Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Penjaskes

Tak Kenal Jenis Raket Badminton Tanda Tak Sayang

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
3 Februari 2018
A A
Raket-Badminton-MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

[MOJOK] “Demi menjadi Lilyana Natsir dan Tontowi Ahmad masa depan.”

Bagi Tsubasa Ozora, bola adalah teman. Saya pikir itu keyakinan yang tidak baik karena menandakan wawasan olahraganya sempit. Karena hanya bola dalam sepak bola yang dijadikan teman. Padahal, sebaiknya kita tak pilih-pilih teman. Misalnya, selain berteman dengan bola, kita juga berteman dengan raket badminton.

Meskipun tak boleh pilih-pilih teman, kita tetap jangan sampai terjerumus ke dalam pergaulan yang salah. Anjuran yang sama berlaku saat memilih raket badminton. Jangan sampai salah pilih, kecewa, lalu dua bulan kemudian dicerai dan dijelek-jelekkan di media.

PB Djarum menegaskan pentingnya memilih alat tamplek yang cocok. Persisnya begini, “Bagi Anda yang ingin lebih serius dalam bermain bulutangkis, maka sebaiknya Anda harus lebih memperhatikan raket yang Anda pakai. Sebuah raket yang bagus, adalah yang sesuai dengan karakter permainan Anda. Pilihan raket yang tepat, niscaya akan turut membantu prestasi Anda.”

Itu poin pertama, memilih jenis raket sesuai karakter diri. Kalau sudah, yang tak kalah penting adalah menyiapkan uang, kalau bisa yang banyak. Sebab, semakin mahal sebuah raket biasanya kualitasnya juga semakin bagus, wahai sobat-sobat kisminku.

Ada tiga jenis raket berdasarkan kelenturan yang bisa Anda pilih untuk disesuaikan dengan karakter permainan Anda. Berikut cuplikannya.

Medium

Raket kelenturan medium ini maksudnya raket dengan tungkai yang fleksibel. Kekuatan dan kelenturannya akan bergantung kepada pergelangan tangan si pemain. Semakin kuat pergelangan tangan si pemain, daya tolak ketika shuttlecock menyentuh permukaan raket jenis ini akan semakin besar.

Raket jenis medium (fleksibel) ini cocok untuk karakter permainan bertahan. Pergelangan tangan yang kuat ditunjang raket dengan tangkai yang fleksibel adalah kombinasi yang tepat untuk menerima segala jenis serangan. Tapi, apakah bisa bertahan dari serangan kenangan masa lalu? Ali de Praxis yang lebih kredibel menjawabnya.

Stiff

Jenis raket ini maksudnya punya fleksibilitas tangkai yang terbatas. Sama seperti raket medium, kekuatan pergelangan tangan si pemain menjadi krusial. Namun, di raket jenis stiff ini, pemindahan tenaga dari pergelangan tangan menuju tangkai dan permukaan berjalan lebih cepat.

Oleh sebab itu, raket dengan keluwesan yang terbatas ini cocok untuk Anda dengan karakter bertahan dan menyerang sama kuatnya. Kalau di sepak bola ya seperti Arsenal. Pfft.

Extra-stiff

Bisa diartikan secara bebas sebagai raket dengan tangkai yang kaku. Pemindahan tenaga dari pergelangan tangan menuju tangkai dan permukaan raket berjalan begitu deras.

Raket jenis ini cocok untuk Anda pemain tamplek badminton dengan teknik tinggi karena cocok untuk gerakan-gerakan sulit seperti netting (bermain di depan net dengan teknik sentuhan lembut menggunakan permukaan raket), smash ke arah tubuh pemain lawan yang membutuhkan akurasi tinggi, dan pukulan drop (pukulan tipuan dengan gelagat seperti mau melakukan smash kencang, tapi ternyata pukulan ringan saja).

Tiga jenis raket di atas punya kelebihan masing-masing. Sesuaikan dengan karakter dan tentu saja kedalaman saku Anda. Jika sudah menemukan “teman” yang tepat, rawatlah dengan sepenuh hati. Terutama kalau harganya mahal.

Salam tamplek!

Terakhir diperbarui pada 5 Agustus 2021 oleh

Tags: Badmintoncara memilihextra stiffjenismediumRaketstiff
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

“Terapi Massal” Pekerja Jakarta di Istora Senayan.MOJOK.CO
Ragam

“Terapi Massal” Pekerja Jakarta di Istora Senayan

24 Januari 2026
Berkah di Balik Hujan Lebat di Istora Senayan, Tukang Ojek Payung Ketiban Rezeki Event Indonesia Masters 2026.MOJOK.CO
Ragam

Berkah di Balik Hujan Lebat di Istora Senayan, Tukang Ojek Payung Ketiban Rezeki Event Indonesia Masters 2026

22 Januari 2026
senar raket. mojok.co
Ragam

Indonesia Masters 2026 Jadi Tempat Merawat Kenangan Keluarga, Rela Cuti Kerja demi “Napak Tilas” Mendiang Ayah di Istora

21 Januari 2026
indonesia masters, badminton, bulu tangkis.MOJOK.CO
Ragam

Indonesia Masters 2026: Cerita Penonton Layar Kaca Rela Menembus 3 Jam Macet Jakarta demi Merasakan Atmosfer Tribun Istora

20 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

iPhone 6 dan 7 lebih diminati gen Z

iPhone Jadul Bangkit Kembali Berkat Gen Z, Kualitas Foto “Tak Sempurna” Malah Dianggap Unggul daripada Keluaran Terbaru

20 April 2026
Orang Desa Nggak Cocok Jadi PNS Jika Tak Punya Ilmu Menjilat Atasan. MOJOK.CO

PNS Tinggalkan Suasana Slow Living di Desa karena Muak dengan Teman Kantor yang Suka Menjilat Atasan, Ujungnya Malah Bernasib Lebih Buruk

17 April 2026
Lulusan SMK cuma kerja jadi pegawai di SPBU, diremehkan saudara tapi malah jadi tempat ngutang MOJOK.CO

Lulusan SMK Kerja di SPBU Diremehkan, Malah Jadi Tempat Ngutang buat Kuliah Anak Saudara karena Dikira Punya Segepok Uang

21 April 2026
Skripsi Jurusan Antropologi Unair susah. MOJOK.CO

Kecintaan Mengerjakan Skripsi di Jurusan Antropologi Unair, Malah Jadi “Donatur Tetap” dan Tersadar karena Nasihat Timothy Ronald

14 April 2026
Kebusukan Mahasiswa FH UI Membuka Luka Lama Para Penyintas, Tak Ada yang Lebih Aman dari “Rahim” seorang Ibu bagi Korban Kekerasan Seksual MOJOK.CO

Bayangkan Kalau Korban adalah Ibumu, Itu Nasihat Paling Nggak Guna bagi Pelaku Kekerasan Seksual

19 April 2026
Mahasiswa UNJ lulus setelah gagal seleksi PTN jalur SNBT

Penyandang Disabilitas Gagal Diterima PTN Jalur SNBT, Kini Lulus Sarjana Pendidikan di UNJ Berkat “Antar Jemput” Ayah

19 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.