MOJOK.CO Kalau sembuh dari COVID-19 bisa menyandang predikat duta imunitas, rakyat jelata juga mau dong dapat predikat duta-dutaan. Bedanya, mereka pengen yang lebih keren!

Dinobatkan jadi duta imunitas, duta pancasila, duta lingkungan, maupun Duta sheila on 7 memang tak sekeren predikat nobel. Seremoni dan hal-hal kontroversial di baliknya selalu menggelitik dan jadi pengin menobatkan diri sendiri dengan predikat duta keren-keren lainnya.

Memahami situasi ini Mojok Institute sudah bikin sensus dan mensurvei keinginan khalayak. Sebelumnya kami mau kasih pengumamn bahwa jawaban “Jadi duta shampoo lain” akan kami anulir karena takut kena marah mbak Anggun C. Sasmi.

Hasil Sensus

Predikat duta impian #1 Duta Rebahan

Sepertinya rakyat Indonesia memang ngantukan. Banyak yang memimpikan menyandang gelar duta rebahan, rebahan miring kiri, dan duta tidur-tiduran. Apalagi sambil menyelesaikan serial drakor Itewon Class dan memandangi Park Sae-ro-yi, uwh, idaman! Kita harus akui menjadi duta rebahan memang yang paling paripurna dari predikat duta yang secara seremonial dinobatkan sama pemerintah.

@edwnsli duta kaum rebahan miring ke kiri

Predikat duta impian #2 Duta Kemiskinan

Terdengar sengsara tapi aslinya nggak seburuk itu, sobatku. Menjadi duta kemiskinan itu layaknya netizen Twitter yang menasbihkan diri jadi sobat misqueeen e-nya tiga. Kemiskinan dapat menuntut seseorang jadi pribadi yang narimo ing pandum. Duta kemiskinan nggak akan bikin mereka gila kekuasaan, meski kadang cobaannya adalah menjadi anarko dan kiri bermartabat.

Baca juga:  Jika Netizen Twitter Punya Satu Alat Doraemon, Apa Yang Mereka Pilih?

Maka, jadilah duta kemiskinan yang amanah dan bokek selalu. Sekali kaya raya, jerat nafsu duniawi akan menghantui kalian selamanya. Selamanya~

@adnan_sunan08 Duta kebijakan dan kepasrahan kemiskinan. Sebab, Kemiskinan dapat menuntun orang menjadi bijak dan pasrah atas segala keadaan. -passs-rrrrrrrr-aaaaahhhhhhhhhh……

Predikat duta impian #3 Duta Pemberantas Pelakor

Netizen yang memimpikan jadi duta pemberantas pelakor memang sepertinya punya pola traumatis atas perselingkuhan yang secara ngawur diperbuat pasangannya. Maka dari itu sebagai media teladan, Mojok mendukung sepenuhnya impian kalian menjadi duta pemberantas pelakor biar dunia ini makin aman tentram.

Jangan lupakan juga pasangan-pasangan kalian yang dengan bejatnya memutuskan selingkuh dan merelakan diri diganyang pelakor. Mereka sama-sama butuh dikasih pelajaran Iqro mulai jilid 1. Biar ada akhlak.

@Bunga94551689 Jadi duta pemberantar pelakor.. pokoknya tak ratain sak akar”nya pelakor” itu

Predikat duta impian #4 Duta Falling in Love wth Ppl We Can’t Have~

Untuk yang satu ini saya sendiri ingin gabung. Saya rasa syarat jadi duta falling in love wth ppl we can’t have adalah yang paling manusiawi, romantis, sekaligus mengharu biru. Penyambutan duta ini akan dibalut hujan dan lagu-lagu ambyar. Bukannya tepuk tangan saat dinobatkan, penyandang duta ini justru akan sesenggukan di atas panggung sambil dipuk-puk pak menteri.

Karena sejatinya, ketulusan bisa ditunjukkan lewat sini. Tentang bagaimana kita tetap mencintai seseorang meski dia tak mungkin kita miliki. Gambaran yang realmente hermosa~

@indomiigvrl Duta falling in love with ppl we can’t have

Predikat duta impian #5 Duta Fast Respond

Apa yang bisa dibanggakan dari orang yang lama balas chat? Menyia-nyiakan waktu orang aja. Mendingan orang-orang yang selalu cepat merespons chat atau telepon dari orang lain diberi gelar Duta Fast Respond sebagai apresiasi atas kepeduliannya terhadap waktuyang diinvestasikan orang lain.

Baca juga:  Tidak Ada Patah Hati Terberat karena Semua Terasa Menyakitkan

Negara ini butuh banyak pribadi trengginas, cekatan, dan nggak baperan untuk segera balas chat penting. Teruntuk makhluk yang chat cuma panggil nama doang, duta fast respond tidak punya kewajiban untuk membalasnya. Karena orang-orang yang chat cuma panggil nama lebih pantas diasingkan di dasar Palung Mariana.

@fanialisa104 Duta fast respond chat :’)

BACA JUGA Cara Menghabiskan Gaji Pertama Bagi yang Bingung atau artikel lainnya di SENSUS.