fbpx

MOJOK.CO Penggunaan masker hingga sekarang dipercaya dapat mencegah penularan virus. Tapi kita perlu tahu, jenis masker sekaligus cara pakainya yang benar demi pencegahan virus corona.

Hingga hari ini (28/1 pukul 15.00 WIB), kasus infeksi virus corona yang ditemukan mencapai 4.603 kasus dengan 106 korban meninggal. Jika dibandingkan dengan kemarin, artinya dalam satu hari pasien baru bertambah dua kali lipat dan korban meninggal bertambah 26 orang.

Meskipun belum ada pasien di Indonesia maupun yang berkewarganegaraan Indonesia yang sudah terkonfirmasi terjangkit virus corona, namun ketakutan akan penularan sudah sangat nyata. Kewajiban kalian adalah menyaring informasi yang benar, mengingatkan para boomer, dan fokus terhadap pencegahan virus corona ketimbang menyebar teori-teori konspirasinya.

Untuk jaga-jaga biar nggak ketularan, menggunakan masker adalah pilihan bijak, mengingat virus ini bisa ditularkan lewat air liur dan udara. Ada sejumlah masker yang bisa dipakai serta plus minusnya.

Fungsi masker bedah dan cara pakainya

Masker yang sering dipakai mbak-mbak saat motoran adalah jenis masker bedah. Masker bedah memiliki tiga lapisan utama yaitu bagian luar yang berwarna yang anti-air, lapisan tengah yang berfungsi sebagai filter, dan lapisan dalam berwarna putih yang difungsikan sebagai penyerap cairan yang keluar dari mulut.

Dikutip dari The Straits Times, satu-satunya cara menggunakan masker bedah yang tepat ialah sisi berwarna di luar dan sisi putih di dalam. Tujuannya, agar uap pernapasan diserap oleh sisi putih dan proses bernapas selama menggunakan masker tetap nyaman.

Baca juga:  Sedih Sekali Jadi China, Belum Habis Virus Corona, Tiba-tiba Flu Burung Muncul Lagi

Posisi masker seperti ini berlaku ketika kamu yang sakit maupun ketika kamu menjaga diri agar tidak ketularan orang lain yang sakit.

Tapi, fungsi dari masker bedah kurang efektif untuk mencegah penularan virus, termasuk virus corona, karena kemampuan menyaring partikelnya masih kalah dari masker N95, misalnya. Selain itu, masker ini mudah bergeser sehingga ada kemungkinan udara yang lolos masuk ataupun keluar dari sisi atas, bawah, serta samping masker.

Lalu, ada cara pemakaian masker yang direkomendasikan.

Sebelum pakai, cuci tangan dengan sabun. Ketika masker dipakaikan, pastikan bagian dagu, mulut, dan hidung tertutup semua. Saat melepas masker, jangan tarik bagian depannya karena tanganmu bisa terkontaminasi. Buka masker dari talinya dan segera buang ke tempat sampah soalnya ini masker sekali pakai. Setelah itu, cuci tangan pakai sabun lagi dan pakai masker bedah yang baru.

Fungsi masker N95 dan cara pakainya

Masker N95 populer sebagai respirator yang mampu menyaring udara hingga 95%. Masker ini direkomendasikan untk pencegahan virus corona karena lebih aman. Masker ini juga bisa dipakai beberapa kali, dalam arti dilepas sebentar lalu dipakai kembali, namun tidak lebih dari lima kali.

Saat memakai masker N95, kalian bisa menyesuaikannya dengan bentuk hidung. Usahakan tidak ada bagian masker yang longgar. Sama seperti masker bedah, saat memakai dan setelah melepas masker ini dianjurkan buat cuci tangan pakai sabun.

Baca juga:  Surat Terbuka untuk Ustad Abdul Somad yang Sebut Corona Adalah ‘Tentara Allah’

Dengan fungsi yang lebih canggih, masker N95 tergolong lebih mahal karena dibanderol Rp6-10 ribu per buah. Tetapi ada peringatan bahwa menggunakan masker ini bisa membuat orang sulit bernapas. Jika kalian punya asma, tidak disarankan pakai masker ini lama-lama.

Fungsi masker N99 dan N100 sekaligus cara pakainya

Masker N99 mampu menyaring udara hingga 99% dan sangat efektif untuk pencegahan virus corona. Namun, banyak orang yang merasa tidak nyaman dengan masker ini karena tergolong lebih berat dan bikin susah bernapas. Bagian hidung yang tidak bisa disesuaikan karena bentuk masker yang kaku juga menjadi kendala.

N99 bisa kalian beli di toko online atau apotek dengan harga Rp20 ribuan per buah.

Sementara N100 yang kabarnya mampu menyaring udara hingga 100% justru lebih direkomendasikan. Pengikat masker bisa disesuaikan seusai dengan ukuran kepala sehingga lebih nyaman. Sayangnya, N100 dijual dengan harga cukup mahal, yaitu sekitar Rp200 ribu per buah.

Dari sekian jenis masker, ketika menghindari wabah virus corona seperti saat ini, masker N95 adalah yang paling ideal secara harga dan kenyamanan pakai. Selain itu, sering-seringlah membersihkan tangan dengan sabun atau hand sanitizer, tidak menyentuh mulut dan hidung sebelum membersihkan tangan, serta meminimalisir kontak dengan hewan.

BACA JUGA Deretan Hoaks Virus Corona, Cek Faktanya agar Tidak Panik Berjamaah atau artikel lainnya di POJOKAN.



Tirto.ID
Loading...

No more articles