Arsip Artikel: Aisyah Amira Wakang
771 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.
Hari Buruh 2025: Serikat Pekerja Minta Hentikan Eksploitasi pada Gen Z hingga Syarat Lamaran Kerja yang Aneh
Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (ASPIRASI) meminta pemerintah dan pemberi kerja menghentikan eksploitasi pada gen Z, hingga syarat lamaran kerja yang aneh.
Syarat Usia Melamar Kerja Sebaiknya Dihapus Saja, Cuman Bikin Pencari Kerja Usia Tua Putus Asa
Rahajeng Putri (36) seolah sudah putus asa mencari kerja karena ribuan lamarannya ditolak. Besar kemungkinan karena faktor syarat batas usia.
Sulit Cari Kerja di Jogja, Milenial Asal Pati Ini Putuskan Buka Bisnis Sendiri dan Hasilkan Rp15 Juta per Bulan
Pemuda asal Pati tak menyangka warungnya bisa berkembang pesat di Jogja. Ia bisa menghasilkan belasan juta selama sebulan.
Ada Tidaknya Efisiensi, Pekerja Film di Jogja Tetap Megap-megap tapi dari Situlah Karya Terbaik Lahir
Pekerja film di Jogja masih megap-megap untuk berkarya, dengan ada atau tidaknya pendanaan dari Dinas Kebudayaan DIY.
4 Film Pendek Karya Seniman Lokal yang Lolos Jogja Film Pitch & Fund 2024, Mulai dari Dokumenter hingga Fiksi Satir
Berikut 4 film karya seniman lokal yang berhasil lolos Jogja Film Pitch & Fund 2024.
Kala Ormas Somasi Program Meet Nite Live karena Satir, Lantas pada Batas Mana Media Dianggap Melanggar Etik?
Sebuah organisasi masyarakat melakukan somasi kepada program berita Meet Nite Live di Metro TV. Perihal apa yang dianggap melanggar etik?
5 Tren Motion Design yang Wajib Kamu Tahu di Tahun 2025! Kolaborasi dengan AI Jadi Salah Satunya
JayJay School punya daftar tren motion design yang bakal membentuk Industri Baru 2025. Cek daftar trennya!
Tangis Pesepak Bola Putri Asal Kudus di Turnamen JSSL Singapore, Harumkan Nama Bangsa di Ajang Internasional
Tangis pecah dari dua tim pesepak bola putri dari Kudus, Indonesia. Dari sebuah desa kecil, mereka berhasil mengharumkan nama bangsa di ajang internasional JSSL 2025.