Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Visual Tokcer

Memilih Tayangan Televisi Saat Sahur

Redaksi oleh Redaksi
9 Juni 2017
A A
tokcer siaran televisi
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Di bulan puasa, jam-jam sahur menjadi prime time, alias waktu utama di mana tayangan di televisi memiliki jumlah penonton terbanyak. Tak heran jika stasiun-stasiun televisi berlomba-lomba untuk menyiarkan tayangan-tayangan terbaiknya, tayangan yang diharapkan bisa menarik banyak pemirsa untuk menontonnya.

Di satu sisi, ini mungkin bagus buat pemirsa. Sebab mereka jadi punya banyak pilihan tontonan yang menghibur (menghibur lho ya, bukan bermutu, sebab keduanya punya perbedaan yang cukup mendasar). Namun di sisi lain, ini juga membingungkan buat pemirsa; saking banyaknya tayangan yang menghibur, pemirsa jadi susah untuk menentukan tayangan yang ingin ditonton.

Nah, atas dasar tersebut, Mojok Institute, melalui rubrik Tokcer berbaik hati memberikan beberapa tips dalam memilih tayangan televisi saat sahur.

Nah, apa sajakah? Langsung saja kita simak bersama-sama.

Pertama, pilih tayangan yang memang benar-benar dikhususkan untuk menemani sahur. Namanya juga bulan puasa, datangnya cuma satu bulan sekali, jadi, pilih program yang memang ada nuansa puasanya. Jangan nonton program yang sebenarnya bisa saja Anda tonton di luar bulan puasa. Biar kelihatannya Anda benar-benar puasa.

Memangnya ada stasiun tivi yang jarang menyiarkan konten bernuansa puasa? Ada tho ya. Global TV, misalnya. Sahur-sahur, dia malah muter Big Movies, setelah itu dilanjut siaran berita. Ah, dasar stasiun televisi nggak sahur-able blas.

Kedua, pilih yang ada manfaat dan ilmunya. Ingat, apapun yang bernilai ibadah, di bulan puasa, pahalanya akan dilipatgandakan. Dan mencari ilmu jelas adalah ibadah. Karenanya, pilihlah tayangan yang jelas akan memberikan ilmu kepada Anda, Tafsir Al Misbah-nya Metro TV, misalnya. Sebab, selain penuh curahan ilmu dari mahaguru Quraish Shihab, acara ini juga sedikit banyak bisa membuat kita cukup berbaik sangka kepada bapak Surya Paloh yang citranya politik melulu.

Ketiga, pilih yang sesuai dengan passion. Misal, Anda suka travelling, ya nonton Muslim Travelers-nya Net TV, atau Jejak Islam-nya TV One. Anda hobi baca Quran, ya nonton Semesta Bertilawah-nya MNC TV. Atau kalau anda suka berkompetisi, ya nonton Aksi Asia-nya Indosiar. Pokoknya, ibadah jalan, sahur lancar, passion pun tetap terpenuhi.

Keempat, alias yang pamungkas, pilih tayangan yang tidak membosankan, yang fresh, yang tokoh acaranya tidak melulu itu-itu saja. Misal, Anda orang Jawa Barat, ya jangan nonton sinetron ramadan Para Pencari Tuhan-nya SCTV. Kenapa? Masa masih perlu jawaban.

Begini lho, wakil gubernur Anda itu Deddy Mizwar, jadi kalau Anda ke kantor kelurahan atau kantor instansi pemerintahan lainnya, ketemunya bakal sama poster fotonya Deddy Mizwar. Terus, pas di rumah, pagi nonton iklan sarung Atlas ketemu Deddy Mizwar, agak siangan nonton iklan Promag ketemu Deddy Mizwar, menjelang sore nonton iklan sosis So Nice ketemu Deddy Mizwar, malam nonton iklan pasta gigi Enzim ketemu Deddy Mizwar. Masa iya Anda masih mau nonton sinetron Para Pencari Tuhan yang nanti ketemunya Deddy Mizwar lagi, Deddy Mizwar lagi…

Bukan apa-apa, ini hanya salah satu bentuk “jihad” kami untuk menyelamatkan Anda dari bahaya laten Deddy Mizwar.

Begonoooo, Maliiiiiih.

tayangan televisi

Terakhir diperbarui pada 9 Juni 2017 oleh

Tags: deddy mizwarsahurtayanganTelevisi
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

kuliner sahur jogja di jalan magelang dan jalan kaliurang.MOJOK.CO
Kuliner

Kuliner Sahur Jogja Enak Sekaligus Unik, Dua Jam Ludes Jadi Buruan Orang-orang Pulang Dugem dari Klub Malam

18 Maret 2024
iklan rcti oke.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Syuting Iklan “RCTI Oke” Pakai Helikopter hingga Bangun Rumah, Hasilnya Terkenang Puluhan Tahun

27 Februari 2024
sahur setelah imsak mojok.co
Sosial

Hukum Sahur setelah Imsak, Masih Boleh Makan?

27 Maret 2023
Curhat untuk Kominfo RI
Uneg-uneg

Curhat untuk Kominfo: Bapak Saya Sekarang Kesepian

20 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jogja Bisa Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung MOJOK.CO

Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

8 April 2026
Vario 160 Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Honda MOJOK.CO

Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan

3 April 2026
Pilih resign dan kerja jadi penulis di desa ketimbang kerja di luar negeri di Singapura

Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman

2 April 2026
Lulusan farmasi PTS Jogja foto keluarga

Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

7 April 2026
Astrea Grand, Motor Honda yang Menjadi Mitos MOJOK.CO

Astrea Grand, Motor Honda Penuh Dusta yang Celakanya Pernah Menjadi Mitos dan Membuatnya Dikagumi karena Motor Ini Memang Meyakinkan

5 April 2026
Gagal seleksi PPPK dan CPNS meski daftar di formasi PNS atau ASN sepi peminat. Malah dapat kerja yang benefitnya bisa bungkam saudara yang sebelumnya menghina MOJOK.CO

Gagal Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat Dihina Bodoh, Malah Dapat Kerjaan “di Atas” ASN Langsung Bungkam Penghina

9 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.