MOJOK.CODengan dalih sebagai bentuk perhatian, memberikan kejutan ulang tahun tanpa pakai kewarasan, justru jadi duka dan malapetaka.

Saat SD dulu, setiap kali berulang tahun saya selalu berharap mendapatkan perhatian dari teman-teman saya. Menurut saya, itu adalah “hari raya saya”, sehingga sudah sepantasnya teman-teman mencurahkan kebaikannya pada saya. Bagi saya, ucapan dari mereka dan berbagai bingkisan yang disempatkan untuk disiapkan untuk saya adalah suatu hal yang sungguh penting.

Jumlah kado yang saya dapatkan—apa pun wujudnya—adalah bukti untuk mengklasifikasi: Mana teman dekat, mana yang tidak pengin dianggap dekat. Tidak hanya itu, bahkan saya diam-diam berharap perhatian itu berbentuk surprise dengan disiram air, tepung, atau bonus telur.

Bagi diri saya yang masih belum genap 11 tahun itu, kejutan ulang tahun tersebut adalah bentuk perhatian tertinggi dari teman-teman saya. Pasalnya, mereka sudah meluangkan waktu, merelakan sebagian uang jajannya, dan rela mengatur siasat dengan teman lainnya supaya kejutan ulang tahun tersebut berhasil.

Sebaliknya, kalau saya tidak mendapatkan “kejutan bodoh” tersebut, saya merasa tidak terlalu disayangi. Ada rasa hampa di hari yang harusnya menjadi spesial itu, saya tidak dispesialkan.

Ta… tapi… waktu berlalu dan ternyata anggapan saya salah. Justru tanpa ada kejutan ulang tahun yang aneh-aneh, itu adalah wujud sayang dan perhatian sebenar-benarnya teman-teman pada saya.

Baca juga:  5 Skenario Kejutan Ulang Tahun yang Superbasi dan Gampang Ketebak

Bagaimana tidak? Nggak sedikit cerita tentang kejutan ulang tahun pada teman malah berakhir dengan tragis. Maksud saya, bukannya bikin yang berulang tahun bahagia, justru menderita.

Lihat saja beberapa kisah yang diceritakan di sini.

Kira-kira apa yang ada di otak mereka dengan memberi kejutan ulang tahun dengan sebegitu bodohnya? Menggunakan telur busuk hingga mata terluka, masukin cairan spirtus ke botol pepsi, atau memasukkan cairan kimia ke minuman hingga bikin lambung berlubang atau organ bagian dalamnya melepuh. Padahal sudah jelas yang namanya bahan-bahan kimia seperti pembersih lantai atau kamar mandi itu berbahaya kalau dikonsumsi? Kan kejutan kayak gini, gblk, yak?

Saya sama sekali tak melihat ada wujud perhatian di dalamnya. Yang ada hanyalah tingkah sok asyik dan sok jenius untuk mengerjai orang lain yang berakhir dengan… cacat seumur hidup.

Bukankah seharusnya di hari kelahiran teman, kita membantunya untuk merasa kalau dirinya istimewa? Lalu mengapresiasinya karena telah bersedia bertahan hidup dengan berbagai persoalan yang tidak mudah. Akan tetapi, kenapa justru kita memberikan duka tepat di hari ulang tahunnya?

Ah, mungkin memang benar, tidak diperhatikan saat ulang tahun adalah wujud perhatian itu sendiri.



Tirto.ID
Loading...

No more articles