MOJOK.COBapak Amien Rais sangat layak masuk ke dalam jajaran cabinet Jokowi dan Ma’ruf Amin. Berikut tiga jabatan menteri yang bakal cemerlang ketika diampu beliau.

Gunarso TS, salah satu penulis Mojok memaparkan dengan baik sebuah harapan untuk masa depan Indonesia yang lebih “baik”. Blio menjelentrehkan alasan Bapak Amien Rais itu sangat layak masuk ke dalam kabinet kerja Jokowi dan Ma’ruf Amin. Sungguh tulisan yang terang dan menenteramkan hati.

Saya bahagia betul. Bapak Amien adalah idola saya. Di mata saya, blio adalah politikus yang sudah mulai langka di Indonesia. Sesepuh Partai Amanat Nasional (PAN) itu adalah salah satu politikus paling konsisten yang pernah ada. Misalnya, sebagai oposisi yang kaffah, Bapak tak pernah lupa untuk mengkritik kebijakan Jokowi. Bahkan kalau perlu sampai bikin istilah baru yang sulit dipahami, tapi terdengar tajam sekaligus bijak. Konsisten.

Ketika mendukung pasangan Prabowo dan Sandiaga Uno, lalu akhirnya kalah di Pilpres 2019, Bapak Amien Rais tak lantas goyah hati dan bikin video di Youtube. Berbeda dengan salah satu politikus muda, penerusnya sendiri, yang mendukung Prabowo dan Sandiaga Uno, tapi bilang pasangan tersebut bakal kalah, bahkan sebelum Mahkamah Konstitusi punya keputusan. Konsisten.

Selain konsisten soal sikap, Bapak Amien Rais juga sosok Bapak Nasional yang baik. Sebagai “orang tua” yang baik, blio tidak sekadar menyuapi kita-kita semua dengan retorika yang gamblang. Bapak sering menggunakan kalimat bersayap, kata dengan makna ganda. Tujuannya ya supaya kita mau berpikir. Biar kita semua tuh politically correct. Konsisten.

Nah, satu suara dengan Bapak Gunarso TS, saya setuju Bapak Amien Rais masuk dalam jajaran kabinet. Berikut 3 jabatan menteri yang cocok untuk blio:

1. Menteri Penerangan, menghidupkan lagi “legenda Dunia Dalam Berita”.

Bagi kamu generasi masa lalu, acara Dunia Dalam Berita yang tayang di TVRI pada pukul 21.00 WIB selalu dinanti. Kita semua sangat iklas dan bahagia, nggak ada yang (berani) protes, ketika tayangan drama Saur Sepuh atau siaran sepak bola dipotong oleh Dunia Dalam Berita begitu saja. Kita semua mencintai Orde Baru. Dasar kita…

Baca juga:  Pesawat Nurtanio yang Melengkapi Kejayaan Darat, Laut, dan Udara

Nah, salah satu legenda selepas tayangan Dunia Dalam berita adalah acara Laporan Khusus, yang biasanya dibawakan oleh Menteri Penerangan, Harmoko, atau Menteri Sekretaris Negara, Moerdiono. Yang diberitakan adalah pengesahan bendungan, kunjungan Pak Harto ke Tapos, pengumuman anggota Kabinet. Pokoknya acara-acara menarik dan sangat kita nantikan.

Nah, selepas 1999, Jabatan Menteri Penerangan ini dihapus. Oleh sebab itu, Jokowi bisa kembali menghidupkannya lagi. Bapak Amien Rais bisa didapuk untuk memegang jabatan Menteri Penerangan 4.0.

Jika dulu Menteri Penerangan bekerja setelah acara Dunia Dalam Berita, Bapak Amien bisa dimunculkan menjadi iklan di sela-sela video Youtube. Kalian bosan nggak sih sama iklan Shawn Mendes yang teriak “It isn’t in my blooooooddd!” melulu, atau Janelle Monae yang seperti krisis identitas dan teriak “I’am Janelle Monaeeeee!!”

Iya, iya, Janelle Monaee…

Sebagai Menteri Penerangan 4.0, Bapak Amien Rais akan melaporkan capaian tim-tim E-Sports Indonesia yang berlaga di panggung internasional. Misalnya ketika Rizky Faidan, pemain PES berusia 16 tahun, berhasil melaju ke babak semifinal PES 2019 World Series dan hanya kalah dari Ettorito, sang juara bertahan.

