Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Redaksi oleh Redaksi
21 Februari 2026
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Zine adalah media yang lahir dari komunitas. Terbitnya tidak pasti, oplahnya tidak pasti, dan isinya sering kali terlalu spesifik untuk media arus utama.

Di masa Orde Baru, sebagian sin tidak hanya dianggap kecil atau pinggiran, tetapi juga subversif.

Predikat itu bukan skedar label. Ia datang bersama pasal makar, vonis penjara dan perburuan aparat. Bukan hanya pengelolanya yang di tangkap, tetapi juga mereka yang sekedar mengedarkannya.

Masjid Tendril Sudirman yang Dianggap Gelap

Pada awal 1980-an, Masjid Jendral Sudirman di kawasan Lombok pernah diperkenalkan oleh negara sebagai sarang kegiatan subversif. Di masjid ini lah Buletin Ar Risalah dicetak dan diedarkan.

Hari ini, masjid itu dikenal sebagai ruang pengajian filsafat yang tenang. Namun 40 tahun yang lalu, masjid tersebut dipandang sebagai ruang berbahaya, diaman ruang berkumpul anak muda yang dituduh menyusun gerakan gelap untuk menyerang pemerintah.

Seorang anak muda bernama Irfan Suryohardi, penanggung jawab Buletin Ar Risalah, ditangkap. Perburuan meluas—dari Yogyakarta hingga Pamekasan dan Makassar. Mahasiswa, pelajar SMA, hingga aktivis masjid ikut diseret. Bahkan sebelum pengadilan digelar, Kejaksaan Agung sudah lebih dulu menjatuhkan vonis moral: Ar Risalah adalah terbitan terlarang.

Yang Menyebarkan Juga Bersalah

Subversi tidak berhenti pada pencetakan. Seorang pengedar buletin bernama Ahmad Zonet Sumarlan juga dijerat hukum. Ia dituduh menyebarkan dua buletin terlarang sekaligus: Ar Risalah dan Al-Ikhwan. Tuntutan awal delapan tahun penjara, diputus enam tahun oleh hakim.

Ini bukan kasus narkotika. Bukan senjata. Ini perkara membagikan buletin masjid.

Masjid, Zine, dan Ingatan yang Tak Boleh Hilang

Masjid Jenderal Sudirman kala itu hanya menjalankan aktivitas yang hari ini terasa biasa: pengajian remaja, kajian tafsir rutin, diskusi pemikiran Islam, dan pertemuan lintas organisasi mahasiswa. Tetapi dalam iklim Orde Baru, semua itu bisa dibaca sebagai ancaman.

Zine seperti Ar Risalah mengajarkan satu hal penting: bahwa negara pernah begitu takut pada suara kecil, pada selebaran sederhana, pada kata-kata yang dicetak dari ruang masjid.

Simak kisah lengkapnya di episode terbaru Jasmerah, Karena belajar sejarah bukan sekadar mengingat masa lalu, melainkan memahami arah yang hendak kita tuju bersama.

Tags: jasmerahmasa orde baruMasjid Jenderal Sudirmanmedia komunitaszine subversif

Terpopuler Sepekan

Pendidikan karakter Sunan Ampel di Pesantren Ampeldenta Surabaya melalui halal food dan halal living MOJOK.CO

Rasa Sanga (6): Melalui Halal Food dan Halal Living, Sunan Ampel Membentuk Karakter Generasi Islam Berkualitas

13 Maret 2026
Burger Aldi Taher Juicy Lucy Mahalini Rizky Febian DUAR CUAN! MOJOK.CO

Memahami Bagaimana Aldi Taher dan Jualan Burgernya yang Cuan Mampus dan Berhasil Menampar Ilmu Marketing Ndakik-Ndakik

17 Maret 2026
Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya? MOJOK.CO

Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?

18 Maret 2026
Orang Jawa desa pertama kali coba menu aneh (gulai tunjang) di warung makan nasi padang (naspad). Lidah menjerit dan langsung merasa goblok MOJOK.CO

Orang Jawa Desa Nyoba “Menu Aneh” Warung Nasi Padang, Lidah Menjerit dan Langsung Merasa Goblok Seketika

15 Maret 2026
iphone 11, jasa sewa iphone jogja.MOJOK.CO

User iPhone 11 Dicap Kuno dan Aneh karena Tak Mau Upgrade, Pilih Dihina Miskin daripada Pusing Dikejar Pinjol

14 Maret 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi

Nasib Suram Pekerja Jakarta Rumah di Bekasi, Dituntut Bekerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik

17 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.