Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai Kolom

Siaran Langsung Jokowi Disuntik Vaksin Harus Menjadi Siaran yang Menghibur Masyarakat

Agus Mulyadi oleh Agus Mulyadi
12 Januari 2021
A A
jokowi disuntik vaksin
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

BPOM sudah resmi mengeluarkan izin penggunaan darurat vaksin Covid-19 Sinovac pada Senin, 11 Januari 2021 kemarin. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BPOM Penny K Lukito.

Pasca diterbitkannya izin penggunaan darurat tersebut, Presiden Jokowi diproyeksikan menjadi orang pertama yang bakal mendapatkan vaksin Sinovac ini. Tak tanggung-tanggung, Jokowi bakal disuntik vaksin Sinovac pada Rabu, 13 Januari 2021 besok.

Momen penyuntikan vaksin kepada Jokowi besok merupakan momen yang sangat spesial. Ia menjadi penanda besar proyek vaksinasi nasional sebagai bagian dari perang melawan pandemi Covid-19 yang, belum juga bisa kita menangkan sampai saat ini.

Maka, tak berlebihan jika kemudian momen tersebut harus dibikin sespesial mungkin. Pihak istana kepresidenan kabarnya tengah mempersiapkan dengan matang proses vaksinasi terhadap Presiden Jokowi.

Rencananya, proses penyuntikan vaksin kepada Jokowi juga bakal disiarkan secara langsung. Masyarakat bisa “menikmati” sensasi melihat Jokowi saat ditusuk jarum vaksinasi.

Melihat saudara atau kawan disuntik oleh dokter atau mantri tentu adalah hal yang biasa. Tapi kalau melihat presiden disuntik, pastilah akan beda sensasinya.

Rakyat bisa melihat ekspresi muka Jokowi saat disuntik. Melihat Jokowi menjerit kecil saat lengannya yang kurus itu akhirnya ditembus oleh jarum suntik yang pastilah tingkat keruncingannya paripurna. Membayangkan betapa Ibu Iriana harus menenangkan suaminya sesaat sebelum ia disuntik. “Nggak sakit kok, Pak, kayak digigit semut,” ujarnya.

Siaran langsung Jokowi disuntik vaksin bakal menjadi acara yang sangat menghibur bagi masyarakat. Boleh jadi, siaran itulah yang sedikit banyak mampu menjadi penebus “dosa” pemerintah karena tidak bisa optimal dalam menangani pandemi Covid-19 seperti beberapa negara tetangga.

Walau tak bisa memberikan perlindungan kepada masyarakat atas Covid-19, namun setidaknya, pemerintah masih bisa memberikan tontonan yang menghibur yang ada nuansa Covid-19-nya.

Apa saja yang sifatnya seremonial memang selalu menyenangkan bagi banyak orang. Setidaknya, begitulah yang dipikirkan oleh Pemerintah dan memang cukup diamini oleh banyak orang.

Kemarin saat vaksin Sinovac mulai didistribusikan saja, ada upacara pelepasannya. Jadi nggak mungkin kalau sampai prosesi penyuntikan pertamanya nggak dibikin upacara.

Jangan salah, sebagai negara yang bahkan tragedi kecelakaan bisa dikemas menjadi apa saja, seremonial merupakan hal yang amat penting.

Sudah selayaknya penyuntikan vaksin kepada Jokowi dikemas dengan konsep acara yang menarik dan penuh dengan nuansa showbiz. Kalau perlu, libatkan Wishnutama dan Erick Thohir yang sudah terbukti mampu bikin gelaran pembukaan Asian Games menjadi sangat meriah. Libatkan banyak artis dan talent-talent lainnya.

Hire Vincent-Desta, atau Sule-Andre, Ramzi-Gilang Dirga, atau Adul-Komeng sebagai pembawa acara.

Iklan

Undang musisi-musisi papan atas untuk menjadi pengisi sesi hiburan. Kalau bisa musisinya yang lengkap, dari generasi tua seperti Rhoma Irama sampai generasi muda seperti .Feast.

Suruh mereka menyanyikan lagu andalan mereka dengan mengganti lirik lagu mereka dengan nuansa Covid-19.

Rhoma Irama bisa menyanyi lagu ‘Mirasantika’ dengan lirik yang sudah dimodifikasi.

“Vaksin Sinovac (novac), apa pun namamu…”
“Tak akan kutakut lagi dan tak akan kutolak lagi walau sesuntik.”

Begitu pula dengan .Feast, bisa menyanyikan lagu ‘Peradaban’-nya itu.

“Bawa vaksin ini ke persekutuanmu.”
“Angka positif menanjak lagi.”

Atau…

“Ambil masker lepas corona.”
“Cuci tangan divaksin pula.”

Di akhir acara, pemerintah bisa menghadirkan Caesar YKS untuk menghibur pemirsa dengan goyang khasnya. Saat Caesar berjoget itulah, tampilan layar langsung memunculkan pesan penting: “Vaksin sehat, aman, dan halal. Habis divaksin, tubuh bakal menjadi kuat, lentur, dan lincah seperti Caesar.”

Sekali lagi, ini adalah hal yang penting. Semata demi menjaga keutuhan Negara Seremoni Republik Indonesia.

Terakhir diperbarui pada 12 Januari 2021 oleh

Tags: jokowisinovacSotar Satirvaksin
Agus Mulyadi

Agus Mulyadi

Blogger, penulis partikelir, dan juragan di @akalbuku. Host di program #MojokMentok.

Artikel Terkait

Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Aktual

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO
Esai

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Afnan Malay: Membedah Hubungan Prabowo-Jokowi Setelah Pemilu dan Janji Program MBG
Video

Afnan Malay: Membedah Hubungan Prabowo-Jokowi Setelah Pemilu dan Janji Program MBG

18 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jurusan Kebidanan Unair tolong saya dari kekecewaan gagal kuliah di Kedokteran. MOJOK.CO

Tinggalkan Mimpi Jadi Dokter karena Merasa Bodoh dan Miskin, Lulus dari Jurusan Kebidanan Unair Malah Bikin Hidup Lebih Bermakna

6 April 2026
Gagal kerja di Jakarta sebagai musisi. MOJOK.CO

Nekat ke Jakarta Hanya Modal Ambisi sebagai Musisi, Gagal dan Jadi “Gembel” hingga Bohongi Orang Tua di Kampung

11 April 2026
Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living MOJOK.CO

Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

8 April 2026
Derita Pedagang Es Teh Jumbo: Miskin, Disiksa Israel dan Amerika MOJOK.CO

Semakin Berat Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo: Sudah Margin Keuntungan Sangat Tipis Sekarang Terancam Makin Merana karena Kenaikan Harga

9 April 2026
Tinggalkan Jakarta demi punya rumah desa untuk slow living, berujung kena mental karena ulah tetangga MOJOK.CO

Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga

7 April 2026
Gudeg, Kuliner Jogja yang Makin Tak Cocok untuk Orang Miskin (Unsplash)

Harga Gudeg Jogja Naik, Berpotensi Menguatkan Sisi Gelap kalau Kuliner Jogja Ini Memang Bukan Makanan Murah Lagi

9 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.