Rp18 Triliun!

9 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Suasana Kampung Ramadan Masjid Mlinjon, Klaten. MOJOK.CO

“Jajanan Murah” yang Tak Pernah Surut Pembeli di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten

17 Maret 2026
Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan Mojok.co

Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan

15 Maret 2026
Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
penyiraman air keras.MOJOK.CO

Negara Harus Usut Tuntas Dalang Penyiraman Air Keras ke Aktivis HAM, Jangan Langgengkan Impunitas

16 Maret 2026
Ambisi beli mobil pribadi Toyota Avanza di usia 23 biar disegani. Berujung sumpek sendiri karena tetangga di desa cuma bisa iri-dengki dan seenaknya sendiri berekspektasi MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Avanza di Usia 23 Demi Disegani di Desa, Berujung Sumpek karena Ekspektasi dan Tetangga Iri-Dengki

15 Maret 2026
Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat merampas senyum perantau asal Jogja MOJOK.CO

Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.