Atau ketika Bigetron, tim PUBG dari Indonesia, yang berhasil lolos ke kompetisi Global Final PUBG Mobile Club Open 2019. Kompetisi ini akan digelar di Kota Berlin, Jerman. Maklum, Pak Jokowi kan sangat perhatian kepada perkembangan game online. Bapak Amien Rais bakal jadi corong pemerintah yang komplet. Berpengetahuan dan pandai menyusun kalimat.

2. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia.

Manusia adalah sumber daya yang punya tenaga besar. Pak Jokowi punya ide menarik untuk mengembangkan “manusia Indonesia”. Ide itu disebut Nawacita dan sempalannya bernama Revolusi Mental. Namun, sayangnya, ide bagus tersebut tidak sepenuhnya sukses.

Dari mana kita tahu ide itu tidak sukses? Ya dari Bapak Amien Rais. Kecewa dengan program Nawacita Jokowi, Bapak Amien menjulukinya “Nawasengsara”. Ini yang saya maksud dengan “kaliamat bersayap dan kata bermakna ganda” khas Bapak Amien. Blio melontarkan kritik sembari memberikan petunjuk. Terdengar tajam, tapi bijak.

Baca juga:  Pengin Percaya Diri Kayak Pak Luhut Binsar yang Nggak Takut Kualat

“Nawacita jadi nawasengsara, kemudian revolusi mental itu sampai kemana? mental yang kayak apa? jadi itu yang menyebabkan bahwa kita harus berani menerobos ke pemikiran yang lebih baru,” kata Bapak Amien Rais di Kantor Pusat PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, seperti dikutip oleh Tirto.

“Berani menerobos ke pemikiran yang lebih baru,” kata Bapak Amien. Ini solusinya untuk perbaikan kualitas manusia Indonesia. Dengan penuh rasa hormat kepada Mbak Puan dan Mbak Mega, saya rasa, Bapak Amien yang lebih cocok memegang jabatan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia.

Saya rasa, dalam lima tahun masa jabatan kedua, Pak Jokowi tak perlu lagi khawatir Nawacita ciptaannya akan diganggu dan tidak berjalan lagi.

3. Bapak Amien Rais bakal jadi Menteri Agama terbaik sepanjang sejarah.

Nah, jabatan menteri paling cocok untuk Bapak Amien Rais adalah Menteri Agama. Bagaimana tidak, Bapak Amien bahkan bisa berkomunikasi dengan malaikat, tahu doa-doa yang mereka panjatkan kepada Allah, tahu laporan-laporan yang disusun oleh malaikat.

“Insyaallah yang menang ditentukan Allah. Jadi malaikat-malaikat sudah lapor tiap hari, Allah sudah tahu, tanpa mereka lapor sudah tahu itu. Tiap malam (malaikat) lapor kepada Allah.” Begitu isi doa dan laporan malaikat menurut penurutan Bapak Amien. Saya penasaran, ini laporan malaikat untuk Allah dikumpulkan dalam bentuk power point, spread sheet, atau infografis ya?

Tahu doa dan laporan malaikat, bukan tidak mungkin Bapak Amien bisa berkomunikasi dengan mereka. Dengan begitu, Bapak Amien bisa mendapatkan bocoran secara langsung, pembenahan-pembenahan akidah dan iman yang perlu dilakukan oleh orang Indonesia. Segala masalah seperti korupsi dana haji, intoleransi, radikalisasi, pasti bisa diatasi dengan mudah.

Kalau ada pejabat Kementerian Agama berbuat jahat, nggak perlu dilaporkan ke KPK atau kepolisian. Bapak Amien bisa melaporkannya langsung kepada malaikat biar dicatat dosanya. MAMAM.

Lantaran dirinya yang serba bisa, Bapak Amien Rais sudah layak dipanggil Ki Amien Rais. Sebuah nama yang mencerminkan kedalama jiwa dan luasnya pengetahuan. Sungguh sebuah kehormatan dan berkah luar biasa mendapatkan kesempatan mengintip ke dalam ruang kerja di surga.