Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Empat Hal yang Harus Kamu Lakukan Sebelum Nikah

Nuran Wibisono oleh Nuran Wibisono
5 Oktober 2014
A A
nikah
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Menikah adalah salah satu fase terpenting dalam hidup. Memutuskan menikah atau tidak, bisa jadi adalah keputusan paling vital yang pernah kamu buat. Mau tak menikah? Oke saja. Mau nikah? Ya monggo. Semua ada konsekuensinya masing-masing.

Tapi terkadang banyak orang menyesal setelah memutuskan menikah. Rata-rata karena mereka tak tahu apa yang harus dilakukan sebelum menikah. Nah, berdasarkan pengalaman pribadi, observasi asal-asalan, juga dari hasil obrolan dengan novelis cum motivator cinta, maka saya menyusun empat hal yang harus kamu lakukan sebelum mengambil keputusan untuk menikah.

1. Puasin jalan-jalan sendirian

Kenapa? Kalau kamu dapat istri yang suka mengekang, pasti tak akan bisa kemana-mana. Kalau beruntung dapat istri yang toleran, percayalah, keinginan untuk jalan-jalan biasanya berkurang. Apalagi kalau sudah punya anak. Selain itu, kalaupun masih jalan-jalan, tipe jalannya akan berubah. Jika dulu suka menggembel, tidur di masjid, makan sekali sehari; kalau sudah berkeluarga pasti gak akan tega ngajak istri tidur di masjid.

2. Puas-puasin nakal

Kenapa? Puthut EA, seorang novelis dan motivator ulung soal cinta yang saya sebut di atas, pernah bercerita soal tipe “orang yang terlambat nakal.” Istilah itu untuk menjelaskan orang yang kala remaja jadi anak baik-baik, tapi jadi nakal setelah tua. Mereka telat sadar: nakal itu enak. Biasanya orang macam ini malah jadi berbahaya setelah menikah. Orang yang terlambat nakal cenderung merugikan banyak orang lain, terutama keluarga. Karena itu, mumpung masih muda, bujang, puas-puasin lah nakal. Mau mabuk, monggo. Mau one night stand, silakan (jangan lupa: safe sex). Jadi penjudi berat, go ahead. Lalu berhenti jika telah berkeluarga. Atau jalan tengahnya: jangan menikah dulu sebelum kamu puas nakal.

3. Merasakan patah hati berat

Kenapa? Berdasarkan pengalaman pribadi: hidup terasa jadi lebih santai kalau pernah mengalami patah hati berat. Patah hati berat, yang sampai membuatmu kehilangan berat badan belasan kilogram, membuatmu muntah, atau menangis (seperti yang dialami kawan saya Eddward S. Kennedy dan Arman Dhani) justru akan sangat membantu. Saat kamu sudah bisa keluar dari fase berat itu, wussssss, hidup lebih enteng. Nothing to lose. Fase berat ini juga akan membantumu dalam menghadapi masalah berat di pernikahan kelak. Lagipula, bukankah menarik jika kelak kamu memulai cerita pada anakmu, “Dulu ayah pernah patah hati…” sembari tertawa-tawa. Tapi bagaimana kalau susah move on, Kak? Yo salahmu dewe. Urip kok digawe abot, Cuuuk!

4. Cari calon istri/suami

Masih butuh penjelasan, Mblo?

Terakhir diperbarui pada 11 Agustus 2021 oleh

Tags: jomblonakalsebelum nikah
Nuran Wibisono

Nuran Wibisono

Suka menulis dan memasak. Bekerja di tirto.id.

Artikel Terkait

Dating apps jadi pelarian menemukan pasangan untuk memulai hubungan baru
Lipsus

Mencari Kasih Sayang Semu di Dating Apps, Pelarian dari Kesepian dan Rasa Minder usai Sering Dikecewakan di Dunia Nyata

13 Februari 2026
Salah Kalau Gue Jomblo?
Uneg-uneg

Salah Kalau Gue Jomblo?

22 Januari 2023
Menguak Cara Berpikir Khoirul Anam, Pembuat Foto Unik yang Menikah dengan Rice Cooker
Liputan

Menguak Cara Berpikir Khoirul Anam, Pembuat Foto Unik yang Menikah dengan Rice Cooker 

16 Oktober 2021
Esai

Kulamar Engkau Setelah Taaruf atau Pacaran Enaknya?

28 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO

Nongkrong di Usia 30 Terasa Tak Sama Lagi: Teman Makin Jompo, Obrolan Kian Membosankan, tapi Saya Berusaha Memahami

22 April 2026
Gen Z pilih soft living daripada slow living

Soft Living, Gaya Hidup Gen Z yang Memilih Menyerah tapi Tenang ketimbang Mengejar Mimpi “Besar” Tak Pasti

22 April 2026
perubahan iklim, cuaca ekstrem mojok.co

Cuaca Ekstrem Tak Menentu, Pakar UGM: Bukti Nyata Perubahan Iklim

24 April 2026
Dugaan penganiayaan anak di daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja MOJOK.CO

Hancur Hati Ibu: Amat Percaya ke Daycare LA Jogja dan Suka Kasih Tip ke Pengasuh, Anak Saya Justru Dibuat Trauma Serius

25 April 2026
Merintis Jastip ala Mahasiswa Flores Cuan Jutaan Tiap Bulan MOJOK.CO

Belajar dari Mahasiswa Flores yang Merantau di Jogja Merintis Usaha Jastip Kecil-kecilan Hingga Untung Jutaan Rupiah Setiap Bulan

23 April 2026
Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman Mojok.co

Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman

27 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.