Sebat dulu Mojok akhirnya hadir kembali setelah kurang lebih dua bulan vacum. Di episode sebat dulu kali ini, Patub dan Alit bersama Koh Ernest mengajak para penonton menyelami sisi lain sejarah dan budaya Tionghoa di Yogyakarta yang selama ini kerap disederhanakan atau bahkan diabaikan.
Obrolan dimulai dengan kisah-kisah heroik yang jarang dibicarakan dan dengar oleh masyarakat umum, tentang peran penting tokoh Tionghoa dalam menjaga dan menyelamatkan lagu Indonesia Raya.
Dari obrolan ini , pembicaraan kemudahan bergerak menelusuri bagaimana sejarah Indonesia menyimpan banyak simpul cerita yang luput dari ingatan kolektif, khususnya terkait kontribusikan masyarakat Tionghoa.
Tak sampai disitu, obrolan kemudian berlanjut ke arah tradisi dan praktik budaya Tionghoa yang kerap dipandang sebatas ritual. Tapi kenyataannya di balik tradisi tersebut tersimpan jejak sejarah panjang, kebijakan politik masa lalu serat nilai-nilai hidup yang terus diwariskan lintas generasi.
Koh Ernest menjelaskan Tradisi ini bukan sekedar simbol melainkan cara untuk menjaga identitas, memori dan hubungan antar anggota keluarga.
Episode ini juga membongkar rahasia kesuksesan finansial keluarga Tionghoa yang seringkali disalah pahami. Alih-alih memelihara mitos soal kekayaan, obrolan ini mengulas soal etos kerja, kebiasaan menabung, pengelolaan kebutuhan, serta cara memandang masa depan secara realistis dan disiplin.
Dengan gaya ngobrol santai namun berisi, episode ini mengajak kita melihat ulang sejarah, identitas, dan keberagaman dengan cara yang lebih adil. Tonton sampai habis dan jangan lupa bagikan tanggapanmu.









