[MOJOK.CO] “Naik-naik ke puncak gunung, capek-capek sekali.”

Musim hujan bukanlah alasan bagi para pencinta alam untuk tidak naik gunung. Mungkin kalian yang memang sudah sering mendaki gunung bakal paham keindahan apa saja yang ditawarkan oleh alam saat musim hujan.

Jika kalian beruntung, pemandangan matahari terbit saat musim hujan sangatlah menakjubkan. Awan pekat berwarna kekuningan akibat pendar sinar matahari pagi bikin kita kagum tiada henti. Fenomena seperti ini jarang ditemui saat musim kemarau. Bagi kalian yang ingin melihat fenomena tersebut, alangkah baiknya mempersiapkan mental dan fisik secara matang. Pantang pulang sebelum melihat awan emas terbentang.

Selain persiapan fisik dan mental, ada beberapa barang yang wajib kalian bawa agar keinginan kalian terkabul. Membawa tas carrier, sleeping bag, tenda, dan jaket polar wajib hukumnya. Tapi, itu saja belum cukup untuk menemani pendakian kalian. Ada beberapa barang tambahan yang sifatnya sangat urgent untuk dibawa.

Apa aja sih, barangnya? Yuk mariii~

1. Jas Hujan

Sudah pasti kalian jangan sampai melewatkan barang ini. Jika kalian tidak memiliki jas hujan versi pendaki gunung yang supermahal itu, kalian bisa gunakan jas hujan biasa yang sering dipakai sehari-hari.

Kalau bisa bawalah dua jas hujan dengan jenis yang berbeda. Jas hujan egois dan jas hujan batman. Jas hujan egois dipakai untuk melindungi tubuh, sedangkan jas hujan batman untuk melindungi bagian luar tas carrier dari terpaan hujan.

Gunakan juga pelindung untuk alas kaki. Bila tidak mampu beli, gunakan kantong kresek saja. Ingat jaket Akatsuki? Itu bikin mereka tampak keren kan? Nah, jas hujan versi pendaki juga sangat keren, tapi tidak disarankan soalnya bisa terpeleset saat menapaki jalanan yang mbelet.

 2. Trashbag

Sesuai namanya, barang ini sebenarnya adalah sebuah plastik besar yang biasa digunakan untuk menampung sampah dalam jumlah yang banyak. Tujuan utama membawa kantong sampah ini adalah untuk melindungi isi tas carrier agar tidak basah akibat hujan atau embun yang menyelinap masuk.

Baca juga:  Menghitung Penghasilan Pawang Hujan

Caranya cukup mudah, sebelum memasukan semua barang ke dalam tas carrier, pasang trashbag di bagian dalam carrier. Jika sudah pas menyesuaikan bentuk tas kalian, baru masukan barang yang ingin kalian bawa.

Memang sih tas carrier jaman sekarang sudah menyediakan pelindung berbahan parasut yang anti-air. Tapi, kebanyakan masih tembus kalau didera hujan yang deras.

Ingat, masukan barang dari mulai yang terberat dan tidak sering digunakan terlebih dahulu. Hal ini agar kalian mampu menggendong hingga pos terakhir.

Trashbag juga bisa kalian gunakan untuk mengangkut kembali sampah yang kalian produksi saat melakukan pendakian.

3. Pakaian Cepat Kering

Meskipun sudah menggunakan jas hujan, tak menutup kemungkinan pakaian kalian bakal basah kena hujan. Gunakan dan bawalah pakaian yang cepat kering untuk mengantisipasinya. Ya, paling nggak bawa 3 sampai 4 biji baju berbahan dri-fit atau akrilik.

Bahan dri-fit adalah bahan yang digunakan untuk jersey sepak bola. Dia memiliki kemampuan untuk menyerap keringat secara cepat dan mudah kering. Sedangkan akrilik adalah bahan yang sering digunakan untuk kemeja, tipis dan mudah kering. Ya kali mau naik gunung pake kemeja. Kayak mau mendaki karier aja.

Tak hanya itu, kalian juga bisa membawa kemeja flanel, tapi tidak disarankan dipakai saat perjalanan. Gunakan flanel saat hendak tidur. Karena sifat bahannya bisa mengisolasi udara, maka kalian akan mendapatkan kehangatan lebih. Tentu perlu di-combo dengan sleeping bag atau jaket.

Baca juga:  Makassar: Kota Tanpa Payung

4. Senter Anti Air

Fungsi barang ini sangatlah penting. Bayangkan jika perjalanan kalian memasuki waktu petang atau malam hari. Penerangan di jalur pendakian sangatlah minim. Maka senter anti-air jadi solusinya, dalam hujan pun tetap menyala. Selalu siapkan baterai cadangan untuk keperluan elektronik kalian. Buat jaga-jaga di kala sumber daya habis.

Jangan sampai kalian hanya membawa senter biasa saat posisi hujan. Wasalam. Kegelapan akan memengaruhi mental kalian.

5. Drybag

Barang ini merupakan tas anti-air. Selalu simpan piranti elektronik kalian di dalam dry bag. Meskipun tas carrier sudah dilapisi trashbag dan bag cover, yang namanya hujan tidak kenal ampun. Selalu datang keroyokan membuat kita beserta barang bawaan dihajar habis-habisan.

Kamera, ponsel, lampu tenda, dan kalkulator bisa kalian masukan ke dalam drybag ini. Barang aman, perjalanan senang. Play safe, dude~

Nah, dari semua barang di atas yang sudah disebutkan, hal yang tak kalah penting adalah pelajari gunung yang hendak kalian daki dan lakukan prediksi cuaca. Banyak aplikasi dan informasi seputar cuaca di internet, jika cuaca memburuk lebih baik urungkan niat. Namun, jika terpaksa harus naik, jangan lupa bawa bawang putih, garam, dan cabe merah. Konon bisa menolak hujan.

Komentar
Add Friend
No more articles