Arsip Artikel: Aisyah Amira Wakang
771 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.
Penyesalan Saya “Yapping” sebagai Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unair kepada Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur
Maaf, Jurusan Ilmu Komunikasi di UPN Veteran Jawa Timur memang jauh lebih unggul dan membanggakan ketimbang Unair.
Keluarga Melarat bikin Hidup Pas-pasan Selama Kuliah di ISI Jogja, meski Dapat Beasiswa KIP tapi Hanya Cukup untuk Biaya Nugas
Seorang mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah mengaku tetap harus kerja banting tulang agar bertahan di perantauan.
Mimpi Kuliah ke Luar Negeri sempat Terkubur karena Gagal Berkali-kali dapat Beasiswa, Akhirnya Lolos berkat Pelajaran Berharga
4 pelajaran berharga usai 3 kali gagal tes beasiswa kuliah LPDP. Hampir menyerah, tapi akhirnya bangkit sebab keinginan mulia.
Jalan-jalan ke Pantai Watu Kodok Jogja Jadi Tak Menyenangkan karena “Orang yang Mencurigakan”
Pengalaman saya pergi ke Pantai Watu Kodok, Gunungkidul, Jogja terasa tidak nyaman karena orang yang mencurigakan.
Pertama Kali ke Angkringan Pendopo Ndalem Jogja Malu-maluin karena Tak Bisa Meracik Teh, Beruntung Penjualnya “Pangerten”
Menikmati teh rempah di Pendopo Ndalem Pakuningratan Jogja rasanya bak bangsawan. Tak perlu takut bokek karena harganya yang murah.
Nelangsa Pejuang LDR Jogja-Jakarta, Tersiksa karena KAI dan “Hengkangnya” Sri Mulyani
Nasib pejuang LDR UMR Jogja makin nelangsa. Mau naik kereta api untuk bertemu sang kekasih ke Jakarta saja harus perhitungan.
Proyek Kereta Cepat Whoosh Terlalu Eksklusif, Cuman bikin KAI dan Rakyat Menderita
Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, Whoosh nyatanya cuman bikin rugi negara. Sebagian pengguna kereta api sepakat proyek tersebut ditutup.
Pengalaman Trauma Pasca Tsunami Aceh Antarkan Pemuda Ini Kuliah ke London Jurusan Manajemen Bencana dengan Beasiswa
Mulanya, pemuda asal Aceh ini merasa tidak percaya diri kuliah di luar negeri karena tak bisa Bahasa Inggris, kini ia bisa kuliah sampai S3 dengan beasiswa LPDP.