Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Hansip Dibubarkan karena Banyak Sedot Anggaran Negara: Halo Mobil Dinas Pejabat, Halo?

Hanis dianggap sudah membebani keuangan negara, makanya profesi ini lantas dihapus negara. Oh, pantes banyak hansip kaya raya ya? Eh.

Agus Mulyadi oleh Agus Mulyadi
22 September 2014
A A
cerita lucu hansip hansip dibubarkan cerita hansip agus mulyadi bapak agus mulyadi presiden sby

cerita lucu hansip hansip dibubarkan cerita hansip agus mulyadi bapak agus mulyadi presiden sby

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Hanya karena banyak nyedot anggaran terus hansip dibubarin? Lah, kalau sekadar sedot-menyedot, Satpol PP kan jauh lebih kenceng nyedotnya.

Geger soal berita penghapusan hansip sebenarnya sudah menggema sejak beberapa minggu yang lalu, namun saya baru tahu kepastian berita tersebut beberapa hari yang lalu. Itupun tak sengaja karena saya dapat kiriman link dari seorang kawan.

Saya pun berusaha memeriksa kebenaran berita tersebut, dan ternyata benar. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono secara resmi memang sudah menghapus Pertahanan Sipil per tanggal 1 September 2014 lalu.

Penghapusan tersebut dilakukan melalui Perpres Nomor 88 Tahun 2014, yang mana Peraturan itu sekaligus mencabut Keputusan Presiden Nomor 55 Tahun 1972 tentang Penyempurnaan Organisasi Pertahanan Sipil (Hansip) dan Organisasi Perlawanan dan Keamanan Rakyat (Wankamra) dalam Rangka Penertiban Pelaksanaan Sistem Hankamrata.

Mengenai hal ini, saya iseng mencoba mencari tahu bagaimana reaksi bapak saya. Maklum, bapak saya sudah lebih dari satu dekade bertugas menjadi hansip.

“Katanya tahun besok sudah ndak ada Hansip lho, Pak. Hansip sudah dihapus sama Pak Esbeye,” kata saya kepada Bapak saat kami santai nonton televisi kemarin sore.

“Ah, yang bener? Kata siapa gus? Apa alasannya? Kok bapak malah belum tahu ya?” Seakan tak percaya dengan kabar yang saya berikan, beliau langsung memberondong saya dengan rangkaian pertanyaan.

“Bener, Pak. Lha wong aku lihat sendiri beritanya di internet. Di tivi juga sudah ada beritanya kok, Pak. Katanya sih karena fungsi hansip sekarang sudah tidak optimal, sudah tidak sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat zaman sekarang. Tapi ini katanya lho, Pak. Katanya. Aku sendiri juga masih kurang paham alasan pastinya!”

“Yang bener, Gus?” tanya Bapak masih juga belum percaya.

“Kandhani kok ngeyel. Bener, Pak. Nih beritanya kalau ndak percaya!” kata saya sambil menujukkan berita dari ponsel.

“Oalah, Si Esbeye itu maunya apa sih?”

Saya pun tersenyum kecil. Geli saja rasanya saat mendengar Bapak mengganti ‘Pak Esbeye’ dengan ‘Si Esbeye’. Mungkin karena rasa kesalnya sama Pak SBY yang sudah menghapuskan hansip, korps yang menjadi kebanggaan Bapak selama lebih dari sepuluh tahun.

“Bukan mau menghapus, Pak. Tapi memang sudah dihapus!”.

Saya tahu, soal penghapusan hansip ini bagi Bapak bukan sesuatu yang enteng. Selain karena waktu bertugas yang sudah cukup lama, Bapak juga punya chemistry yang cukup intim dengan kesatuan ini. Bisa jadi, hansip adalah satu-satunya produk Orde baru yang sanggup membuat Bapak menjadi begitu bergairah.

Iklan

“Kalau hansip dihapus, memang Bapak rugi ya, Pak?”

