Arsip Artikel: Aisyah Amira Wakang
771 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.
Kala Matahari Store “Tenggelam”, Di mana Lagi Sebuah Keluarga Bisa Beli Baju Lebaran?
Budaya belanja online bikin Matahari Store tutup puluhan gerai. Benarkah fenomena itu jadi tanda pusat belanja tersebut tenggelam?
Nekat Merantau dari Jakarta ke Solo untuk Bangun Usaha Sendiri, Kini Hidup Jauh Lebih Tenang dengan Gaji Berkecukupan
Tak tahan kerja dan tinggal di Jakarta, pemuda ini putuskan buka usaha sendiri di Solo. Usahanya pun sukses bangkitkan ekonomi warga.
Kenikmatan Ngekos Dekat Kampus UII, Cocok untuk Slow Living di Jogja dan Lebih Hemat Biaya
Sebuah wisma di Kaliurang, Sleman cocok untuk perantau, mahasiswa, pekerja, yang ingin ngekos dengan budget murah dan penghuni kos yang nggak resek.
Pengalaman Pertama Orang Indonesia Pindah ke Bordertown, Malah bikin Syok karena Melbourne Lebih Menjanjikan
Melbourne masih menjadi opsi terbaik bagi pekerja Indonesia, karena lebih indah daripada Bordertown yang seperti “kota mati”.
Pengusaha di Jogja Nggak Berani Pamer dan Terkesan Slow Living, padahal Bisa Ngalahin Orang Jakarta
Para investor melihat peluang pelaku usaha di Jogja nggak kalah dari Jakarta. Tetap layak menyandang brand Jogja Istimewa.
Pengunjung Candi Borobudur Capai 100 Ribu Orang Selama Libur Waisak, Ekonomi Daerah Meningkat
Jumlah pengunjung Candi Borobodur tembus sebanyak 100 ribu orang selama rangkaian Waisak 2025. Antusiasme pengunjung juga meningkatkan ekonomi warga lokal.
Sulitnya Jadi Mahasiswa Jurusan Sistem Informasi, Disuruh Servis Laptop hingga Dituduh Hacker
Tulisan ini menepis berbagai pandangan umum soal mahasiswa Jurusan Sistem Informasi. Sering dituduh macam-macam, padahal nggak gitu aslinya.
Kedermawanan Alumni IPB bikin Asrama Gratis untuk Mahasiswa Kurang Mampu
Sebagian mahasiswa IPB yang mengikuti program beasiswa bidikmisi pernah terancam tak punya tempat tinggal. Namun, mereka terselamatkan berkat kedermawanan alumninya.