Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Cek Saldo di ATM Link Nggak Gratis Lagi? Alasannya Aneh Banget dan Namanya Gratisan Memang Cuma Mitos

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
21 Mei 2021
A A
Cek Saldo di ATM Link Nggak Gratis Lagi? Alasannya Aneh Banget dan Namanya Gratisan Memang Cuma Mitos MOJOK.CO

Cek Saldo di ATM Link Nggak Gratis Lagi? Alasannya Aneh Banget dan Namanya Gratisan Memang Cuma Mitos MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Cek saldo dan transfer di ATM Link nggak gratisan lagi. Alasannya demi kenyamanan nasabah? Alasan yang aneh banget.

Mulai 1 Juni 2021, transfer dan cek saldo di ATM Link udah nggak gratisan lagi. Padahal, dulu, yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yaitu BRI, Bank Mandiri, BNI, dan BTN, mengusung semangat gratisan demi kemudahan (kenyamanan) nasabah.

Lucunya, alasan transfer dan cek saldo di ATM Link jadi berbayar itu kok kayaknya aneh banget. Aestika Oryza Gunarto, Corporate Secretary PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), bilang gini:

“Perubahan biaya tersebut merupakan kesepakatan bank milik negara (Himbara) dalam rangka mendukung kenyamanan nasabah bertransaksi.”

Hmm… di sisi mana ada kenyamanan kalau yang awalnya gratisan, jadi berbayar. Logikanya, kalau nasabah udah ngerasain gratis sejak 2017, lalu jadi harus bayar di 2021, apa ya mereka akan bilang: “Asik, sekarang nggak gratis banget. Duh, ATM Link ini nyaman banget.” MANA ADA HYUNG!

Menyimak keributan netizen terkait transfer dan cek saldo di ATM Link jadi berbayar, ada satu hal yang bikin mereka kesal. Banyak dari mereka yang merasa agak sulit membedakan mana ATM Link, mana yang bukan karena hampir semua ATM ada logi Link-nya.

Ada juga yang ngeluh, nih. Biaya transfer di ATM Link ini nggak beda jauh kayak transfer ke bank swasta. Sekali lagi, kalau alasannya “demi kenyamanan nasabah”, kok ya aneh banget. Di mana sisi nyamannya? Mungkin maksudnya demi kenyamanan bank sendiri terkait potensi cuan? Lebih masuk akal mana?

Jadi, rincian transfer dan cek saldo di ATM Link itu kayak gini:

Dikutip dari laman Bank BTN, nasabahnya akan dikenakan Rp2.500 untuk cek saldo dan Rp5.000 untuk tarik tunai melalui ATM Link, dari sebelumnya Rp0 a.k.a gratisan. Nah, untuk transfer nggak ada perubahan, tetap Rp4.000.

Untuk nasabah BTN selain menggunakan ATM Link, kalau cek saldo kena Rp4.000, tarik tunai Rp7.500, dan transfer Rp6.500. Kalau melihat angka-angka tersebut, pertanyaan yang muncul balik lagi ke soal alasan nggak gratis lagi: demi kenyamanan nasabah? Nyamannya gimana? Bahkan ada netizen yang bilang mending langsung ke bank swasta sekalian, yang pelayanan satpamnya oke banget itu. You know lah yang mana.

Ada netizen lain yang ngeluh dan mempertanyakan gini: “Apakah cari untung harus banget dari basic service? Masak cuman cek saldo aja harus bayar?” Kalau ada manajemen bank yang lihat pertanyaan itu, kira-kira bisa menemukan “kenyamanan nasabah” di sisi mana ya?

Aestika Oryza Gunarto, Corporate Secretary BRI bilang kalau cek saldo lewat BRImo dan internet banking itu masih nggak bayar. Lho, kalau gitu, kenapa alasanya ATM Link jadi berbayar nggak gini aja: “Kami pengin nasabah pindah ke online aja, nggak usah ke ATM. Capek, belum kalau panas. Kalian ke ATM cuma mau ngadem aja, kan? Kita kan udah 4.0, so called cashless society gitu lho.”

Kalau alasanya kayak gitu, kan, jadi masuk akal. Nggak aneh lagi. Terlepas dari kecepatan internet di pelosok itu ampas banget. Terlepas koneksi yang ilang waktu naik kereta api padahal udah harus top up diamond Mobile Legends. Bodo amat, lah. Intinya online aja. Soal kesulitan beberapa kelas masyarakat mengakses internet, ya bodo amat.

