Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Wahai Perokok, Kami Bukan Asbak Jalananmu

Redaksi oleh Redaksi
2 Juli 2023
A A
perokok di jalan mojok.co

Ilustrasi uneg-uneg (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sejujurnya saya tidak memiliki masalah dengan para perokok, melihat banyak sekali teman teman saya yang merupakan perokok aktif baik laki-laki maupun perempuan. Tapi coba tebak apa keresahan saya terhadap perokok?

Menurut saya yang menjadi keresahan dan jadi masalah hanyalah manusia manusia yang merokok di jalan raya. Jika merokoknya dipinggir jalan raya, duduk seraya lihat motor lewat mah ga masalah atau sambil nongki di angkringan. Ini masalah spesifiknya adalah perokok yang merokok saat berkendara.

Jadi perokok memang tidak ada salahnya, tidak ada juga yang bilang bahwa merokok itu haram,. Tapi sini deh saya mau cerita. Dulu saya pernah berpapasan dengan pengendara motor maupun mobil yang membawa satu batang rokok ditangannya. Bahkan saat di lampu merah tak segan menyalakan rokoknya lagi. Kejadian itu tak hanya sekali dua kali bahkan tiap pulang konsultasi skripsi dari kampus sering kali menemui pengendara dengan sombongnya membawa potongan rokok ditangan sambil menikmati hembusan rokoknya tanpa memperhatikan orang- orang yang ada di belakangnya.

Sepertinya perokok yang merokok saat berkendara itu sombong dan sangat ingin diakui sebagai perokok yang aktif karena ke manapun dia berada pasti membawa rokok ditangannya dan tak terkecuali saat berkendara. Tak hanya itu, pengendara dengan rokok ditangan juga merusak pemandangan keindahan kota karena pemandangan yang indah akah tertutup abu rokok yang berterbangan saat berada di belakangnya apalagi kalau sampai kena mata, yaaa kan gelap gulita jadinya hahahah.

Mengganggu pengendara

Jika abu rokok itu hanya berterbangan saja mungkin tidak akan ada masalah. Namun ada kalanya abu rokok mengenai orang orang di belakangnya. Menyambar tepat di area mata dan otomatis membuat pengendara di belakangnya merem melek dan mengurangi keseimbangan dalam berkendara.

Kalau ada yang seperti itu tinggal diberi tahu kan beres, yaaa emang kalau ada bakal diingatkan kok. Tapi memang perokok yang merokok saat berkendara tuh orang-orang dengan tipikal yang setelah dikasih tahu malah nyolot melotot. Dan pastinya tak hanya satu orang yang merokok. Saat berkendara jadi kalau merasa sudah memberi tahu ending-nya bakal ketemu juga orang lain yang merokok saat berkendara lagi.

Padahal dalam pasal 238 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan berbunyi “Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp 750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah)”.

Sepertinya banyak masyarakat yang mengacuhkan pasal tersebut dan tidak menyadari bahwa merokok saat berkendara sangat membahayakan.

Sekian dan terima kasih, tabik!

Luthfi Rosyidah
Grogol, Kediri
[email protected]

BACA JUGA Uneg-uneg dari Saya yang Punya Teman Kos Suka Berisik di Malam Hari dan keluh kesah lain dari pembaca Mojok di UNEG-UNEG.

Keluh kesah dan tanggapan Uneg-uneg  bisa dikirim di sini

 

Terakhir diperbarui pada 2 Juli 2023 oleh

Tags: Perokokuneg-uneg
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Overthinking Siswa SMA yang Akhirnya Berhasil Kuliah Jalur SNBP di Universitas Trunojoyo Madura MOJOK.CO
Uneg-uneg

Overthinking Siswa SMA yang Akhirnya Berhasil Kuliah Jalur SNBP di Universitas Trunojoyo Madura

20 April 2024
Kelakuan Pengemudi Mobil di Surabaya Bikin Orang Banyak-banyak Istigfar MOJOK.CO
Uneg-uneg

Kelakuan Pengguna Mobil di Surabaya Bikin Orang Banyak-banyak Istigfar

13 Maret 2024
Surat Cinta untuk Petugas Parkir Liar di Jakarta yang Cuma Modal Peluit MOJOK.CO
Uneg-uneg

Surat Cinta untuk Petugas Parkir Liar di Jakarta yang Cuma Modal Peluit

10 Maret 2024
Jalur Pantura Semarang-Kudus Adalah Alasan Saya Merem Melek dan Misuh! MOJOK.CO
Uneg-uneg

Jalur Pantura Semarang-Kudus Adalah Alasan Saya Merem Melek dan Misuh!

9 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gen Z dapat THR saat Lebaran

3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan

18 Maret 2026
Mudik Lebaran mepet dari Jogja dengan kereta demi kumpul keluarga

Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah

19 Maret 2026
Jadi gembel di perantauan tapi berlagak tajir pas pulang kampung. Siasat pura-pura baik-baik saja agar orang tua tidak kepikiran MOJOK.CO

Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

21 Maret 2026
Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa Mojok.co

Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa

19 Maret 2026
Belajar Tentang Sejarah Ekonomi Komunis China dari Duanju, Drama Vertikal yang Nagih MOJOK.CO

Belajar Sejarah Ekonomi Komunis China Lewat Kamerad Chang dan Duanju yang Bikin Nagih

16 Maret 2026
Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali MOJOK.CO

Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 

17 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.