Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Tak ada Gong Xi Fa Cai di Antara Jose Mourinho dan Paul Pogba

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
16 Februari 2018
A A
Pogba-MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

[MOJOK.CO] “Retaknya hubungan Jose Mourinho dan Paul Pogba. Dingin, tak ada Gong Xi Fa Cai di antara mereka.”

Cara bermain dan posisi pemain tak hanya berpengaruh kepada prestasi. Salah satu aspek yang juga akan terpengaruh adalah suasana hati si pemain. Apalagi, ketika si pemain tak merasa nyaman dengan cara bermain timnya. Seperti yang dirasakan Paul Pogba di bawah asuhan Jose Mourinho.

Retak, hubungan keduanya terasa dingin. Tak ada “Gong Xi Fa Cai” di antara keduanya.

Semuanya diawali ketika Manchester United kalah dari Tottenham Hotspur di lanjutan Liga Primer Inggris. Salah satu buntut kekalahan yang (memang sudah biasa) dirasakan United malam itu adalah kritik tajam kepada Paul Pogba. Gelandang asal Prancis tersebut dianggap kurang memberi kontribusi ketika Setan Merah kehilangan bola.

Situasi yang sama kembali terjadi ketika United (karena sudah terbiasa) kalah dari tuan rumah Newcastle United dengan sor 1-0. Gol yang diderita United berawal dari tendangan bebas diagonal jarak jauh. Bola lambung diarahkan kepada dua pemain Newcastle yang berdiri di ujung kiri kotak penalti United. Terlihat, ada dua pemain United yang menjaga dua pemain Newcastle tersebut.

Namun, ketika bola lambung datang, dua pemain United tak ikut melompat untuk mengamankan bola. Alhasil, bola lambung hasil tendangan bebas bisa diteruskan salah satu pemain Newcastle ke tengah kota penalti menggunakan sundulan kepala. Bola “liar” berhasil disontek dengan keras. United kebobolan. Salah satu dari dua pemain United tidak yang melompat untuk mengamankan bola adalah Paul Pogba.

Jose Mourinho merespons “kemalasan” Pogba dengan langkah nyata. Manajer asal Portugal tersebut langsung mengganti Pogba dengan pemain lain. Kecewa, Pogba dikabarkan mulai gelisah. Ia mulai merasa bahwa bergabung dengan United (baca: Mourinho) adalah langkah yang salah dalam kariernya.

Pogba ingin Mourinho mengubah skema dan cara bermain United. Tentu tujuannya supaya Pogba bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan tidak dibebani dengan tugas bertahan. Secara spesifik, Pogba ingin United bermain tiga gelandang. Dalam skema tersebut, Pogba ingin dirinya berposisi di sebelah kiri dalam pola tiga gelandang dengan peran menyerang.

Mourinho sendiri banyak menggunakan Pogba dalam skema dua gelandang, berduet dengan Nemanja Matic. Salah satu tugas Pogba adalah “menjemput” bola dari kaki bek ketika United tengah membangun serangan.

Namun sayang, tugas itu tidak dijalankan dengan baik oleh Pogba. Ia seperti tak merasa nyaman dengan tugas yang terlalu kompleks. Pogba itu seperti mirip anak sekolah yang datang pagi hanya untuk mencontek tugas sekolah dari anak lain yang lebih rajin. Cari gampang ya, bos!

Bagaimana jawaban Mourinho? Mantan pelatih Real Madrid tersebut memandang Pogba sebagai pemain tengah dengan teknik yang lengkap dan stamina yang mumpuni. Oleh sebab itu, seharusnya, Pogba bisa tetap sukses ketika dimainkan di mana saja, di posisi pemain tengah.

Kegagalan Pogba menjalankan instruksi, baik dalam proses bertahan atau membangun serangan, membuat Mourinho panas hati. Mungkin lebih baik Mourinho tak memberi Pogba banyak pekerjaan.

