Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Potensi Besar Jeruk Pamelo sebagai Komoditas Lokal

Redaksi oleh Redaksi
27 November 2025
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Memiliki investasi jangka panjang merupakan harapan semua orang. Terlebih lagi investasi yang kita miliki bisa kita rasakan secara langsung prosesnya.

Dari beragam investasi yang ada, memiliki kebun buah adalah salah satu yang paling menguntungkan dan menyenangkan.

Dari beberapa jenis tanaman yang kini cocok dikembangkan sebagai investasi adalah “jeruk pamelo” yang merupakan tanaman buah dengan beragam kelebihan dibandingkan dengan jenis buah lain. Seperti yang ada pada Desa Japan, Kabupaten Kudus.

Pada daerah ini, buah jeruk pamelo unggulan dikembangkan sebagai sumber penghasilan.

“Karena Pemasarannya enak dan harganya yang tinggi sekaligus buat naungan kopi, akhirnya saya tertarik untuk menjadi petani jeruk pamelo” Ucap Sukur

Sukur yang dulunya petani kopi, merasakan betul hasil keuntungan dari menanam jeruk ini. Bahkan kini lahan yang dimilikinya ditanami sekitar 40 pohon dengan penghasilan kurang lebih 70 juta per tahun.

Tak kalah dari Sukur, Kasbun juga menjadikan jeruk pamelo sebagai ATM, tapi berbeda dengan Sukur ia menaman jeruknya justru di halaman rumah bukan di kebun.

“Karena gimana ya, Mas..  pohon itu banyak rezekinya. Buahnya bisa banyak, perawatannya gampang, apalagi kalau di depan rumah jadi kelihatan tiap hari. Ngelolanya mudah, jualnya juga gampang.” ucap Kasbun

Menariknya, buah jeruk bahkan pohon yang dimilikinya seringkali dipesan dahulu sebelum tua.

Pelanggan yang sering memesan jeruk dengannya berasal dari berbagai daerah, namun yang paling sering adalah rekanya sendiri.

Selain sebagai oleh-oleh, jeruk pamelo juga diedarkan hingga beberapa wilayah, mulai dari Jakarta hingga Surabaya.

Dari cerita Sukur dan Kasbun kita bisa melihat bahwa menjadikan jeruk pamelo sebagai Investasi itu adalah hal yang menggiurkan, karena melihat mudahnya pemasaran dan harga yang cukup menjanjikan.

Tags: Investasijeruk pamelokalcersokkudus

Terpopuler Sepekan

Rif'an lulus sarjana UGM dengan beasiswa. MOJOK.CO

Alumnus Beasiswa UGM Kerap Minum Air Mentah Saat Kuliah, hingga Utang Puluhan Juta ke Kyai untuk Lanjut S3 di Belanda

15 Maret 2026
Belajar Tentang Sejarah Ekonomi Komunis China dari Duanju, Drama Vertikal yang Nagih MOJOK.CO

Belajar Sejarah Ekonomi Komunis China Lewat Kamerad Chang dan Duanju yang Bikin Nagih

16 Maret 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi

Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik

19 Maret 2026
Suasana Kampung Ramadan Masjid Mlinjon, Klaten. MOJOK.CO

“Jajanan Murah” yang Tak Pernah Surut Pembeli di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten

17 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO

Kebahagiaan Semu Gaji 5 Juta di Jakarta: Dianggap “Sultan” di Desa, Padahal Kelaparan dan Menderita di Kota

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.