Arsip Artikel: Aisyah Amira Wakang
771 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.
Australia Menyelamatkan Alumnus IPB dari Cap Pengangguran, Kini Bisa Kerja dengan Gaji yang Layak
Seorang alumnus IPB bercerita alasannya memilih kerja di Australia ketimbang Indonesia karena upah yang layak, bisa berkembang, serta hidup nyaman.
Getirnya Kuliah di Jurusan Akuntansi karena dari Keluarga Kurang Mampu, Akhirnya Kerja Jadi Pemulung dan Cumlaude
Hendi (23) baru saja lulus sebagai Sarjana Akuntansi Universitas Labuhanbatu. Perjuangannya tak mudah, karena ia harus kuliah sambil memulung sampah.
Upaya Petani di Papua Kembangkan Bisnis Parfum Kelas Dunia, hingga Dilirik Brand Ternama seperti Chanel dan Hermes
Kisah Mama Siti (52), salah satu perempuan adat Papua yang mengembangkan bisnis parfum hingga produknya dilirik pasar internasional seperti Hermes dan Chanel.
Dulu Dicap Berandal karena Suka Musik Punk, Kini Tempuh S3 Buat Buktikan Kalau Kuliah Itu Nggak Penting
Dari seorang santri, mencintai musik punk, suka tawuran, hingga dianggap sebagai produk gagal. Syafiq (24) ingin membuktikan kalau dirinya bisa kuliah sampai S3.
Pengalaman Melancong ke Solo Terasa Suram, tapi Berkat Ojol Perjalanan Saya Jadi Tak Mengecewakan
Mulanya, jalan-jalan di Solo terasa suram tapi jadi lebih menyenangka berkat menggunakan jasa layanan ojol. Berasa sewa tour guide pribadi.
Ratusan Relawan di GIK UGM Siap Berkeliling ke Sekolah di Yogyakarta untuk Memberantas Bullying
Ratusan mahasiswa dan masyarakat umum berkumpul di GIK UGM untuk mengikuti pelatihan pencegahan bullying, hingga bisa terjung langsung ke lapangan.
Pahitnya Kehidupan Ojol yang Jarang Dibahas dalam Film Upstream, Ketika Pelanggan Hilang Rasa Hormat
Semoga lewat film Upstream tidak ada lagi orang yang meremehkan perjuangan buruh. Suatu film yang menggambarkan realitas pekerja yang tak kunjung mendapatkan haknya.
Stasiun Solo Jebres, Sebaik-baiknya Titik Keberangkatan bagi Pengguna KRL yang Punya Kesabaran Setipis Tisu
Kata pengguna KRL Solo-Jogja, pun sebaliknya, Stasiun Jebres lebih baik ketimbang Solo Balapan. Saya jadi sepakat setelah mencoba saran dari mereka.