Saya merasa lembaga pemerintah itu kenapa nggak jujur aja ketimbang pakai alasan yang ndakik banget. Kenyamanan nasabah ketika dari gratisan ke berbayar ketika transfer dan cek saldo di ATM Link kan nggak banget. Maksud saya, ketimbang “membohongi” diri sendiri dan nasbah kan bikin nama lembaga jadi jelek.

Iklan

Kalian yang tergabung dalam Himbara sebaiknya bikin survei, deh. Coba jaring suara nasabah di luar sana. Jujur ya, untuk masyarakat perkotaan, kalau mau diperbandingkan, pasti banyak yang lebih nyaman pakai BCA, baik untuk penggunaan personal maupun bisnis.

Sementara itu, untuk BRI, Bank Mandiri, BTN, dan BNI memang lebih menjangkau nasabah di pelosok. Kalau mereka pun dipersulit, alias kenyamanannya terganggu, Himbara ini mau gimana ke depannya? Kehilangan nasabah itu bisa saja terjadi. Hayolo….

Yah, yang namanya gratisan itu memang nggak bisa dipercaya dan biasanya nggak tahan lama….

BACA JUGA Mewawancarai Satpam BCA soal Kenapa Pelayanan Mereka Dianggap Terbaik dan tulisan lainnya dari Yamadipati Seno.

Terakhir diperbarui pada 21 Mei 2021 oleh

Tags: ATM LinkBank MandiriBCAbnibribtncek saldohimbaratransfer antar bank
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

BCA Raih Tiga Penghargaan Internasional: Kukuhkan Posisi sebagai Bank Terkuat, Perusahaan Terbaik, dan Paling Dipercaya di Dunia MOJOK.CO
Ekonomi

BCA Raih Tiga Penghargaan Internasional: Kukuhkan Posisi sebagai Bank Terkuat, Perusahaan Terbaik, dan Paling Dipercaya di Dunia

25 Oktober 2025
Pagelaran Sabang Merauke Pukau 28.000 Penonton, Rayakan Kekayaan Budaya Lewat Hanya Indonesia yang Punya MOJOK.CO
Kilas

Pagelaran Sabang Merauke Pukau 28.000 Penonton, Rayakan Kekayaan “Hanya Indonesia yang Punya”

28 Agustus 2025
Rayakan HUT ke-80 RI, BCA Hadirkan Promo Mulai Rp17 Ribu di Puluhan Merchant MOJOK.CO
Kilas

Rayakan HUT ke-80 RI, BCA Hadirkan Promo Mulai Rp17 Ribu di Puluhan Merchant

16 Agustus 2025
BCA Lebih Pintar Mengurus Rakyat ketimbang Pemerintah MOJOK.CO
Esai

Kenapa Pemerintah Suka Sekali Ribet dan Menyusahkan Warga yang Mau Mengurus KTP, padahal Bisa Belajar dari Cara BCA Membantu Nasabahnya yang Kehilangan ATM?

15 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elit dan Realitas yang Sulit MOJOK.CO

Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

10 April 2026
Gaya hidup pemuda desa bikin tak habis pikir perantau yang merantau di kota. Gaji kecil dihabiskan buat ikuti tren orang kaya. MOJOK.CO

Gaya Hidup Pemuda di Desa bikin Kaget Perantau Kota: Kerja demi Beli iPhone Lalu Resign, Habiskan Uang buat Maksa Sok Kaya

6 April 2026
Gudeg, Kuliner Jogja yang Makin Tak Cocok untuk Orang Miskin (Unsplash)

Harga Gudeg Jogja Naik, Berpotensi Menguatkan Sisi Gelap kalau Kuliner Jogja Ini Memang Bukan Makanan Murah Lagi

9 April 2026
Susahnya cari kerja sebagai fresh graduate Unair. MOJOK.CO

Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak

7 April 2026
Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan” MOJOK.CO

Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

10 April 2026
Jurusan Antropologi Unair kerap diremehkan. MOJOK.CO

Antropologi Unair Diremehkan dan Dianggap “Gampangan”, padahal Kuliahnya Nggak Main-main dan Prospek Kerjanya Luas

9 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.