Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Fahruddin Faiz: Meniti Jalan Kembali untuk Hidup Seutuhnya

Redaksi oleh Redaksi
25 September 2025
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Mojok.co sukses menggelar acara bedah buku “Meniti Jalan Kembali” Karya Fahruddin Faiz pada Sabtu 30 Agustus 2025. Acara ini diselenggarakan offline di kampoeng media sekaligus memperingati Festival Mojok 2025.

Bedah buku “Meniti Jalan Kembali” menghadirkan pengalaman yang berbeda Bersama Fahruddin Faiz, pengampu ngaji filsafat yang kini berusia 50 tahun.

Dalam sesi ini, Pak Faiz membahas makna hidup sebagai perjalanan kembali. Tujuannya adalah menyelaraskan diri dengan akal, nafsu, hati, dan roh agar menjadi manusia seutuhnya.

Ia menekankan bahwa kehidupan manusia terdiri dari jasad, batin, dan roh. Ketiganya harus dikelola agar tidak menjerumuskan kita menjadi “binatang ternak”, “binatang buas”, atau destruktif seperti setan.

Ilmu, Amal, dan Menjadi Manusia Seutuhnya

Dalam obrolan ini Pak Faiz memadukan filsafat barat, filsafat jawa, tasawuf dan spiritualitas timur menjadi obrolan yang segar namun tetap mendalam. Ia menekankan bahwa pentingnya sebuah ilmu itu diamalkan dengan tulus dan Ikhlas bukan hanya berhenti sebagai koleksi di kepala.

Karena sejatinya pengetahuan yang diseleksi dengan bijak , dijalankan sedikit demi sedikit dan diamalkan akan menempel dalam diri sehingga membentuk karakter manusia seutuhnya.

Menjadi Pemimpin dan Tanggung Jawab dalam Kehidupan

Selain refleksi batin , Pak Fahruddin Faiz juga menyentuh sisi praktis hidup dan kepemimpinan. Ia mengajak para generasi muda untuk selalu menjadi diri sendiri, tidak terjebak dalam pencitraan serta mempersiapkan diri menjadi seorang pemimpin yang shiddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tablig (menyampaikan amanah)  dan fathanah (cerdas).

Kesalahan yang dilakukan pemimpin masa kini seharusnya menjadi pelajaran untuk kita tidak mengulanginya.

Teruslah meniti jalan kembali yang berarti menata akal, nafsu dan hati. Agar ilmu dan amal menjadi nyata dan kehidupan dipenuhi dengan tanggung jawab.

Dengan memahami ini, manusia tidak hanya  menjadi manusia yang seutuhnya secara batin maupun rohani, tetapi juga mampu menjalani hidup dengan bijak dan memberi manfaat bagi orang lain yang berada di sekitarnya.

Tags: bedah bukufahruddin faizfesmo 2025meniti jalan kembali

Terpopuler Sepekan

Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali MOJOK.CO

Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 

17 Maret 2026
gojek instant.MOJOK.CO

Gojek Buka Titik Jemput Instan di Terminal Giwangan, Mudahkan Para Penumpang Bus yang Bingung Mencari Transportasi Lanjutan

12 Maret 2026
Makanan Khas Jawa Timur Obat Rindu Kala Mudik ke Surabaya (Aly Reza/Mojok.co)

Makanan Khas Jawa Timur di Jogja yang Paling Bikin Perantau Surabaya Menderita: Kalau Nggak Niat Mending Nggak Usah Jualan, Bikin Kecewa

14 Maret 2026
Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis Itu Mojok.co

Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis

12 Maret 2026
Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar.MOJOK.CO

Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar

16 Maret 2026
Ilustrasi mudik lebaran, perumahan.MOJOK.co

Enaknya Lebaran di Perumahan Kota yang Tak Dirasakan Pemudik di Desa, Dianggap Kesepian padahal Lebih Tenang

11 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.