Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

Redaksi oleh Redaksi
14 Februari 2026
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pada dekade 1990 hingga awal 2000-an, nama Damardjati Supadjar melampaui batas ruang akademik.

Ia bukan hanya dikenal sebagai Guru Besar Filsafat di Universitas Gadjah Mada, tetapi juga hadir sebagai mubaligh, budayawan, sekaligus penasehat spiritual kesultanan Jogja.

Iklan

Wacana yang ia bawa tidak berhenti di forum ilmiah. Ia menjalar ke masjid hingga pengajian-pengajian di pelosok desa,

fenomena ini menimbulkan pertanyaan menarik, bagaimana mungkin gagasan filsafat yang sarat simbol dan makna—bahkan tidak mudah dipahami—justru diburu dan dikagumi banyak orang?

Filsafat yang Turun ke Tanah

Kunci pertama dari daya tarik Damardjati Supadjar terletak pada caranya “menurunkan” filsafat ke tanah pengalaman sehari-hari.

Ia tidak memperlakukan filsafat sebagai disiplin abstrak yang terpisah dari hidup, melainkan sebagai laku.

Di tangannya, istilah-istilah filsafat tidak dipamerkan sebagai penanda kecendekiaan, melainkan diramu dengan bahasa simbolik yang akrab bagi tradisi Jawa dan Islam.

Rasional, Sistematis, namun Tetap Sunyi

Meskipun kerap berbicara tentang hal-hal batiniah, filsafat Damardjati bukanlah ajaran yang anti-rasio.

Justru sebaliknya, ia berusaha menyusun pemikiran yang rasional dan sistematis. Namun rasionalitas yang ia maksud bukan rasionalitas kering yang memisahkan subjek dari pengalaman hidupnya.

Karena itu, jalan yang ia tawarkan sering disebut sebagai “jalan sunyi”: sebuah proses kesadaran yang tidak riuh oleh slogan atau klaim kebenaran instan. Jalan ini menuntut disiplin berpikir sekaligus kepekaan batin.

Damardjati Supadjar Diterima Lintas Ruang dan Generasi

Pendekatan inilah yang membuat Damardjati Supadjar diterima lintas ruang dan generasi. Di kampus, ia dihormati sebagai filsuf yang serius dan mendalam.

Di masjid dan ruang publik, ia didengar sebagai pengajar spiritual yang tidak menggurui. Ia tidak berbicara dari menara gading, tetapi dari pengalaman hidup dan kebudayaan yang nyata.

Di tengah zaman yang serba cepat dan dangkal, pemikiran Damardjati Supadjar menawarkan jeda.

Ia mengingatkan bahwa pengetahuan tanpa kesadaran batin mudah berubah menjadi kesombongan, sementara spiritualitas tanpa kerja nalar rawan jatuh pada mistifikasi kosong.

Iklan

Episode Jasmerah kali ini menelusuri kembali jejak pemikiran tersebut bersama Irfan Afifi. Bukan untuk mengkultuskan, melainkan untuk membaca ulang: apa sebenarnya inti gagasan Damardjati Supadjar yang membuatnya bertahan dalam ingatan banyak orang?.

Tags: filsafat ugmgagasan filsafatgenerasi filsafatjasmerah

Terpopuler Sepekan

Tren selebrasi di panggung wisuda seperti minta difotoin rektor ala wisudawati UINSA: mengejar atensi maya hingga pergeseran batas hierarki formal MOJOK.CO

Difotoin Rektor: Selebrasi Wisuda biar Berkesan, Atensi Maya, dan Pergeseran Batas Hierarki Formal

30 Juli 2026
Perilaku meresahkan pengunjung di Indomaret Point Coffee MOJOK.CO

Ngopi Enak di Indomaret Point Coffee Jadi Terganggu karena Perilaku Pengunjung yang Meresahkan tapi Tak Sadar Diri

24 Juli 2026
Festival Transmigrasi 2026 Fun Run 6K: Event lari yang tawarkan sensasi berbeda di Kaliurang Sleman MOJOK.CO

Transmigrasi Festival 2026 Fun Run 6K: Tawarkan Sensasi Lari di Kaliurang yang Beda dari Event Lari Perkotaan

27 Juli 2026
Lulusan SMK buka jasa cleaning service. MOJOK.CO

Lulusan SMK Pernah Kerja Jadi Cleaning Service dengan Upah Rp20 per Jam, Kini Buka Usaha Sendiri hingga Hasilkan Omzet Rp70 Juta

29 Juli 2026
kekerasan di matraman, kos di jakarta.MOJOK.CO

Warga vs Warga, Mengapa Kekerasan di Tingkat Tapal Terus Berulang?

28 Juli 2026
MBG untuk sahur dan berbuka di bulan Ramadan

Putusan MK Perlu Diapresiasi, tapi Anggaran MBG Harus Tetap Keluar dari Dana Pendidikan Mulai 2027

30 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.