Cukup tiga saja, yaitu mengumpan bola, gonta-ganti gaya rambut, dan belajar gerakan dance paling baru. Nge-dabbing itu sudah usang. Mungkin sudah waktunya Pogba belajar jaipong sama mantan penyerang Persib Bandung, Redouane Barkaoui.

Bara panas ini memang belum merembet, membuat Pogba ingin hengkang dari United. Namun, menyimpan bara kegelisahan tentu tak sehat, apalagi untuk pemain dan pelatih dengan figur yang sangat menjual seperti Pogba dan Mourinho. Segala ucapan mereka akan dipelintir oleh media sedemikian rupa.

Iklan

Pembaca tahu makna ucapan “Gong Xi Fa Cai”? Masih banyak yang mengartikannya sebagai selamat tahun baru Cina atau selamat Imlek. Yang betul, “Gong Xi Fa Cai” berarti selamat berbahagia atau selamat sejahtera.

Melihat hubungan Pogba dan Mourinho yang mulai retak, di hari Imlek ini, nampaknya tak ada ucapan riang “Gong Xi Fa Cai” yang terdengar. Tak ada kebahagiaan di antara sosok ikonik Manchester United tersebut. Tak ada kebahagiaan, yang ada hanya penyesalan. Memang, berjalan di jalan Setan, Merah pula, hanya akan berujung kepada penyesalan.

Tobatlah kamu, Pogba. Apa mau, nanti kuburmu malah banjir dan dirubungi semut rang-rang?

Terakhir diperbarui pada 15 Februari 2018 oleh

Tags: BalbalanGong Xi Fa CaiimlekJose MourinhoManchester UnitedPaul Pogbaterbaru
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Barongsai di bandara saat imlek. MOJOK.CO
Hiburan

Semangat Tahun Kuda Api bikin Trafik Penumpang Milik InJourney Melambung 10 Persen Saat Imlek 2026

19 Februari 2026
Tanpa Cina dan Pecel Lele, Mental Orang Jawa Pasti Ambruk (Wikimedia Commons)
Pojokan

Persahabatan Aneh dengan Anak Cina Membawa Saya ke Pecel Lele di Bawah Jembatan Janti yang Menjadi “Pelarian” bagi Orang Jawa

16 Februari 2026
Imlek 2026 di Candi Prambanan dan Candi Borobudur. MOJOK.CO
Kilas

Tahun Kuda Api Imlek 2026: Mencari Hoki Lewat Kartu Tarot di Antara Kemegahan Prambanan dan Borobudur

15 Februari 2026
Harry Maguire Bek Dungu Manchester United Anti Bullying MOJOK.CO
Esai

Harry Maguire, Bek Dungu Milik Manchester United yang Mengajari Kita Makna Ketahanan Mental dan Cara Melawan Bullying

20 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan Mojok.co

Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan

15 Maret 2026
Nasib selalu kalah kalau adu pencapaian untuk kejar standar sukses keluarga besar. Orientasinya karier mentereng dan gaji besar, usaha dan kerja mati-matian tidak dihargai MOJOK.CO

Nasib Selalu Kalah kalau Adu Pencapaian: Malu Gini-gini Aja, Sialnya Punya Keluarga Bajingan yang Tak Bakal Apresiasi Usaha

14 Maret 2026
Kursi kereta eksekutif dibandingkan kereta ekonomi premium lebih nyaman untuk mudik Lebaran

Saya Tak Sudi Mudik dengan Kereta Ekonomi Premium, Ditipu Embel-embel Mirip Eksekutif padahal Hampir “Mati” Duduk di Kursi Tegak

15 Maret 2026
Gaji Cuma 8 Juta di Jakarta Jaminan Derita, Tetap Miskin dan Stres MOJOK.CO

Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin

19 Maret 2026
burjo atau warmindo bikin rindu anak rantau dari Jogja ke Jakarta. MOJOK.CO

Anak Rantau di Jogja Menyesal ke Jakarta, Tak Ada Burjo atau Warmindo sebagai Penyelamat Karjimut Bertahan Hidup

16 Maret 2026
Kerja di Jakarta, Purwokerto, KRL.MOJOK.CO

Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto

13 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.