“Yo sebenarnya sih ndak rugi-rugi banget. Yo cuma kalau ada hansip kan bapakmu ini jadi punya penghasilan tambahan kalau pas ada coblosan atau hajatan! Lagipula, kapan lagi bapakmu ini bisa kelihatan gagah pakai seragam dan sepatu PDL kalau bukan pas jadi hansip? Iya, tho?”

“Iya juga sih, Pak!” jawab saya nglegani.

“Oalah, Si Esbeye itu maunya apa sih?” ketus Bapak kembali mengulangi kekesalannya.

“Hambok kalau berani, tanya saja langsung sama Pak Esbeye-nya, ” kata saya sambil terkekeh kecil.

Saya sendiri sebenarnya masih merasa rancu dengan penghapusan hansip ini. Soalnya di beberapa portal berita, ada yang menyebutkan bahwa penghapusan kayak gini sebenarnya hanya pengalihan fungsi. Di sisi lain, ada juga yang menyebutkan bahwa ini adalah murni penghapusan. Yang jelas, di mata saya perihal hansip ini masih cukup mengambang.

“Apa jangan-jangan karena hansip banyak menyedot anggaran negara, Gus?”

“Yo mungkin saja, Pak. Soalnya hansip kan dapat duit dari kelurahan. Nah, duit dari kelurahan itu bisa jadi adalah anggaran dari negara juga, Pak! Tapi itu mungkin saja lho pak, sekali lagi, mungkin saja.”

“Ya kalau memang hansip itu menyedot banyak anggaran negara, Bapak sih ikhlas saja.”

“Jadi bener nih, Bapak ikhlas kalau hansip dihapuskan?”

“Yo Ikhlas lah, Gus. Tapi..”

“Tapi apa pak?”

“Tapi Si Esbeye itu maunya apa sih?”

BACA JUGA Merasakan Kesedihan yang Merayap Tatkala Melihat Angkot yang Kosong Tanpa Penumpang dan ESAI lainnya.

Terakhir diperbarui pada 11 Oktober 2021 oleh

Tags: bapakhansipsby
Agus Mulyadi

Agus Mulyadi

Blogger, penulis partikelir, dan juragan di @akalbuku. Host di program #MojokMentok.

Artikel Terkait

Sesal dulu bersikap kasar hingga menghina bapak. Kini ditampar realitas di perantauan dan mewak tiap pulang ke rumah MOJOK.CO
Ragam

Sesal Dulu Sering Kasar dan Hina Bapak, Kini Sadar Cari Duit di Perantauan dan Berkorban untuk Keluarga Tak Gampang!

28 Oktober 2025
Cerita Mereka yang Berhasil Stop Main Judi Online Setelah Kehilangan Segalanya: Kalah Puluhan Juta, Ingin Resign dari PNS, Tapi Bisa Taubat Gara-Gara Grup Facebook.MOJOK.CO
Esai

Tentang Sebuah Kampung yang Ketagihan Judi Togel

4 Januari 2024
Sejarah Hansip: Tukang Gebuk PKI yang Sudah Dihapus, tapi Selalu Wara-Wiri Saat Pemilu MOJOK.CO
Memori

Sejarah Hansip: Tukang Gebuk PKI yang Sudah Dihapus, tapi Selalu Wara-Wiri Saat Pemilu

26 Oktober 2023
Soal Alasan Demokrat ke Prabowo, Pengamat: SBY Belum Berdamai dengan Megawati MOJOK.CO
Kilas

Soal Alasan Demokrat ke Prabowo, Pengamat: SBY Belum Berdamai dengan Megawati

19 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026
Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas, Pemutar Ekonomi Bangsa MOJOK.CO

Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas Abadi yang Menolak Fitur Keselamatan demi Memutar Ekonomi Bangsa

13 Januari 2026
kekerasan kepada siswa.MOJOK.CO

Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 

15 Januari 2026
Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026
Kos horor di Jogja.MOJOK.CO

5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku

12 Januari 2026
Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.