Arsip Artikel: Muchamad Aly Reza
1,203 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.
Anak Pulang Justru Lukai Hati Ibu: Pilih Makan di Luar dan Sepelekan Masakan Ibu karena Lidah Sok Kota-Banyak Gaya
Kepulangan anak dari perantauan ditunggu-tunggu. Tapi justru lukai hati karena sepelekan masakan ibu.
Derita Anak Punya Warisan Banyak dari Ortu tapi Warisan Utang, Hidup Berantakan buat Melunasi
Derita anak punya warisan banyak dari orang tua tapi berupa utang. Bikin hidup berantakan dan pura-pura aman karena keharusan “berbakti”.
“Dosa Kecil” Pemicu Masalah Keuangan tapi Kerap Dilakukan, Bikin Uang atau Gaji Berapa pun Terasa Kurang
Dosa-dosa kecil yang kerap dilakukan hingga memicu masalah keuangan: uang atau gaji berapa pun terasa kurang dan tak cukup.
Lepas WNI karena Hidup Serba Susah dan Nelangsa di Indonesia, Hidup Jadi Lebih Mudah usai Pindah ke Jerman
Muak jadi sasaran rasis di Jakarta pilih pindah kerja di Jerman sekaligus lepas status WNI dan Paspor Indonesia. Kehidupan terasa lebih mudah.
Lulusan Beasiswa Australia Tolak Tawaran Karier Mentereng, Lebih Pilih Jadi Guru Kampung karena Terbayang Masa Lalu
Lulusan beasiswa Australia tolak tawaran karier mentereng. Lebih memilih jadi guru kampung karena terbayang masa lalu.
Tak Ikut Tukar Uang Baru buat THR ke Saudara karena Tradisi Toxic: Pilih Jadi Pelit, Dibacotin tapi Bahagia karena Aman Finansial
Membenci tradisi tukar uang (penukaran uang baru) menjelang lebaran untuk bagi-bagi THR ke saudara. Piih jadi pelit, meski dibacotin tapi bahagia.
Mendambakan Menjadi Seperti Vidi Aldiano, Cara Hidup dan Pergi bikin “Iri” Banyak Orang
Cara hidup dan pergi suami Sheila Dara, Vidi Aldiano menjadi hal yang membuat iri dan didambakan oleh banyak orang.
Naik Bus Haryanto Jogja – Kudus Campur Aduk, Batin Seketika Muram dan Sendu karena Suasana dalam Bus Sepanjang Jalan
Perjalanan naik bus patas Haryanto rute Jogja – Kudus memberi kesan sendu dan muram. Bukan karena bus tersebut tidak nyaman. Tapi karena playlist alias lagu-lagu yang diputar sepanjang perjalanan membuat perasaan campur aduk antara senyum-senyum mengingat kenangan dan rintihan di masa sekarang. Sebenarnya tidak sreg dengan sikap agen bus patas Haryanto di Terminal Jombor Jika […]