Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Visual Nabati

Brotowali si Pahit Pencegah Kebiasaan Netek

Redaksi oleh Redaksi
6 Agustus 2017
A A
brotowali
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Idealnya, seorang bayi memang harus diberi ASI eksklusif dari umur 0-6 bulan, dan ASI dengan pendampingan (ditambah asupan makanan selain ASI) dari umur 6 bulan sampai 2 tahun. Itu idealnya, dan seperti yang kita ketahui bersama, bahwa di dunia ini, tidak semua ideal.

Dalam dunia ASI, banyak anak yang masih tetap menetek pada ibunya saat usianya sudah lebih dari dua tahun. Saya bahkan pernah punya kawan yang masih menetek saat ia sudah masuk SD. Konon katanya, banyak anak yang masih menetek pada ibunya walau umurnya sudah kelewat dua tahun adalah karena ketidaksanggupan ibunya untuk menyuruh si anak berhenti menetek.

Nah, urusan pelik menetek ini, ada satu teknik yang kerap dipakai oleh banyak ibu-ibu di Indonesia untuk menghentikan kebiasaan netek anaknya. Teknik ini namanya teknik oles brotowali.

Seperti yang sudah kita ketahui, brotowali ini rasanya pahit ngaudubillah setan. Yang bisa mengalahkan pahitnya si brotowali ini mungkin cuma dua, 1. Biji mahoni, 2. Kepalsuan. Dan tentu saja, bayi tak pernah suka dengan rasa pahit. Nah, disinilah ia berperan.

Brotowali kerap digunakan sebagai herbal oles yang dioleskan ke bagian putting dan areola ibu. Saat bagian putting dan areola ini dioles brotowali, maka rasanya teteknya akan pahit, sehingga saat dikenyot oleh si anak, ia akan menolak rasa tersebut dan kemudian enggan lagi untuk menetek.

Teknik in rupanya cukup ampuh. Banyak ibu-ibu yang mengaku berhasil memaksa anaknya untuk tidak netek setelah bagian teteknya dioles brotowali.

Nah, jika Anda termasuk ibu-ibu yang sedang berjuang ingin menghentikan kebiasaan netek anak Anda yang sudah berumur lebih dari dua tahun, teknik brotowali ini agaknya layak untuk dicoba.

Tapi jangan lupa, bahwa tetek ini bukan hanya soal kepentingan anak, melainkan juga kepentingan si bapak. Jadi, setelah tetek dioles brotowali untuk menghilangkan selera netek si kecil, jangan lupa segera dicuci bersih, sebab…

Yah, begitulah lelaki. Dari kecil sampai besar, nggak pernah nggak doyan sama tetek. Ia serupa soda, yang kalau  ketemu susu pasti bakal gembira.

brotowali

Terakhir diperbarui pada 6 Agustus 2017 oleh

Tags: anakasibrotowaliibutetek
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

ibu dua anak, SMA Internasional Budi Mulia Dua, sekolah islam yang tidak mewajibkan siswinya berjilbab.
Ragam

Ibu Dua Anak Nekat Balik Masuk SMA Demi “Memutus Kemiskinan”, Cita-Cita Ingin Kuliah Kedokteran

29 Januari 2026
“Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian .MOJOK.CO
Seni

“Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 

11 Januari 2026
Lima Kali Alesha Operasi Mata dan Sebuah Doa yang Tak Lagi Sama MOJOK.CO
Esai

Lima Kali Alesha Operasi Mata dan Sebuah Doa yang Tak Lagi Sama

5 Januari 2026
Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) nyaris drop out usai ibu tiada. MOJOK.CO
Ragam

Sibuk Skripsian sampai Abaikan Telpon Ibu dan Jarang Pulang, Berujung Sesal Ketika Ibu Meninggal

14 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sasar Sekolah, Ratusan Pelajar di Bantul Digembleng Kesiagaan Hadapi Gempa Besar.MOJOK.CO

Sasar Sekolah, Ratusan Pelajar di Bantul Digembleng Kesiagaan Hadapi Gempa Besar

30 Januari 2026
Menurut Ekonom FEB UGM, banyak pekerja Indonesia terpaksa overwork dan multiple jobs gara-gara persoalan jam kerja dan kelayakan upah MOJOK.CO

Overwork-Multiple Jobs: Keterpaksaan Pekerja demi Hidup dari Upah Tak Layak, Masih Tanggung Kesehatan Diri Sendiri Tanpa Jaminan

28 Januari 2026
Ribuan istri di Surabaya minta cerai. MOJOK.CO

Perempuan Surabaya Beramai-ramai Ceraikan Suami, karena Cinta Tak Lagi Cukup Membayar Tagihan Hidup

30 Januari 2026
Tidak seluruh pekerja judol di Kamboja adalah korban. MOJOK.CO

Berhenti Meyakini Semua Pekerja Judol di Kamboja Itu Korban. Toh, Sebagian Memang Menikmati Jadi Pelaku

28 Januari 2026
Users kereta api ekonomi Sri Tanjung kaget saat pertama kali naik KA Jaka Tingkir New Generation dalam perjalanan Jogja-Jakarta MOJOK.CO

Users Sri Tanjung Kaget saat Pertama Kali Naik KA Jaka Tingkir: Kereta Api Ekonomi Nggak Kayak Ekonomi, Malu karena Jadi Kampungan

27 Januari 2026
Tinggal di perumahan lebih bisa slow living dan frugal living ketimbang di desa MOJOK.CO

Salah Kaprah Soal Tinggal di Perumahan, Padahal Lebih Slow Living-Frugal Living Tanpa Dibebani Tetangga ketimbang di Desa

30 Januari 2026

Video Terbaru

Kebun Durian Warso Farm di Bogor, Agrowisata Edukatif dengan 16 Varietas Durian

Kebun Durian Warso Farm di Bogor, Agrowisata Edukatif dengan 16 Varietas Durian

28 Januari 2026
Sigit Susanto: Membaca Dunia lewat Perjalanan Panjang dan Sastra

Sigit Susanto: Membaca Dunia lewat Perjalanan Panjang dan Sastra

27 Januari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Tawa yang Tidak Sepenuhnya Bercanda

Roasting Zainal Arifin Mochtar (Bagian 2): Strategi Biar Bisa Jadi Guru Besar

24 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.