Arsip Artikel: Aisyah Amira Wakang
803 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.
Menantang Diri dari Jogja ke Klaten Memakai Yamaha Mio Butut Berusia 14 Tahun, Penuh Rintangan tapi Tetap Jadi Motor Kesayangan
Motor Yamaha Mio 2011 sering bawa sial untuk berkendara jauh, tapi kali ini perjalanan dari Jogja ke Klaten terasa menyenangkan karena ikuti tips ini.
Pengalaman Apes di Jogja, Baju Robek Tiba-tiba hingga HP Tertinggal di Ruang Ganti Matahari Store Malioboro
Belanja kurang enak di hati di Matahari Store, Malioboro, Jogja karena sepi pengunjung, hp yang tertinggal di ruang ganti, dan hampir dikira maling.
Cara Menjadi Jawa Seutuhnya dengan Mengilhami Bahasa, Tanpa Mencampurnya Jadi “Jawindo” dan Bahasa Slang ala Gen Z
Gen Z kini suka mencampur-campur bahasa Jawa dengan bahasa Indonesia hingga kehilangan maknanya karena tak paham konteksnya.
Kala Warga Kota Semarang Dapat “Uang Kaget”, dari Ide Nyeleneh sampai Bikin Kampung Jadi Lebih Hidup
Pengalaman pertama warga Kota Semarang dapat uang puluhan juta. Awalnya bingung dipakai apa, hingga bisa membuat suasana kampung jadi guyub.
Aksara Jawa Bukan Sekadar Mantra Berbau Klenik, Bisa Menyelamatkan Hidup jika Dipahami Secara Sains
Aksara Jawa tak sekadar punya bentuk huruf yang unik tapi mantra yang bisa menyelamatkan hidup manusia jika dipahami secara mendalam.
Kejahatan Digital Makin Mengancam Data Pribadi Warga, tapi Perlindungan dari Negara Tak Ada
Ancaman penyalahgunaan data pribadi semakin nyata dan mengintai dunia digital, tapi UU Perlindungan Data Pribadi belum terimplementasikan dengan baik.
Memahami “Bahasa Bayi” Swasembada Pangan yang Dibanggakan Presiden Prabowo selama Satu Tahun Menjabat di Saat Petani Makin Nelangsa
Presiden Prabowo tak seharusnya bersorak atas pencapaiannya mewujudkan swasembada pangan, sebab petani belum sepenuhnya sejahtera.
Para Pelukis Payung di Klaten, Hasilkan Jutaan Rupiah dari Desa Sendiri
Sekelompok perajin payung di Juwiring, Klaten bahu-membahu membangkitkan ekonomi desa, sekaligus melestarikan warisan budaya tak benda Indonesia.