Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Alasan-alasan Mengapa Perlu Berpacaran dengan Anak Persma

Indri Tedja Tyasning oleh Indri Tedja Tyasning
16 November 2014
A A
Alasan-alasan Mengapa Perlu Berpacaran dengan Anak Persma

Alasan-alasan Mengapa Perlu Berpacaran dengan Anak Persma

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Saya pernah bergabung dalam Lembaga Pers Mahasiswa (persma) di sebuah kampus perguruan tinggi negeri di Yogyakarta. Meskipun hanya persma level fakultas yang barangkali tak sekondang persma Kuil B-21, macam Balairung dan Bulaksumur Pos. Mayoritas awak persma saya adalah para jomblo yang sering meratapi nasib. Dari yang resah karena tak juga laku sampai yang sering curhat mengenai gebetan yang hobi tarik-ulur, tak kunjung memberikan kepastian.

Menurut pengamatan saya, anak persma sering kalah pamor dengan, misalnya, anak-anak pencinta alam (Mapala)—yang terlihat sangar, macho, gemar berpetualang—anak BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa)—yang tampak elit dan bermasa depan cerah—atau anak Rohis Kampus yang di dalamnya didominasi para pemuda-pemudi soleh dan solehah calon menantu idaman mertua  seperti Kak Rumanah dan Bang Robi.

Mungkin karena kami terlalu akrab dengan tenggat waktu tulisan, jadi kami lebih sibuk menulis berita, mengedit tulisan, atau melayout (jangan lupakan layouter persma, jasa mereka begitu besar). Kami sampai lupa mengakrabi hal lain: urusan pacaran. Bagaimana tidak, kami lebih takut disemprot senior karena tulisan daripada disemprot pacar karena lupa janjian.

Anak persma memang selalu identik dengan menulis. Bukankah yang suka menulis itu selalu menarik? Lihat saja Cinta dalam Ada Apa Dengan Cinta yang tengah booming kembali itu. Ia pernah dibuat galau, tergila-gila, bahkan rela di-PHP 12 tahun oleh Rangga, si misterius yang gemar menulis puisi.

Kami mungkin tak semisterius dan sememesona Rangga yang diperankan dengan gantengnya oleh Nicholas Saputra. Namun, ada banyak hal yang menjadi kelebihan anak-anak persma yang barangkali dapat membuat pembaca artikel ini berpikir untuk mencari pacar anak persma. Hal-hal tersebut antara lain:

Referensi bribikan yang membuat kami handal dalam membribik.

Di persma manapun, para senior pasti selalu bersabda “banyak-banyaklah membaca!”. Maka, bacaan kami begitu luas. Termasuk sastra. Hal ini mempengaruhi materi bribikan kami. Walau tak segombal Sitok Srengenge, bribikan kami dijamin mampu membuat siapapun incaran kami terbang ke awing-awang

“mz, aku mau ganti nama jadi Alina”

“kenapa, dik?”

“supaya bisa kamu kirimi senja”

Kami terlatih ditolak

Seperti judul lagu milik The Rain, ‘Terlatih Patah Hati’. Kami terlatih ditolak. Terlatih ditolak sama dengan pantang menyerah. Coba saja, sudah membuat tulisan yang kami pikir bagus sekali namun kemudian oleh redaktur ditolak, dikembalikan untuk diperbaiki. Apa kami akan menyerah? Tidak, kami akan memperbaiki tulisan tersebut dengan tabah…. ditolak redaktur saja sudah biasa, apalagi ditolak kamu.

Tahan banting dalam keadaan apapun.

Mengejar deadline saat tugas dari dosen menumpuk? Sudah Biasa. Tulisan dikembalikan redaktur? Sudah Biasa. Di-PHP narasumber? Sudah biasa. Susahnya menemukan percetakan bagus yang sesuai dengan dana? Sudah biasa. Atau mungkin terancam dimusuhi dosen dan pejabat kampus karena terlalu keras mengkritik? Apalagi itu! Karena terbiasa dengan semua itu, sudah pasti anak persma akan menjadi pacar yang baik dan setia menemani dalam keadaan sesulit apapun.

Iklan

Pacaran dengan anak persma dapat membuatmu bertambah pintar.

Seperti yang saya tulis pada alasan pertama. Anak persma wajib hukumnya banyak membaca. Karena banyak membaca, wawasan kami luas dan bisa diajak bicara apa saja. Mulai dari isu terkini, sastra, filsafat, politik. Seru kan berpacaran dengan orang yang banyak tahu? Selain itu kamu juga bisa bertambah pintar, karena ketularan virus membaca dari anak persma.

Terakhir : Kami akan selalu jujur.

Sederhana saja: Nulis berita aja harus jujur, gimana sama kamu?

Baiklah, itu tadi alasan–alasan mengapa anak persma dapat menjadi pacar yang baik. Semoga artikel ini dapat mencerahkan kamu-kamu yang masih jomblo untuk mempertimbangkan mencari pacar atau minimal sekadar mbribik anak persma.

Salam Persma!

Tabique.

Terakhir diperbarui pada 11 Agustus 2021 oleh

Tags: jombloPers MahaisiswaPersma
Indri Tedja Tyasning

Indri Tedja Tyasning

Artikel Terkait

Dating apps jadi pelarian menemukan pasangan untuk memulai hubungan baru
Lipsus

Mencari Kasih Sayang Semu di Dating Apps, Pelarian dari Kesepian dan Rasa Minder usai Sering Dikecewakan di Dunia Nyata

13 Februari 2026
Ilustrasi - Anak pertama dicap gagal.MOJOK.CO
Urban

Sesal Kerja Jadi Wartawan, Label Profesi Keren tapi Realitasnya Jadi Gembel dan Simbol Anak Gagal di Keluarga

10 Februari 2026
Salah Kalau Gue Jomblo?
Uneg-uneg

Salah Kalau Gue Jomblo?

22 Januari 2023
Menguak Cara Berpikir Khoirul Anam, Pembuat Foto Unik yang Menikah dengan Rice Cooker
Liputan

Menguak Cara Berpikir Khoirul Anam, Pembuat Foto Unik yang Menikah dengan Rice Cooker 

16 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis Itu Mojok.co

Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis

12 Maret 2026
Sesal suka menolong orang lain usai ketemu lima jenis orang yang tidak layak ditolong meski kesusahan. Dari tukang judi slot hingga orang susah bayar utang MOJOK.CO

Kapok Suka Menolong Orang Lain usai Ketemu 4 Jenis Manusia Sialan, Benar-benar Nggak Layak Ditolong meski Kesusahan

12 Maret 2026
Dihina dan dijauhi tongkrongan hanya karena naik motor Honda BeAT. Tidak memenuhi standar sinematik ala Yamaha Aerox, NMax, dan Vario MOJOK.CO

Standar Keren Kabupaten: Pakai Motor BeAT Dihina dan Dijauhi Circle Aerox, NMax, dan Vario karena Tak Masuk Konsep Sinematik

12 Maret 2026
Perantau Minang di kantin kereta api Indonesia (KAI) dalam perjalanan mudik Lebaran

Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”

13 Maret 2026
Tuntutan sosial dan gengsi bikin kelas menengah jadi orang kaya palsu hingga abaikan tabungan demi kejar standar sukses MOJOK.CO

Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit

14 Maret 2026
Ambisi jadi PNS di usia 25 demi hidup sejahtera. Malah menderita karena perkara gadai SK MOJOK.CO

Jadi PNS Tak Bahagia Malah Menderita, Dipaksa Keluarga Gadai SK Demi Puaskan Tetangga dan Hal-hal Tak Guna

16 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.