• 5
    Shares

MOJOK.CO – Beli make up, tester-nya online~

Dian Sastro pergi ke Barcelona. Penggemarnya bertanya-tanya, jangan-jangan Barcelona adalah tempat honeymoon Rangga dan Cinta di AADC 3?

Beberapa foto kemudian, terjawab sudah alasannya. Meskipun Dian Sastro turut mengucapkan selamat ulang tahun pada Nicolas Saputra beberapa hari lalu, ternyata si Cinta melancong ke Spanyol untuk ikut perilisan Samsung Galaxy S9 dan S9 Plus yang digelar hari Minggu (25/2/2018), my lov~

Walaupun dibanderol dengan label “produk baru”, Samsung S9 dan S9 Plus ini dinilai tyda memiliki perbedaan yang berarti-berarti amat kalau dibandingin dengan Samsung S8. Misalnya, kamera utama tipe handphone ini sama-sama 12 megapixel, dengan kamera depan 8 megapixel. Perubahan? Ya ada, dong. Tungguin aja di Konter, yha~

Malah, perubahan yang nga besar-besar amat ini pun kesannya mirip dengan perasaan Cinta dan Rangga di AADC 2: udah belasan tahun pisah, eh masih diem-diem saling suka 🙁

Meskipun begitu, gaes, Samsung Galaxy S9 dan S9 Plus punya beberapa fitur yang tidak ditemukan di seri sebelumnya. Melalui pengamatan terbaru dari Mojok Institute, ada beberapa fitur menonjol dari jenis ponsel pintar ini.

Tapi, tapi, tapi, salah satu fitur Samsung S9 dan S9 Plus ini ternyata punya sisi gelap yang sedikit menyedihkan. Penasaran?

Adalah sebuah fitur Make Up Mode di kamera Samsung S9 dan S9 Plus yang konon mengguncang dunia persolekan. Bekerja sama dengan beberapa produsen make up, seperti Sephora dan Covergirl, kita semua bisa memanfaatkan fitur ini untuk mencoba secara virtual produk riasan pilihan sebelum benar-benar membelinya.

Baca juga:  Bibirmu Ada Berapa, Kok Beli Lipstik Melulu?

Walaupun fitur ini nampak menguntungkan dan menarique bagi para konsumen make up manapun, sesungguhnya fitur ini adalah sebuah godaan kreativitas yang nyata.

Yhaaaa, fitur ini sesungguhnya mengancam keberlangsungan karier beauty vlogger!!!!!!!!

Munculnya fitur ini adalah hasil dari integrasi kamera yang memanfaatkan AR (Augmented Reality). Dengan Make Up Mode, kita nga perlu repot-repot baca deskripsi atau nyari review kosmetik. Tinggal pakai fitur ini aja, my lov, maka keputusan memilih shade pun jadi mudah~

Tapi yhaaa, di mana ada kebahagiaan, terkadang di situ ada kesedihan. Dengan berkembangnya akses untuk mencoba make up bagi semua orang, buat apa lagi ada review-review yang menumpuk di akun YouTube? Daripada harus nonton 10 menit buat tahu perbedaannya BB Cream yang matte dan BB Cream yang ultra cover, mending langsung selfie aja sendiri. Xixixi.

Di sinilah kepiluan dimulai. Bayangkan kamu menggunakan fitur ini sesuka hati. Pernah nga sih kamu mikirin perasaannya beauty vlogger yang biasa update video di YouTube? Pernah nga sih kamu kebayang sakitnya hati dia “ditinggalkan” oleh penontonnya yang ditelan teknologi? Padahal, dia udah repot-repot beli make up banyak-banyak buat di-compare dan bikin tutorial sambil bilang, “Jangan lupa subscribe channel aku ya, nanti aku adain give away…” 🙁

Kesenduan ini rasanya tida berlebihan jika kita bandingkan dengan munculnya ojek online yang kala itu ditentang keras dengan ojek pangkalan. Atau mungkin, hal ini juga sama menyedihkannya dengan munculnya game Mobile Legend yang digandrungi kekasih. Lah kan kita jadi dicuekin 🙁

Baca juga:  Indira Kalistha Wujud Lembeknya Pemerintahan Jokowi, Perlu Belajar Sama Menteri Kesehatan Kerala

Berita (agak) baiknya, fitur Make Up Mode ini cuma ada di empat negara: Amerika Serikat, Kanada, China, dan Korea. Artinya…

…YAH AING SEDIH BANGET NGA BISA NYOBAIN MAKE UP VIRTUAL :(((((